Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
73.


__ADS_3

Cukup lama Angelina terdiam di depan pintu ruang kerja You sebelum berjalan ke meja rias menatap dirinya sendiri.


'Apa yang sudah kulakukan? Bagaimana kabar Nyonya Jenkins?' Angelina sangat gelisah memikirkan perempuan tua itu.


"Sial!! Aku merasa gelisah!" Katanya dengan nafas yang tidak tenang memikirkan keadaan Nyonya Jenkins 3.


Dia terus berada dalam keadaan gelisah sampai dia menyadari bahwa matanya terasa agak perih karena soft lens.


Perempuan itu melihat ke arah ruang kerja You lalu kembali melihat matanya, 'Mataku pasti sakit karena sudah berhari-hari ini aku terus memakai softlens. Ini semua karena pria itu terus kembali ke rumah. Tapi kali ini dia pasti tidak akan melihatku karena dia sedang marah,' pikir Angelina lalu dia melepaskan softlensnya dan pergi ke tempat tidur membaringkan tubuhnya.


Angelina mengerjakan matanya sembari memikirkan keadaan Nyonya Jenkins, 'Besok pagi aku harus membuat beberapa kue dan makanan lalu mengantarkannya pada Nyonya jenkins 3. Aku harus memastikan kondisinya, sekaligus minta maaf,' pikir Angelina dalam hati lalu dia membungkus seluruh tubuhnya dengan selimut.


Satu jam berlalu, Angelina tak bisa tidur karena dia terus gelisah memikirkan keadaan Nyonya Jenkins sampai tubuhnya menegang ketika mendengar suara pintu ruang kerja You terbuka.


Angelina menajamkan pendengarannya dan merasakan langkah kaki You semakin mendekat ke arah tempat tidur.


'Tidak,, pria itu pasti hanya akan tidur saja.' ucap Angelina dalam hati karena dia merasa takut pria itu akan melihat matanya yang sudah tidak memakai lensa. Sesaat dia merasakan You naik ke tempat tidur lalu pria itu menggunakan selimut dan suasana menjadi tenang.


Akhirnya Angelina bernafas dengan lega, ternyata pria itu benar-benar akan tidur, dia merasa tenang dan menghilangkan pikiran cemasnya pada nyonya Jenkins.

__ADS_1


Memasuki alam tidur, Angelina terlelap, ia bermimpi dirinya sedang bermain dengan seekor anjing di kediaman utama keluarga Jenkins.


Angelina tertawa berlari dari anjing yang mengejarnya untuk mengambil bola dari tangannya.


Guk! Guk! Guk!!


Suara anjing yang menggonggong ke arahnya membuat Angelina semakin tersenyum dan semangat melambaikan bola untuk memancing anjing itu mengejarnya.


Bukk!!


"Ah!!" Angelina merinti ketika dia tiba-tiba saja ia menabrak sebuah dinding.


Baru saja dia menggerutu karena sakit menabrak dinding, tiba-tiba dia melihat anjing yang mengejarnya melompat ke arahnya dan menjatuhkannya ke tanah.


Anjing itu berada di atasnya, lebih tepatnya mending di tubuhnya dan menjilati wajah sampai lehernya.


"Mmh!! Geli!! Ha ha ha..." Angelina tertawa sembari meronta-rontah.


Tetapi kebahagiaan tak berlangsung lama ketika dia terkejut anjing itu menggigit lehernya dengan keras.

__ADS_1


Dengan segera Angelina meronta-ronta mendorong anjing di atasnya tetapi anjing itutak mau lepas dari atas tubuhnya dan terus menggigitnya dengan keras.


"Ng!!!!!!" Angelina berteriak keras dan membuka matanya dengan nafas tersengal.


Ia sangat terkejut ketika menyadari anjing yang berada di mimpinya berubah menjadi You yang berada di dunia nyata.


Pria itu sedang menggigit lehernya dengan keras.


"Lepas!!" Angelina meronta sembari mendorong pria di atasnya tetapi You dengan cekatan menahan kedua tangan Angelina dan meletakkan tangan itu di atas kepala Angelina.


You mengangkat wajahnya menahan dagu Angelina lalu menatap mata perempuan itu.


"Kenapa kau mengigitku lagi?!!" Tanya Angelina dengan kesal memandangi pria di atasnya.


Tetapi ketika dia pikir You akan memarahinya maka pria itu hanya tampak memandanginya, lebih tepatnya pria itu menatapnya dengan sangat dalam.


"Ada apa?!" Tanya Angelina merasa aneh.


Tatapan You tampak sangat aneh.

__ADS_1


Apa yang salah?


__ADS_2