
Nyonya Jenkins menelan makanan dengan susah payah, sebab dia tentu tahu bahwa makanan itu mengandung racun.
Karena terlalu fokus memaksa dirinya memakan makanan itu, maka Nyonya Jenkins sendiri lupa akan waktu yang sudah ia habiskan berada di tempat itu, hingga suara ketukan pintu yang tiba-tiba, barulah perempuan itu mengingat Sherin yang sudah dalam perjalanan menuju ke itu.
Tok tok tok...
"Masuk!!" Perintah You diikuti bawahan You yang masuk ke dalam ruangan.
"Ada apa?" Tanya You.
"Di luar ada nona Sherin yang datang kemari, katanya dia datang membawa obat sakit perut untuk Tuan." Ucap bawahan You membuat Nyonya Jenkins langsung memucat di tempatnya.
Angelina dan You yang saling bertatapan karena mendengar alasan yang begitu aneh yang dikatakan oleh Sherin untuk datang menemui You.
Sementara Nyonya Jenkins yang begitu terkejut bahwa dia sudah melupakan Sherin yang sedang dalam perjalanan, perempuan itu langsung meletakkan makanan ke atas meja.
"Tidak!! Dia tidak datang untuk putraku dia datang untukku!!! Jadi sekarang ibu harus pergi karena dia datang menjemput ibu." Ucap Nyonya Jenkins buru-buru mengambil tasnya untuk meninggalkan ruangan itu ketika Angelina dengan cepat membaca situasi.
__ADS_1
'Jadi ini rencana ibu mertua ini? Ingin menjebakku meracuni suamiku, lalu membuat Sherin datang mengobati suamiku? Perempuan itu ingin menjadi malaikat penyelamat suamiku?' Angelina tertawa dalam hatinya lalu perempuan itu segera berkata, "tidak Bu, jangan pergi."
Setelah berbicara pada ibu mertuanya, Angelina lalu menatap bawahan suaminya, "biarkan dia masuk ke mari." Ucap angelina langsung diangguki oleh sang bawahan lalu bawahan itu pergi keluar.
Sementara Nyonya Jenkins, perempuan itu sangat terkejut menatap Angelina lalu dia hendak berkata sesuatu ketika You menghentikan nya.
"Ibu, duduklah kembali dan habiskan makanan ibu." Ucap You dengan tangan di ulur kan menekan bahu ibunya hingga perempuan itu mau tak mau langsung duduk ke sofa.
Baru saja Nyonya Jenkins duduk di sofa ketika pintu ruangan kembali terbuka menampakkan Sherin yang kini masuk dengan langkah terburu-buru.
"Bibi, aku sudah datang, aku tidak terlambat bukan?" Tanya Sherin sembari melihat ke arah You yang tampak baik-baik saja di tempatnya.
'Sial!!! Nyonya Jenkins benar-benar licik!!!' Ucap Angelina dalam hati merasa sangat geram dengan rencana ibu mertua.
"Apa yang kau maksud dengan istriku yang memberiku makanan yang membuatku sakit perut?!!" Aura dingin mencekam dari You kini kembali aktif gara-gara ucapan Sherin.
"Apa maksud mu? Bukankah..." Sherin kini menatap Nyonya Jenkins dengan tatapan penuh tanya.
__ADS_1
"Ini,,, sebenarnya Sherin kemari bukan untuk membawakan mu obat. Tapi sebenarnya untuk ib--" Nyonya Jenkins tidak jadi melanjutkan ucapannya ketika perutnya tiba-tiba saja terasa begitu mulai.
Wajah perempuan itu menjadi pucat lalu berlari ke arah toilet.
Belum saja perempuan itu masuk ke toilet, sebuah suara membuat semua orang menutup hidung mereka.
Cretttttt......!!!
Nyonya Jenkins secara otomatis menghentikan langkah kakinya sembari berbalik menatap semua orang yang kini meletakkan tangan mereka di bagian hidung.
Perempuan itu merasa sangat malu, tetapi dia tidak bisa tinggal lebih lama jadi langsung berlari ke dalam kamar mandi lalu kembali terdengar suara yang begitu besar dari toilet.
Creeeeeeetttttttttttt.......!!!!!
Suara hati Angelina, 'ha ha ha ha....!!!'
@info
__ADS_1
Sambil nunggu update..
yuk kepoin karya otor di bawah ini...