
Setelah kejadian yang sangat memalukan yang terjadi di ruang keluarga, Angelina merasa sangat malu untuk keluar dari kamar, apa lagi untuk bertemu dengan para pengawal yang berjaga di rumah itu.
"Sayang, ayo makan malam," You tiba-tiba memasuki kamar ketika pria itu telah selesai membahas masalah pekerjaan dengan Brano.
Angelina yang duduk di depan meja rias langsung menoleh dengan wajah kesalnya ditunjukkan pada suaminya.
"Ada apa dengan tatapanmu?" Tanya You yang merasa heran dengan istrinya.
"Kau masih berani bertanya setelah mempermalukan kita berdua di depan seluruh pengawalmu? Tunggu,,,, kau baru saja bertemu dengan mereka? Kau tidak malu?" Tanya Angelina sembari memperhatikan suaminya yang tampak biasa-biasa saja selepas kembali bertemu dengan orang-orang yang menjadi penonton adegan ciuman panjang mereka.
"Memangnya kenapa? Bukankah aku mencium istriku sendiri? Lagi pula, bukankah kau yang mengizinkanku untuk mempraktekkan adegan terakhirnya?" Tanya You sembari mendekati istrinya.
Angelina terpaku di tempatnya, 'Iya ya,, itu memang aku yang memintanya, tapi...' Perempuan itu berdecak kesal lalu menatap suaminya dengan marah, "Tapi kalau aku tahu kalau adegannya seperti itu, maka aku tidak akan menyuruhmu untuk memperagakannya di depan semua pengawal! Sekarang, bagaimana aku akan menghadapi mereka semua??" Tanya Angelina yang merasa begitu malu.
Meski Dia adalah orang yang biasanya bersikap acuh tak acuh, tetapi itu semua untuk beberapa hal yang tidak sememalukan dengan yang telah ia lakukan dan suaminya.
__ADS_1
Perkara ciuman di depan pengawal membuatnya merasa sangat malu tingkat neraka!!!!
Tetapi You yang mendengar istrinya marah langsung melesat cepat ke depan Angelina sambil memperlihatkan wajah kecewanya.
"Apakah kau begitu malu mengakuiku sebagai suamimu hingga berciuman saja sudah membuatmu merasa--"
"Kapan aku bilang aku malu?! Aku hanya merasa bahwa adegan seperti itu tidak pantas untuk dipertontonkan di depan banyak orang!!" Sela Angelina.
"Oh,, Jadi kalau tidak ada orang kita bisa melakukannya dengan bebas? Atau boleh lebih dari sekedar berciuman?" Tanya you kini tersenyum menarik pinggang istrinya hingga membuat Angelina kalang kabut diperlukan pria itu.
"Tidak ada orang di sini. Jadi kau tidak akan malu," ucap You menikmati bibir istrinya sembari memperdalam ciuman mereka.
Angelina merasa sangat kesal dengan kelakuan suaminya, tetapi sentuhan You yang begitu terampil membuat Angelina mau tidak mau langsung terbuai dalam lautan belaian suaminya.
Perempuan itu akhirnya memejamkan matanya lalu berusaha meredakan amarahnya sebelum membalas ciuman You.
__ADS_1
'Akhirnya,' You merasa sangat senang dalam hatinya, karena itu pertama kalinya dia mencium istrinya dan istrinya sudah tidak tegang atau pun melawan.
Jadi, pria itu dengan lebih berani menggerakan tangannya hingga telapak tangannya yang besar kini masuk ke dalam blus Angelina menyentuh kulit punggung perempuan itu.
Angelina bergidik geli merasakan sentuhan tangan pria itu, 'mengapa aku begini? Padahal, kemarin aku sudah berkali-kali merasakan sentuhan pria ini. Tapi,, mengapa sentuhan ini jauh berbeda?' Angelina bertanya-tanya dalam hatinya hingga perempuan itu terdiam tak merespon ciuman You.
Hal itu membuat You menghentikan gerakannya lalu menatap perempuan dipelukannya, "ada apa?" Tanya You.
"Aku akan ke toilet!" Jawab Angelina langsung menjauhkan diri dari You lalu perempuan itu berlalu ke toilet.
You memandangi pintu toilet yang tertutup, 'Apakah sentuhanku mengingatkannya pada malam itu?' pikir pria itu kini merasa bersalah pada istrinya.
@Info,
Mampir ya di karya baru otor....
__ADS_1