Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
246. Ramalan Rossa


__ADS_3

Sementara Nyonya Jenkins, perempuan itu mengepal erat tangannya lalu kembali menatap Rossa, "Rossa, jagan perdulikan mereka--"


"Hm,, Tante," sela Rossa, "aku rasa aku tidak tertarik dengan Putra tante." Ucap Rossa membuat Nyonya Jenkins sangat terkejut.


Tidak tertarik???


Tidak! Tertarik!!!


Bagaimana bisa ada perempuan yang tidak tertarik pada putranya???


"Apa katamu?" Tanya Nyonya Jenkins hendak memastikan pendengarannya tentang ucapan yang baru saja ia dengar dari mulut Rossa.


Sekali lagi, Rossa menganggukkan kepalanya, "ya, Aku lebih tertarik pada pria yang lebih mudah, jadi putra tante sama sekali tidak masuk dalam kategori. Tapi kalau Tante mau aku kenalkan pada perempuan yang mungkin tertarik pada Putra tante, aku bisa menghubungi temanku sekarang juga supaya kita bisa bertemu dengannya. Bagaimana Tan--"


"Cukup!!!" Sela Nyonya Jenkins yang merasa bahwa putranya telah direndahkan oleh perempuan di depannya.


Bahkan Rossa kembali berkata bahwa ada perempuan yang MUNGKIN tertarik pada putranya.


Mungkin?!!!

__ADS_1


Hah?!!


Konyol sekali bila ada perempuan yang tidak tertarik pada putranya!!


"Ada apa tante?" Tanya Rossa dengan suara yang lembut kalah melihat Nyonya Jenkins tampak tidak senang dengan ucapannya.


Sementara dia sendiri, dia tidak mengerti bagian mana dari ucapannya yang membuat perempuan itu menjadi marah.


Tetapi Nyonya Jenkins berusaha menenangkan dirinya lalu berusaha berbicara dengan tenang, katanya: "aku rasa kau memang tidak cocok untuk putraku, bahkan teman yang kau rekomendasikan itu tidak akan pernah cocok dengan Putraku!!


"Jadi aku akan mengantarmu pulang dan Tante minta maaf karena sudah membuang-buang waktumu untuk datang ke rumah tante." Kesal Nyonya Jenkins.


Tetapi dia tidak berkata apapun lagi karena Nyonya Jenkins telah berdiri sebagai pertanda agar Rossa segera mengikutinya keluar dari rumah itu.


Maka Rosa langsung berdiri mengikuti Nyonya Jenkins sembari perempuan itu berkata, "aku melihat Putra Nyonya sangat cocok dengan perempuan yang bernama Angelina itu. Kalau mereka punya anak, mereka akan memiliki tiga anak lelaki yang sama-sama memiliki sifat keras kepala seperti ayahnya, kecuali seorang anak perempuan yang menjadi anak bungsu. Setidaknya anak perempuan itu akan memiliki sikap yang sama seperti neneknya, lembut dan hangat."


Ucapan Rossa langsung menghentikan langkah Nyonya Jenkins lalu perempuan itu berbalik menatap Rossa, "Apa katamu?" Tanya Nyonya Jenkins.


Rossa tersenyum menatap perempuan di depannya, "Hm,, tante pasti dengar bahwa keluargaku adalah keluarga yang suka membaca garis hidup orang lain. Aku juga diturunkan kemampuan itu, oleh sebab itu aku mengalah sebelum bertempur,, Karena aku tahu Putra tante tidak akan pernah bisa bersama denganku.

__ADS_1


"Tetapi aku memiliki seorang teman yang mungkin bisa memisahkan mereka berdua, kecuali jika tante menolaknya takdir baik Putra tante untuk mendapatkan 4 orang anak dari perempuan bernama Angelina itu," ucap Rossa langsung mengejutkan Nyonya Jenkins hingga perempuan itu terdiam beberapa detik.


'Empat orang anak? Tiga anak lelaki dan satu anak perempuan?' Nyonya Jenkins seperti tersihir dengan ucapan itu.


Bagaimana pun, keluarga Jenkins telah di kutuk, hanya bisa memiliki satu orang penerus untuk setiap generasi!!!


Jadi dia mengangkat kepalanya menatap Rossa dan berkata, "kau yakin ramalanmu itu tepat?"


Rossa menganggukkan kepalanya, "ya,, tapi akan ada satu kesialan yang akan menghampiri keluarga botol, sayang sekali aku belum bisa melihatnya, jadi aku tidak bisa memberitahukannya pada tante." Ucap Rossa langsung membuat Nyonya Jenkins mengerutkan keningnya.


Perempuan itu kembali mencerna ucapan Rossa sebelum menggerakkan bibirnya dan bertanya, katanya: "tadi kau bilang ada perempuan yang bisa memisahkan Angelina dengan Putra, Apa itu benar?"


Rossa langsung menganggap, "ya, aku bisa mengenalkannya pada tante, tetapi tante harus menerima konsekuensi buruk dari pilihan itu. Misalnya keluarga Jenkins yang tidak akan memiliki keturunan.


"Tidak,,,, akan ada keturunan, anak lelaki, tetapi anak itu tidak akan memilih bersama dengan keluarga Jenkins. Bahkan ayahnya juga tidak menginginkan pria itu masuk ke keluarga Jenkins." Ucap Rossa langsung membuat wajah Nyonya Jenkins menjadi pucat pasi.


Wajah Nyonya Jenkins yang tampak pucat langsung membuat Rossa tersenyum lalu perempuan itu berkata, "sebaiknya Nyonya tidak perlu memisahkan Mereka lagi, setidaknya jika hal itu terjadi, maka tidak akan ada lebih banyak kemalangan yang menghampiri keluarga Jenkins."


__ADS_1



__ADS_2