Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
166.


__ADS_3

Angelina terbangun di pagi hari mendapati lengan yang selama ini terus melingkar di pinggangnya selama beberapa hari terakhir, kini tak ada lagi di pagi itu.


'Apa dia sudah bangun?' ucapnya dalam hati sambil beranjak dari tempat tidur.


Begitu keluar dari kamar, Angelina mendapati ibunya sedang berbicara dengan You.


"Ibu, ada apa pagi-pagi kemari?" Tanya Angelina merasa bingung dengan kehadiran ibunya.


Raina yang melihat Angelina dan You keluar dari kamar yang sama begitu senang dalam hatinya.


'Mereka keluar dari kamar dengan wajah yang baru bangun, ini artinya mereka memang tidur bersama.'


"Putriku," Raina mendekati Angelina, "Ibu membawakan vitamin untukmu, dan juga ramuan untuk suamimu." Ucap Raina.


"Terima kasih Bu," ucap Angelina langsung memeluk ibunya.

__ADS_1


"Sama-sama sayang," kata Raina menepuk-nepuk punggung Angelina.


Ketiga orang itu kemudian berakhir sarapan bersama sebelum Raina berpamit untuk pulang.


"Hati-hati di jalan Bu!" Seru Angelina melepas kepergian ibunya.


"Iya sayang, kau juga di rumah hati-hatilah menjaga kandunganmu dan rawat suamimu dengan baik. Jangan bertengkar dan apalagi sampai berpisah rumah!!!" Ucap Raina memperingatkan dua orang itu diangguki Angelina dan You.


"Ibu tenang saja, aku akan menjaga istriku dengan baik." Ucap You merangkul istrinya dengan erat.


You dan Angelina ikut melambaikan tangannya lalu melihat mobil yang membawa Raina semakin menjauh dari hadapan mereka.


Setelah mobil itu menghilang, Angelina menatap suaminya, "beristirahatlah, aku akan memasak ramuan yang dibawakan Ibu untukmu." Ucap Angelina hendak meninggalkan suaminya ketika You menahan perempuan itu.


You memeluk istrinya dari belakang agar perempuan itu tidak pergi darinya, "biar pelayan yang melakukan, kita berdua bisa istirahat bersama." Ucap yo yang terlalu takut jika kandungan istrinya kenapa-kenapa karena perempuan itu kelelahan bekerja.

__ADS_1


Tetapi Angelina menarik tangan You yang melingkar di tubuhnya, "Aku ingin melakukannya sendiri supaya bisa memastikan ramuan itu dimasak dengan baik," ucap Angelina beralih memeluk lengan suaminya lalu mengantar pria itu agar duduk dengan patuh di sofa ruang keluarga.


Setelah dia duduk, Angelina mengambil remote dan menyalakan TV, "ini adalah serial kesukaanku, tonton agar nanti bisa kau ceritakan padaku," ucap Angelina sambil meletakkan remote TV di atas meja dengan tatapan terarah pada suaminya.


You mengangguk dengan patuh, "Baiklah," ucap pria itu dibalas senyum Angelina.


"Aku ke dapur." Kata Angelina kemudian berlalu ke arah dapur dan mengambil ramuan-ramuan yang dibawa oleh Raina.


Ketika perempuan itu sedang melihat-lihat ramuannya, Angelina tiba-tiba mengerutkan keningnya saat ia merasakan ada sesuatu yang aneh pada ramuan tersebut.


"Tidak mungkin ramuan Ini mengandung racun," ucap Angelina yang merasa tak percaya bahwa ibunya akan memberikan mereka ramuan beracun.


Tiara yang berada di dapur membantu Angelina langsung menarik tangannya dari ramuan yang ia pegang, "ramuan ini ada racun?" Tanya perempuan itu dengan wajah yang tegang.


Angelina mengambil sedikit ramuan herbal dari tempatnya lalu mencium baunya, "Belum pasti, tapi dari baunya aku merasakan bahwa ini aroma dari racun yang berasal dari negara C," ucap Angelina yang juga tak begitu yakin.

__ADS_1


Sebab ramuan itu bercampur dengan banyak bahan, jadi mungkin saja aroma yang bercampurlah yang menyebabkannya tercium seperti aroma dari racun yang pernah dipelajari oleh Angelina.


__ADS_2