
You dan Angelina menemukan kursi tua dari kayu di pinggir bukit.
Mereka duduk di sana sambil melihat pemandangan pegunungan yang masih begitu hijau.
Tiara dengan tahu diri langsung menjaga jarak dari kedua orang itu.
'Hah,,, ternyata semenyenangkan itu memiliki seorang pasangan.' Pikir tiara dalam hati sembari mengintip dua orang yang tampak begitu mesra dulu di kursi kayu.
Meski dia hanya melihat orang lain melakukannya, tetapi hatinya juga bergetar mengharapkan sesuatu seperti itu terjadi dalam hidupnya.
Perempuan itu memikirkan ketika dia akan melalui hal yang sedang ia intip, tetapi bayangannya belum sepenuhnya jelas saat seorang pengawal datang mengejutkannya.
"Eh,, tuan,," Tiara gelagapan menatap pengawal yang menghampirinya. Kepergok apa ini?? Membayangkan seorang pria yang tak jelas!!!
Tiara dnegan malu menatap pengawal tampan di depannya.
"Apakah Tuan dan Nyonya masih lama di sana?" Tanya Pengawal itu, sebab dia tidak mau mengganggu masa berduaan You dan Angelina.
"Eh,, itu,," Tiara kembali mengintip You dan Angelina, terlihat Angelina tampak terlelap bersandar di bahu You, "Aku akan mengatakannya kalau mereka sudah selesai," ucap Tiara.
"Baiklah," jawab sang pengawal segera berlalu meninggalkan Tiara.
Tiara langsung memegangi dadanya yang terasa berdegup-degup tak karuan, 'uh,, kepergok memikirkan masalah lelaki membuatku hampir pingsan.' pikir Tiara dalam hati.
__ADS_1
Perempuan itu kembali mengintip You dan Angelina sebelum bersandar pada pohon di belakangnya, "sebaiknya aku menunggu saja, dan jangan berpikir berlebihan!!!" Ucap Tiara pada dirinya sendiri.
Perempuan itu menunggu sampai kakinya kram lalu kembali mengintip You dan Angelina, "Ternyata orang yang sedang bersama pasangannya bisa lupa waktu dan keadaan," ucap Tiara menghela nafas sembari melihat ke arah langit yang tampak mendung.
"Hujan akan turun," ucap Tiara menghela nafas sambil duduk di atas rumput sambil memijat kakinya yang kesakitan.
Beberapa saat kemudian wajah perempuan itu berubah buruk, "ah...!!! Ah!!! Sakit!! Akh!!! Huh,, huh,," Tiara dengan panik melepas beberapa semut yang mengigit kakinya serta menempel di pakaiannya.
Suara rintihan Tiara langsung membangunkan Angelina yang tertidur.
"Ada apa?" Tanya Angelina sambil menatap Tiara yanga masih panik mengatasi semut di tubuhnya.
"Uh,, sakit-sakit!!!" Air mata dari gadis lugu itu langsung berderai di pipinya karena menahan rasa sakit dari gigitan semut.
Melihat hal itu, Angelina tak tahan, ia langsung berdiri lalu membantu Tiara mengusir semut dari tubuh perempuan itu.
"Apa maksud Nyonya?" Tanya Tiara sambil terisak panik.
"Ada apa?" Tanya You yang kini mendekati kedua perempuan itu.
"Ini, Tiara tergigit semut berbahaya, kita harus memberinya obat penawar dalam waktu satu jam, kalau tidak, kakinya mungkin akan lumpuh," ucap Angelina mengagetkan Tiara.
"Lum,, lumpuh?" Tiara menahan sakitnya dan rasa kram pada kakinya.
__ADS_1
"Pengawal!!" Teriak You memanggil pengawal.
"Tuan," seorang pengawal yang tadi menghampiri Tiara kini datang menghampiri You.
"Segera bawa dia ke rumah sakit!! Kau harus sampai dalam waktu 1 jam!!" Perintah You menatap Tiara.
"Baik Tuan," jawab Sang mengawal langsung berjongkok di depan Tiara.
"Naiklah," ucap Angelina sambil mengambil satu semut mati dan meletakkannya ke dalam plastik kecil.
"Perlihatkan ini pada dokter!" Perintah Angelina membuat Tiara tergagap di tempatnya hingga tak mampu bergerak.
"Cepat naik!!" Ucap Angelina langsung mendorong Tiara hingga perempuan itu terjatuh ke atas punggung sang pengawal.
"Kami berangkat sekarang!!" Kata sang pengawal langsung melesat meninggalkan You dan Angelina.
Tiara yang pertama kalinya di gendong seorang pria merasakan jantungnya berdegup kencang tak beraturan.
Pipi perempuan itu memerah hingga suhu tubuhnya menjadi panas.
'Bagaimana ini,, aku akan lumpuh karena semut, tapi apakah ini keberuntungan bisa di gendong pria tampan?' pikir Tiara yang merasa bahwa pengawal yang menggendongnya cukup tampan.
Sementara Angelina yang melihat kepergian Tiara, perempuan itu berkata, "Semoga saja dia bisa menghadapi pengawal itu."
__ADS_1
"Apa maksudmu?" Tanya You merasa bingung.
"Ah,, bukan apa-apa," ucap Angelina menarik suaminya ke arah gubuk.