Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
284. Gangguan dari Sherin


__ADS_3

Sambil menunggu Nyonya Jenkins yang pergi memesan makanan, maka Angelina mengeluarkan ponselnya dan memainkan sebuah game sederhana di ponselnya.


Perempuan itu tersenyum-senyum dengan kelucuan game yang sedang ia mainkan, sampai ketika dia terkejut saat seorang perempuan tiba-tiba saja datang dan duduk di depannya.


"Ahh,, hai Angelina, kita ketemu lagi di sini." Ucap perempuan itu langsung membuat Angelina mengangkat wajahnya dan mengerutkan keningnya melihat Sherin yang kembali lagi menghampirinya.


'Mengapa perempuan ini ada di sini? Bagaimana bisa dia tahu kalau aku juga ada di sini?' ucap Angelina dalam hati yang merasa sangat aneh bahwa mereka kebetulan bertemu di tempat itu.


Angelina belum mengatakan apapun Ketika Sherin yang duduk di depannya meraba perut datarnya sambil tersenyum ke arah Angelina dan berkata, "aku tiba-tiba saja mengidam untuk makan makanan di sini. Apakah Kau juga sama?" Tanya Sherin sambil menatap Angelina dengan seksama.


Tetapi Angelina belum menggerakkan bibirnya untuk berbicara Ketika Sherin kembali berkata, "ah,,, astaga,, Ada apa denganku?" Perempuan itu tersenyum sambil menyapu pipinya dan lanjut berkata, "tentu saja kau juga mengidam hal yang sama bukan? Karena anak yang kita kandung sama-sama anak dari satu orang pria, jadi tentu saja apa yang kita idamkan pasti sama."

__ADS_1


Angelina memperhatikan perempuan di depannya yang tampak begitu senang, tetapi dia tidak terlalu menghiraukannya dan hanya melihat ke arah Nyonya Jenkins sambil berkata, "ngidamnya mungkin bisa saja sama, tetapi aku datang kemari ditemani oleh ibu mertuaku. Sementara kau, Apakah kau datang bersama ibu mertuamu?"


Cara Angelina berbicara sambil tersenyum ke arahnya langsung membuat Sherin begitu marah, jadi perempuan itu menggertakkan giginya sambil berkata, "aku tahu kau marah karena ternyata aku juga mengandung bayi You, tapi aku tidak akan memaksamu untuk meredakan amarahmu.


"Karena aku tahu, suatu saat nanti satu-satunya orang yang akan menjadi Nyonya Jenkins adalah diriku sendiri!!! Oya, dan sekarang, Aku harus pergi karena pesananku mungkin sudah selesai dibuat." Ucap Sherin segera berdiri dan pergi.


Angelina yang duduk di depan Sherin memperhatikan Sherin yang meninggalkan meja dengan raut wajah yang kesal.


'Hah,, dasar ****** kecil, seharusnya kemarin ketika aku memukulinya, aku harus membuatnya sedikit lebih parah agar dia lebih cepat jatuh sakit.' kesal Angelina yang kini menyesal memberi waktu pada perempuan itu untuk bersenang-senang sebelum merasakan rasa sakitnya.


Setelah beberapa waktu, akhirnya Nyonya Jenkins kembali bersama seorang pelayan yang datang membawakan pesanan mereka.

__ADS_1


"Ini sangat enak, terima kasih Ibu," ucap Angelina lalu perempuan itu langsung menyantap satu persatu makanan yang ada di depannya.


Nyonya Jenkins juga makan, perempuan itu makan dengan tenang layaknya seorang perempuan yang berwibawa.


Berbeda sekali dengan cara Angelina yang terlihat seperti perempuan kelaparan yang tak makan selama 1 bulan.


"Makanlah pelan-pelan, akan buruk kalau kau sampai tersedak." Ucap Nyonya Jenkins sembari menyodorkan segelas minuman pada menantunya, sebab Dia merasa cemas melihat cara makan Angelina yang terlalu brutal.


Tetapi Angelina mengabaikan ucapan Ibu mertuanya, sebab perempuan itu sedang meluapkan kekesalannya pada Sherin dengan cara menghabiskan seluruh makanan yang ada di depannya.


Hal itu membuat Nyonya Jenkins menghela nafas dan menatap Angelina dengan sangat cemas, sembari perempuan itu berhenti makan karena merasa tidak berselera lagi melihat cara makan menantunya.

__ADS_1


"Halo ibu," tiba-tiba sebuah suara mengejutkan Nyonya Jenkins saat seorang perempuan datang membawa nampan berisi makanan lalu duduk di samping Nyonya Jenkins.


Sontak saja Angelina yang mendengar suara itu langsung menghentikan cara makannya lalu dia menatap perempuan itu dengan kilatan api kemarahan di matanya.


__ADS_2