Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
255. Tidak ada pakaian yang cocok


__ADS_3

Pada sore hari, sesuai dengan rencana mereka, maka You pergi menemui ibunya untuk mengatakan bahwa Angelina akan menemani perempuan itu ke pertemuan sosialitanya.


Setelah berbicara dengan ibunya, You kembali ke kamarnya, ia mendapati istrinya sedang sibuk melemparkan baju-baju ke lantai.


"Ada apa?" Tanya You sembari melihat baju-baju Angelina yang kini berserakan di lantai.


Angelina menghembuskan nafasnya dengan panjang dan berat, sembari menatap suaminya dengan frustasi, "astaga!!! Kita melupakan sesuatu, aku tidak punya baju untuk pergi!!" Ucap perempuan itu dengan wajah yang terlihat pusing dan bingung.


You yang mendengarnya hanya bisa tercengang di tempatnya melihat pakaian yang begitu banyak berserakan di lantai, bahkan masih banyak disimpan di dalam lemari.


"Sayangku,, Kau tidak sedang berhalusinasi kan?!" Tanya You sembari mendekati istrinya dan memperhatikan perempuan itu dengan seksama.


Ada begitu banyak baju, tapi perempuan itu mengatakan bahwa dia tidak memiliki baju untuk pergi ke acara sosialita ibunya.


Angelina yang dilihat suaminya seperti itu hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan panjang, lalu dia mengambil sebuah baju dari lemari.

__ADS_1


"Baju ini terlalu pendek, mereka akan melihatku seperti perempuan yang berusaha memamerkan pahaku!!" Ucap Angelina lalu melemparkan baju itu ke lantai.


Perempuan itu lalu mengambil baju yang lain, "pakaian ini tidak cocok untuk diperlihatkan pada kumpulan ibu-ibu sosialita karena terlalu sederhana!! Mereka akan mengatakan bahwa menantu keluarga Jenkins tidak sanggup membeli pakaian yang lebih layak!!" Ucap Angelina melemparkan baju itu ke lantai.


Kemudian perempuan itu mengambil baju yang lain lagi dan berkata, "nuansa pakaian ini tidak cocok untuk pertemuan sosialita, pakaian ini terlalu mewah, dan cocoknya dipakai ke pesta."


Setelah berbicara, Angelina kembali lagi melempar pakaian itu ke lantai dan mengambil pakaian yang lainnya lagi, "pakaian ini terlalu santai, tidak bisa juga kupakai pergi, karena mereka akan berkata bahwa aku merendahkan pertemuan mereka dengan menganggap bahwa pertemuan itu hanya sebuah pertemuan biasa yang tidak terlalu penting!!" Ucap Angelina kembali lagi melemparkan pakaian itu ke lantai.


Setelahnya, perempuan itu berbalik menatap suaminya dan berkata, "memang banyak pakaian di sini, tapi tidak ada satupun yang cocok untuk ku gunakan. Aku menginginkan pakaian yang berkelas tapi tidak mewah, pakaian yang nyaman dipakai tapi bukan pakaian santai, intinya aku harus berhati-hati memilih pakaian, karena ini mempertaruhkan hidup dan matiku di depan semua teman-teman ibumu.


"Dan sebaliknya, jika aku memberi kesan yang baik dan tepat sesuai dengan keinginan mereka, maka mereka akan menerimaku di lingkaran sosial mereka!!" Jelas Angelina langsung membuat You berdiri diam menatap istrinya dengan tatapan tak percayanya.


Menurut pria itu, perempuan terlalu ribet, dan terutama untuk menaklukkan hati mertua juga terlalu ribet!!!


Jadi You menghembuskan nafasnya dengan berat dan menatap istrinya sembari berkata, "Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang? Ibu berkata bahwa kalian akan berangkat dalam 15 menit lagi."

__ADS_1


Ucapan You langsung membuat Angelina memijat keningnya dengan bingung sembari pria perempuan itu berjalan ke sebuah kursi dan duduk di sana.


'Sangat sulit menghadapi kaum sosialita ini, lagi pula di antara baju-baju ini, kenapa tidak ada satupun yang cocok untuk digunakan?' pikir Angelina dalam hati sembari terus menghembuskan nafasnya, berusaha menenangkan pikirannya.


Melihat istrinya yang tampak pusing, You kemudian berjalan pergi dari tempat itu dan mengambil ponselnya.


Tuk tuk tuk....


Pria itu menekan-nekan layar ponselnya selama beberapa saat lalu mendekatkan ponselnya ke telinganya.


"Tuan," jawab Brano dari seberang telepon.


"Siapkan pakaian yang cocok digunakan istriku untuk pertemuan sosialita ibuku!! Dia menginginkan pakaian yang berkelas tapi tidak membawa, dan pakaian yang nyaman digunakan tetapi bukan pakaian santai!!!" Ucap You dengan suara yang terburu-buru menandakan bahwa hal yang sedang mereka bicarakan adalah sesuatu yang mendesak.


"Baik Tuan," jawab Brano dari seberang telepon.

__ADS_1


Setelah menutup teleponnya, pria itu menatap istrinya yang sudah keluar dari ruang ganti menemuinya, "Jangan cemas, Brano akan tiba sebentar lagi," ucap You menenangkan istrinya.


__ADS_2