
"Hah...!!!" Angelina meregangkan punggungnya setelah selesai berolahraga di pagi hari.
Sudah satu minggu berlalu dan pria itu tidak pernah kembali ke istana platinum, jadi Angelina menghabiskan waktunya dengan sangat bahagia menjalankan berbagai aktivitas yang menyenangkan.
'Ada gunanya juga aku menerima perjodohan ini, menjadi segala sesuatu yang ku butuhkan selalu disiapkan oleh Tiara dan Marlin. Kira-kira hari ini apalagi yang bisa kulakukan ya?' Angelina berpikir-pikir sembari melihat dua pelayan yang sedang memetik bunga krisan putih yang akan dirangkai untuk menghiasi ruangan ruangan di istana platinum.
"Tiara?" Kata Angelina berjalan menghampiri 2 pelayan itu.
"Ya Nyonya," jawab Tiara kini menghentikan aktivitasnya dan fokus menatap Angelina yang berdiri di depannya.
"Hari ini, ayo kita keluar jalan-jalan untuk berbelanja." Ucap Angelina.
"Ah, baik, kalau begitu kami akan mempersiapkan segala sesuatunya." Ucap Tiara sangat bersemangat.
"Kalau begitu kalian bisa siap-siap dulu." Ucap Angelina meninggalkan dua pelayan itu lalu dia segera naik ke kamar untuk membersihkan dirinya.
__ADS_1
Setelah membasuh tubuhnya dengan air hangat, Angelina merasa sangat senang sebab make up yang sedari subuh menutupi wajahnya kini terlepas.
"Hah,, kulitku benar-benar membutuhkan perawatan yang intens karena setiap hari harus menggunakan make up ini untuk menyamar menjadi Bella." Gerutu Angelina melepaskan softlens dari matanya lalu mengerjapkan matanya beberapa kali.
"Hah,, pokoknya hari ini aku harus berbelanja peralatan kecantikan yang banyak!! Kartu kredit dari keluarga jenkins dan keluarga Robert ini harus dipergunakan dengan sangat baik!!" Ucap Angelina tersenyum memandangi wajahnya di cermin.
Setelah selesai berbenah di kamar mandi, perempuan itu lalu keluar dan duduk di depan meja rias, ia mulai membubuhkan satu persatu make up ke wajahnya.
"Sial!! Wajah menjijikan ini, kenapa aku harus terjebak?" Angelina mendengus kesal melihat wajahnya yang telah berubah sepeti wajah Bella di cermin.
"Saatnya menjadi perempuan sesungguhnya!!!" Katanya mengambil dua kartu kredit itu lalu meletakkannya ke dalam tas dan berjalan keluar kamar.
"Nyonya," Tiara dan Marlin dengan semangat menyambut Angelina.
"Kalian,," Angelina tak mampu berkata-kata melihat penampilan dua orang di depannya.
__ADS_1
Kedua perempuan itu menggunakan pakaian pelayan berwarna hitam putih yang sudah ia lihat setiap hari dan sangat membosankan baginya.
"Ada apa Nyonya? Apakah ada yang salah dengan pakaian kami?" Marlin bertanya sembari memperhatikan pakaiannya, jangan-jangan ada robek atau noda yang mengganggu pandangan Nyonya mereka.
"Astaga,, kalian benar-benar niat menemaniku berbelanja dengan pakaian seperti itu?" Angelina bertanya sembari menghela nafas.
Jika dia membawa dua pelayan itu maka dia akan menarik banyak perhatian orang-orang dan sangat menyebalkan kalau dia bertemu dengan orang-orang yang mengenal Bella lalu dia harus berpura-pura menjadi Bella.
"Ah,, memangnya kenapa Nyonya? Ini adalah pakaian dinas kami jadi--"
"Tidak!! Pergi ganti baju kalian dengan baju yang lebih baik daripada itu! Kalian punya waktu 10 menit!" Kata Angelina berjalan meninggalkan dua pelayan yang kebingungan memandanginya.
Selama mereka menjadi pelayan di keluarga jenkins maka ke mana-mana pun mereka pergi mereka akan menggunakan baju tersebut sebagai tanda bahwa mereka adalah pelayan terhormat dari keluarga jenkins!
Tapi sekarang...?
__ADS_1
"Ayo pergi!! Nyonya menyuruh kita berdandan sangat cantik. Kapan lagi kita bisa keluar dengan diri kita sendiri kalau bukan sekarang?" Tiara begitu bersemangat meraih tangan Marlin lalu menarik perempuan itu ke arah kamar mereka.