Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
191. Cincin berpindah tangan


__ADS_3


Angelina yang telah masuk ke ruangan suaminya langsung duduk di kursi kerja suaminya, lalu satu per satu laci ia bongkar.


Setelah beberapa menit, ia menemukan sesuatu yang ia cari, adalah sebuah dokumen laporan tentang racun yang dibawah oleh ibunya ke rumah.


"Kenapa dia menyembunyikan ini dariku?" Kesal Angelina membuka dokumen itu dan sangat terkejut saat melihat farmasi yang tertulis di lembaran kertas itu.


"Hendra!!" Angelina menggertakkan giginya mengetahui bahwa farmasi itu adalah farmasi milik Hendra yang didirikan secara rahasia di bawah naungan perusahaan yang dimiliki Hendra.


'Apakah You takut aku akan melukai pria itu hingga dia menyembunyikannya?' Angelina merasa kesal dalam hati sembari mengembalikan dokumen itu ke tempatnya.


Tapi dokumen itu tak bisa kembali ke tempat semula. Seperti ada yang mengganjal di bagian paling dalam laci.


Jadi Angelina memasukkan tangannya dan menyentuh sesuatu yang aneh di sana.


"Apa ini?" Angelina menarik keluar kotak kecil yang ia sentuh.


Setelah melihatnya, jantung perempuan itu berdegup kencang, lalu dia membukanya.

__ADS_1


Sebuah cincin dengan berlian putih kecil yang sangat menyilaukan mata.


"Indah sekali........" Angelina terpukau beberapa saat sebelum tersenyum mengembalikannya ke laci.


"Aku akan menunggu dia memberikannya sendiri!" Ucap Angelina tertawa kecil memikirkan kejutan dari suaminya telah ia ketahui.


Belum saja Angelina selesai memasukkan cincin itu, pintu ruang kerja You tiba-tiba terbuka dengan Nyonya Jenkins yang memasuki ruangan.


Angelina langsung berbalik menatap Nyonya Jenkins, sementara Nyonya Jenkins menatap intens pada kotak cincin di tangan Angelina.


"Ibu," Angelina berseru sembari mengembalikan kotak cincin itu ke laci, lalu berjalan menghampiri Nyonya Jenkins yang telah duduk di sofa.


Nyonya Jenkins yang di beri senyum merasa sangat aneh dalam hati karena dia pikir Angelina akan membencinya setelah apa yang ia lakukan, ternyata malah,, tidak gentar mengambil hatinya.


"Kalau begitu, bisakah aku keluar sebentar dan membelikan ibu obat ini, ibu akan menunggumu di sini," ucap Nyonya Jenkins memberikan resep obat pada Angelina.


Angelina menerima resep obat itu lalu berkata, "kalau begitu, ibu tunggu di sini sebentar," ucap Angelina berjalan pergi.


"Cepatlah kembali!" Ucap Nyonya Jenkins dengan suara datar lalu melihat pintu ruangan You telah tertutup.

__ADS_1


Setelahnya, Nyonya Jenkins langsung berdiri menuju laci tempat Angelina menemukan cincin.


Setelah beberapa saat, perempuan itu mengambil cincin dari laci dan melihatnya.


"Cincin ini pasti di siapkan You untuk diberikan secara diam- diam pada Angelina, tapi Angelina menemukannya lebih dulu," ucap Nyonya Jenkins tersenyum meletakkan cincin itu ke dalam tasnya.


Setelahnya, Nyonya Jenkins kembali ke tepat duduknya lalu melihat kotak makanan yang ada di atas meja.


'Dia memasak untuk You.?' Nyonya Jenkins terpikir sesuatu lalu dia membuka kota bekal itu dan menaruh sesuatu ke dalamnya.


"Dengan ini, You akan mengalami sakit perut dan aku akan menyalahkan Angelina sebagai pelakunya!! You juga pasti akan memarahi istrinya nanti!!" Ucap Nyonya Jenkins penuh bahagia membayangkan kemarahan You pada perempuan itu.


Lalu setelahnya, Nyonya Jenkins menelpon Sherin agar perempuan itu membantunya membeli sebuah obat penawar untuk putranya.


Jika obat itu dari Sherin, maka nantinya Sherin akan mendapat kesan baik di mata You.


Maka begitu, Sherin dan You akan semakin dekat, sementara Angelina dan You akan semakin jauh!!!


@promosi novel baru

__ADS_1



__ADS_2