Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
270. Makan malam keluarga


__ADS_3

Pada pukul 18.00 semua orang sudah berkumpul di meja makan, dengan Tuan Jenkins duduk di kursi kepala keluarga, Nyonya Jenkins di sebelah kanan pria itu, lalu di sebelah kirinya ada Burhan yang disusul dengan Raina.


Di samping Nyonya Jenkins duduk Angelina lalu di samping Angelina, You duduk melayani perempuan itu.


"Sayangku,, jangan berikan aku sawi!" Ucap Angelina, yang mana perempuan itu tiba-tiba merasa kesal melihat sawi.


Maka begitu, You yang sudah mengambil sawi dengan sumpit nya langsung memindahkan sawi tersebut ke piringnya sendiri.


"Bagaimana dengan tauge?" Tanya Nyonya Jenkins langsung diangguki oleh Angelina.


Maka begitu, Nyonya Jenkins mendapatkan tauge dan meletakkannya di piring Angelina.


Raina dan Burhan yang melihat putrinya diperlakukan dengan sangat baik di keluarga Jenkins langsung bernafas lega dalam hati mereka.


Jadi Raina pun hanya duduk melayani suaminya dan dirinya sendiri, lalu makan malam itu berlangsung dengan hangat.


Namun, semua orang tiba-tiba saja melihat ke arah Tuan Jenkins ketika Burhan mengambil sepotong terong yang ditumis, dan hendak meletakkannya di piring Raina.


"Dia tidak menyukai terong," ucap Tuan Jenkisn langsung membuat tangan Burhan yang hendak meletakkan potongan terong di piring istrinya kini melayang di udara.

__ADS_1


Lalu pria itu menatap ke arah Tuan Jenkins diikuti oleh semua orang.


"Hah?" Nyonya Jenkins menatap suaminya sembari mengangkat sebelah alisnya karena merasa heran dengan ucapan suaminya.


Tuan Jenkins langsung menyadari apa yang telah Ia katakan, jadi pria itu menghela nafas dan berkata, "bukan apa-apa."


Tetapi semua orang yang ada di meja makan itu langsung menyadari ada sesuatu yang salah pada Tuan Jenkins.


Raina tidak mau semua orang tahu hubungan masa lalu mereka, jadi perempuan itu dengan cepat menggunakan sumpitnya mengambil potongan terung dari sumpit suaminya lalu dia melahapnya.


"Terima kasih sayang," kata Raina sembari melemparkan senyum ke arah Burhan, dijawab anggukan Burhan.


'Tidak mungkin pria ini masih memiliki perasaan untuk istriku, dia sudah memiliki istri yang cantik, bahkan anak kami telah menikah dan akan memiliki anak' pikir Burhan dalam hati berusaha menenangkan dirinya sendiri.


Maka begitu, semua orang menutup mulut mereka sambil makan malam, kecuali You yang terus berbicara pada istrinya, karena pria itu menunjuk makanan di piring istrinya.


"Apa kau masih mau makan ini?" Tanya You menunjuk sepotong daging yang telah digigit oleh Angelina.


Angelina langsung menggelengkan kepalanya, jadi You mengambil sisa potongan daging itu dan memasukkannya ke dalam mulutnya.

__ADS_1


"Kenapa kau terus saja memakan sisa makananku?" Tanya Angelina sembari menatap suaminya.


Dia merasa tidak enak bahwa suaminya memakan makanan sisa miliknya, meskipun makanan itu belum kotor dan masih berada di bawah piringnya.


You langsung tersenyum, "makanan yang di sudah digigit oleh istriku terasa lebih enak," ucap pria itu membuat Angelina tercengang menatap suaminya.


"Omong kosong?" Kata Angelina lalu perempuan itu kembali fokus pada makanannya.


Sementara You, pria itu hanya tersenyum lalu dia kembali menunjuk sepotong daging yang baru saja diletakkan oleh Angelina.


"Kalau yang ini, Apa kamu masih ingin memakannya?" Tanya You.


Angelina langsung mengganggukan kepalanya, "aku akan memakannya lagi!" Tegas perempuan itu mengarahkan sumpitnya untuk mengambil daging yang ditunjuk oleh You.


Tetapi sebelum sempitnya mengambil daging itu, You sudah mengambilnya lebih dulu lalu pria itu memasukkan sisa daging itu ke dalam mulutnya.


"Kenapa kau--"


"Aku makan yang sisanya, dan kau makan yang barunya lagi," ucap You mengambil daging yang baru lalu meletakkannya di piring istrinya.

__ADS_1


Melihat hari itu, Angelina hanya bisa menghela nafas lalu dia melanjutkan makanya tanpa ingin lagi berdebat dengan suaminya.


__ADS_2