
Angelina yang mendengar ucapan Sherin langsung tersenyum lalu dia menggerakkan bibirnya, "Kalau tidak ada apa-apa maka sebaiknya kau tidak terlalu bersusah payah menghalangi semua orang untuk melihat isi ponselmu.
"Sikapmu yang seperti ini justru menandakan bahwa apa yang dikatakan oleh suamiku adalah sebuah kebenaran!!!" Tegas Angelina langsung membuat tubuh Sherin gemetar karena perempuan itu sangat takut jika rahasianya terbongkar.
"Ti,, tidak!!" Teriak Sherin pada Angelina, "Bukan begitu maksudku, tapi kalau kalian menyuruhku membuka ponselku maka itu sama saja bahwa kalian tidak mempercayaiku!!!" Ucap Sherin menatap ibunya lalu kembali berkata, "ibu mempercayai aku 'kan?"
Nyonya Firdani yang melihat anaknya sudah menangis merengek padanya langsung menghela nafas, lalu perempuan itu melihat suaminya beberapa detik dan kembali menatap Sherin.
"Putriku, tentu saja Ibu mempercayaimu," ucap Nyonya Firdani memeluk Sherin membuat Sherin menjadi lega.
Jika ibunya membelanya maka dia tidak perlu takut semua orang akan memaksanya membuka ponsel itu karena ibunya pasti akan memperjuangkannya.
Tetapi perempuan itu bagai tersambar petir ketika Nyonya Firdani kembali melanjutkan ucapannya, katanya: "Ibu sangat mempercayaimu, oleh sebab itu kau harus membuka sandi ponselmu untuk kita semua agar orang yang telah menuduhmu bisa tertampar dengan tuduhan palsu mereka."
Mendengar itu, maka dengan cepat Sherin melepaskan pelukannya dari Nyonya Firdani dan berkata, "ibu bilang Ibu mempercayaiku, tapi mengapa Ibu masih menyuruhku untuk membuka sandi ponselku? Bukankah sama saja Ibu tidak mempercayaiku?"
__ADS_1
Melihat Sherin yang masih berusaha mencari pembelaan semakin membuat Angelina menjadi kesal, lalu perempuan itu berkata, "tidak perlu mencari kebenaran darinya bahwa saja ponsel itu dan berikan pada penyidik. Kita lihat Bagaimana keluarga Firdani akan membantah semuanya di depan hukum!!!"
Ucapan Angelina sangat mempengaruhi Tuan Firdani, sebab pria itu sangat memikirkan masa depan keluarganya dan tidak akan membiarkan anak angkatnya merusak nama baik keluarga Firdani.
Lagi pula, kalau memang tidak ada sesuatu dalam ponsel itu, maka tak perlu mencegah orang-orang memeriksanya!!
Maka pria itu dengan cepat menatap Sherin dan berkata, "katakan sandinya sekarang juga!!!"
Teriakan dari Tuan Firdani tak mampu membuat Sherin luluh, perempuan itu menggelengkan kepalanya dan kembali menenggelamkan tubuhnya dipelukan Nyonya Firdani.
"Masuk!" Perintah You langsung membuat pintu kamar terbuka memperlihatkan beberapa pengawal You yang sudah diatur oleh pria itu, para pengawal masuk sambil membawa sebuah laptop lalu dengan cepat menghubungkan laptop tersebut ke ponsel Sherin.
"Apa yang kalian lakukan?!!" Wajah Sherin berubah menjadi pucat pasi melihat ponselnya telah di program.
Tuk tuk tuk.....
__ADS_1
Kurang dari 2 menit, sandi ponsel itu terbuka lalu You dengan cepat menggerakkan jari-jarinya di layar ponsel dan melihat sebuah pesan yang baru saja masuk.
"Apa ini?" Ucap You melemparkan ponsel itu ke atas ranjang lalu Tuan Firdani langsung mengambil ponselnya dan terkejut membaca pesan dari nomor baru.
"Bagaimana bisa sebuah nomor baru sudah mengetahui bahwa rekaman yang kubawa itu palsu? Sayang sekali,,, ini telah diatur oleh Putri keluarga Firdani demi menjebak keluarga Jenkins.
Tuan dan Nyonya Jenkins yang mendengar ucapan putranya langsung menatap Sherin dengan rasa tak percaya mereka.
Sherin....!!!!
@interaksi
entah kenapa komen hari ini semuanya di penuhi bunga, permen, coklat, candy dan segala sesuatu yang membuat otor mengalami obesitas tingkat maksimal,,,!!!
__ADS_1