Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
190. Pengawal yang membuat gugup


__ADS_3

Hari-hari berlalu dengan Angelina dan You yang beraktifitas seperti biasanya, layaknya sepasang suami istri yang bahagia.


Semua bawahan You merasa sangat senang dengan perubahan atasannya yang kini menjadi lebih hangat.


Situasi menegang di kantor mereka sudah menghilang berkat Angelina yang lebih sering mengunjungi pria itu ke kantor.


Tepat seperti hari ini ketika Angelina datang ditemani Tiara untuk mengantarkan makan siang bagi suaminya.


"Slamat pagi Nyonya."


"Selamat pagi."


"Slamat pagi Nyonya."


Sapaan-sapaan seperti itu sudah sangat sering Angelina dapatkan, beserta senyuman ramah dari para karyawan kantor.


Hanya ketika Angelina telah memasuki lift, barulah ia menjadi tenang karena tak ada lagi karyawan yang antusias menyapannya.


"Nyonya,, kenapa kita datang satu jam lebih awal? Bukankah tadi pagi Tuan berpesan kalau dia ada rapat sampai jam 14.00 dan baru akan istirahat makan siang pada jam 14.00 nanti?" Tanya Tiara sembari menatap Angelina yang berdiri dengan tenang.


"Hm,, kita datang satu jam lebih awal supaya kita bisa menggeledah ruangannya!!" Ucap Angelina membuat Tiara mengerutkan keningnya.

__ADS_1


"Mengapa nyonya harus menggeledah ruangan Tuan?" Tanya Tiara kebingungan.


Menggeledah ruangan biasanya hanya dilakukan oleh para istri yang sedang mencari sesuatu yang disembunyikan oleh sang suami.


Tapi antara Angelina dan You, memangnya ada hal apa yang disembunyikan??


"Ini sesuatu yang penting!! Yang belum menikah tidak perlu tahu!!" Ucap Angelina membuat Tiara terdiam.


Ting!


Akhirnya lift berhenti lalu Angelina dan Tiara keluar dari lift menuju pintu ruangan You.


'Pengawal itu..?' Wajah Tiara langsung memerah karena malu mengingat bagaimana ketika dirinya tergigit oleh semut mematikan, lalu di gendong pengawal itu dari atas gunung menuju rumah sakit.


Sangat memalukan saat dia tak bisa menahan tubuhnya agar tidak terlalu menempel pada punggung pria itu.


Jadi Tiara berjalan sangat cepat sembari menundukkan kepalanya menghindari tatapanpannya bertemu dengan tatapan sang pengawal.


Tetapi perempuan itu begitu terkejut saat mereka sudah tepat berada di depan pintu lalu ang4elina menghentikan langkahnya.


"Kau tunggulah di sini sebentar," ucap Angelina mengambil kotak bekal dari tangan Tiara lalu perempuan itu meninggalkan Tiara memasuki ruangan.

__ADS_1


Tiara langsung gelagapan dengan perasaan bingung harus berbuat apa, karena dia kini hanya berduaan dengan sang pengawal itu.


Tiara berusaha mengambil tempat berdiri yang agak jauh dari samping pengawal ketika dia terkejut karena tangannya dicekal oleh sang pengawal.


"Ada,, ada apa?!!" Tanya Tiara dengan tubuh yang menegang dan kepala tertunduk tak mampu menatap si pengawal.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya pengawal yang merasa aneh bahwa wajah Tiara begitu merah padam dan keringat dingin memenuhi kening beserta lekuk leher perempuan itu.


"I,, iya!! Saya baik!!" Jawab Tiara sembari menarik tangannya.


"Kalau kau sakit, katakan saja padaku, aku akan mengantar mu ke rumah sakit!!" Ucap sang pengawal dengan cemas, membuat Tiara kembali mengingat bagaimana ketika mereka tiba di rumah sakit.


Bajunya yang basah kuyup dibantu oleh pria itu untuk melepaskannya karena rumah sakit yang begitu sibuk hingga tak ada perawat yang bisa membantunya.


"Tidak!!" Langsung sentak Tiara sembari berlari menjauhi pengawal itu.


'Ada apa dengannya?" Sang pengawal begitu terkejut dengan reaksi Tiara yang sangat berlebihan.


Dia hanya berniat menolong perempuan itu, tapi Tiara malah menjauhinya seperti orang yang ketakutan!


__ADS_1


__ADS_2