
Setelah semua kejadian yang terjadi di pulau romantis, Angelina merasa begitu sesak untuk tetap tinggal di pulau tersebut.
Maka begitu, satu jam setelah peristiwa yang buruk itu, You dan Angelina langsung meninggalkan pulau itu dan kembali ke ibukota.
Begitu tiba di ibukota, You langsung membawa istrinya ke Villa tempat kedua orang tua Angelina berada.
Hal tersebut dilakukan You karena dia berpikir kedua orang tua Angelina bisa menghibur perempuan itu.
"Putriku!!!" Raina langsung berlari ke arah Angelina begitu melihat putri kesayangannya datang bersama dengan menantu kesayangannya.
"Ibu!!" Angelina tersenyum semeringah lalu kedua perempuan itu berpelukan diikuti dua pria yang juga berpelukan di samping dua perempuan itu.
"Kalian sudah pulang berbulan madu, Kenapa hanya 2 hari? Bukankah kemarin berpamitannya satu minggu?" Tanya Raina yang merasa bingung dengan kedua orang itu.
Jika lebih dari 7 hari maka dia tidak akan curiga ada masalah,, tetapi ini, keduanya berpamitan 7 hari Namun pulang lebih awal.
Tidak mungkin keduanya memutuskan untuk pulang lebih awal ketika tidak ada masalah yang terjadi.
Tetapi Angelina tidak mau memperlihatkan kesedihannya di depan kedua orang tuanya, jadi perempuan itu tersenyum sambil menganggukkan kepalanya, "iya, ketika aku di sana tiba-tiba saja cucu Ibu merindukan nenek dan kakeknya, jadi aku memohon pada You agar kami melanjutkan bulan madu kami di sini," ucap Angelina membuat Raina dan Burhan sangat terkejut.
"Benarkah?" Raina dan Burhan serentak berbicara lalu kedua orang itu mengelilingi Raina dan meraba perut datar Angelina.
__ADS_1
"Astaga cucuku,, benarkah? Kau merindukan nenek?" Raina dengan semangat berkata sambil tersenyum penuh bahagia.
Sementara Burhan, pria itu memperbaiki rambut Angelina yang berantakan, "dia memang cucu Kakek! Bisa-bisanya dia membatalkan bulan madu kedua orang tuanya hanya karena ingin bertemu dengan kakek dan neneknya," kata Burhan mencium pipi Angelina.
"Sudah sudah, ayo kita masuk karena kebetulan Ibu baru saja membuat cemilan yang sangat enak. Angin di sini tidak terlalu baik untuk ibu hamil," ucap Raina lalu dia menarik menantunya ke dalam rumah sementara Angelina dituntun oleh Burhan.
Begitu tiba di dalam rumah, Raina dengan semangat menyiapkan cemilan untuk kedua anaknya dan mereka bercerita bersama.
Baru beberapa menit bercerita tiba-tiba saja ponsel You yang hanya bisa dihubungi oleh Brano berdering.
Jadi pria itu langsung berpamitan kepada semua orang dan pergi mengangkat telepon, karena tidak ingin mengganggu percakapan 3 orang yang tampak sangat hangat berbincang-bincang.
Jadi dia dan kedua orang tuanya kembali melanjutkan perbincangan mereka.
"Ayah, ibu, Bagaimana menurut kalian kalau mertua tidak merestui hubungan kami?" Tiba-tiba ucap Angelina langsung membuat Raina dan Burhan mengeryit kan kening mereka.
Suasana yang hangat berubah menjadi canggung saat Angelina tiba-tiba merubah topik pembicaraan.
Jadi Raina menatap anaknya dengan seksama lalu berkata, "Apakah keluarga Jenkins tidak setuju kau menjadi menantu mereka?"
Angelina memperhatikan ibunya, tampak perempuan itu sangat cemas, jadi dia tidak tega untuk merusak suasana hati ibunya sehingga perempuan itu menggelengkan kepalanya dan berkata, "aku belum tahu, tetapi kemarin aku bertemu dengan Nyonya Jenkins 3, dan nenek sangat menyayangiku.
__ADS_1
"Tetapi orang tua You, beberapa waktu terakhir mereka sangat sibuk, jadi aku belum pernah bertemu. Aku hanya cemas kalau mereka tidak akan menyukaiku.
Sebab aku bukanlah perempuan yang berasal dari keluarga terpandang. Apalagi, sekolahku tidak terlalu tinggi, hanya lulusan--"
"Jangan bilang begitu!!" Sela Burhan merasa sangat marah mendengar putrinya yang begitu merendahkan dirinya sendiri, "pokoknya Putra Ayah adalah yang terbaik di dunia ini, dan pasti akan disukai oleh semua orang!!! Tapi kalau ayah dan ibu mertuamu tidak menyukaimu, maka biar ayah dan ibu yang membuat mereka menyukaimu!!" Ucap Burhan membuat Angelina menganga menatap ayahnya.
Apa yang bisa dilakukan oleh ayah dan ibunya untuk menarik perhatian tuan dan nyonya Jenkins?
Tetapi Raina menganggukkan kepalanya dan juga berkata, "iya!! Kau dan You fokus saja menjaga bayi kalian, sementara jika nanti kedua mertuamu ternyata tidak menyukaimu, maka biar ayah dan ibu yang memikirkan masalah itu!! Jangan membebani pikiranmu, sebab itu tidak baik untuk bayimu!!"
Raina merasa sangat cemas terhadap perkembangan bayi dalam kandungan Angelina kalau perempuan itu masih harus mengurusi banyak hal yang membuatnya sangat pusing.
Melihat kedua orang tuanya yang sangat mendukungnya, Angelina kemudian tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "Aku percaya ayah dan ibu selalu bisa diandalkan!!" Ucap Angelina yang jelas tahu bahwa kedua orang tuanya akan merasa sedih jika dia menolak bantuan mereka.
Apalagi, kedua orang itu selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk dia dan almarhumah kakaknya, dan kalau ada sesuatu yang berjalan dengan buruk, dia selalu ingat bagaimana kedua orang tuanya menyalahkan diri mereka sendiri karena berpikir bahwa tidak bisa memberikan yang terbaik untuk Putri mereka.
@interaksi
Hm.... muji ajah kalo ada maunya,, sepertinya mau di sentil biar bicara yang sebenarnya dari hati nih!!!!!!
__ADS_1