
Di dalam ruang rias, Angelina membuka kotak obat lalu mengobati luka luka nya sebelum menutupi tubuhnya dengan piyama yang sangat seksi.
Dia benar-benar menikmati wajah mengerikan You saat dia berhasil bertahan dan mengatai You sebagai pria yang tidak punya kemampuan untuk terus memuaskan istrinya diatas ranjang.
'Sepertinya cara yang dikatakan oleh Arthur cukup berguna untuk menangani pria itu.' pikir Angelina merasa sangat senang lalu dia duduk di kursi rias menghapus riasannya dan dengan cepat kembali mengaplikasikan riasan baru.
Setelah memastikan bahwa semuanya sudah beres, Angelina keluar dari ruang ganti dan melihat susu yang dibawa Tiara diletakkan di atas meja.
'Obat apa yang pria itu letakkan dalam susunya?' Angelina bertanya-tanya dalam hati sembari mendekati gelas tersebut.
Berpikir sesaat, Angelina kemudian meneguk susu itu sedikit lalu menumpahkannya di kamar mandi.
Setelannya, perempuan itu naik ke tempat tidur dan membungkus tubuhnya dengan selimut.
'Biar ku lihat apa rencana pria itu,' Angelina memejamkan matanya untuk menunggu reaksi dari susu yang ia minum tadi.
Sementara di ruang kerjanya, You masih berdiri di depan foto milik Stella.
Pria itu menatap lekat pada mata milik Stella yang baru saja ia lihat pada mata Angelina.
__ADS_1
"Apa yang sebenarnya terjadi?? Mengapa aku merasa sedang dipermainkan?" Katanya mengulurkan tangannya mengusap gambar mata Stella.
Pria itu sangat bertanya-tanya mengapa ada dua orang memiliki mata yang sama di dunia ini?
Yang membuatnya lebih marah lagi adalah orang itu ialah orang yang telah membunuh kekasihnya.
"Kau tenang saja,, perempuan itu sudah berani mencelakaimu, jadi aku tidak akan membiarkannya. Akan kupastikan kau bisa tenang melihat penderitaannya di dunia ini." Ucap You dengan perasaan berkecamuk.
Pria itu akhirnya keluar dari ruang kerjanya dan melihat Angelina sudah berbaring di tempat tidur.
Susu yang dibawakan Tiara juga sudah diminum sampai setengahnya, jadi pria itu tersenyum berjalan ke ranjang.
'Hm,, dia hanya datang untuk tidur, tapi kenapa aku tidak merasakan apapun setelah meneguk susu itu?' Angelina bertanya-tanya dalam hatinya sembari diam menanti gejala obat.
Meski dia hanya minum sedikit, paling tidak gejalanya akan muncul sedikit saja, saat itu baru dia akan mengetahui Obat apa yang sebenarnya diletakkan pria itu pada susunya.
Setelah sekitar 15 menit terus terdiam, Angelina lalu merasakan tubuhnya agak panas seolah ada gejolak aneh yang mengalir darahnya hingga membuatnya merasa panas.
'Sial!!! Aku hanya meneguk sedikit dan gejalanya sampai seperti ini, bagaimana kalau tadi aku menghabiskannya?' Angelina mengatup erat gigi-giginya sembari menahan diri agar tidak bergerak.
__ADS_1
Tetapi lama-kelamaan dia tidak tahan juga jadi perempuan itu berbalik menatap You lalu menyingkap selimutnya.
You yang merasakan pergerakan Angelina kini tersenyum samar.
Dia pikir senyumnya tidak akan terlihat oleh Angelina karena dia tahu perempuan itu pasti berada dalam keadaan yang tidak sadarkan diri, tetapi pria itu telah salah menebak sebab Angelina hanya minum sedikit jadi dia bisa melihat senyum pria itu.
'Dasar sialan!!! Lihat Bagaimana aku membalasmu!!' geram Angelina lalu perempuan itu segera menarik selimut dan naik ke tubuh You.
You sangat terkejut, pria itu langsung membuka matanya dan lebih terkejut lagi ketika Angelina menciuminya.
"Hei suami,, ayo lakukan itu lagi!!" Ucap Angelina mengagetkan You.
Perempuan itu masih memiliki kekuatan untuk berbicara???
Padahal obat itu seharunya membuatnya kehilangan setengah kesadarannya hingga tidak akan ada kesadaran untuk berbicara.
Tapi mengapa???
Seharusnya perempuan itu itu hanya bisa menggeliat di tempatnya merasakan penyiksaan selama 1 malam, tapi kenapa???
__ADS_1
Obatnya tidak bekerja?