
Setelah mengembalikan lipstik milik Angelina, Ariston berpisah dengan kedua orang itu.
Tetapi pria itu tidak langsung meninggalkan restoran dan dia tinggal untuk mencari tahu alasan You menemui pria dari negara L.
Dengan membayar begitu banyak, akhirnya dia bisa mendapatkan ruangan private di sebelah ruangan pertemuan You dan kliennya.
Karena ruangan itu kedap suara, maka dia tidak bisa mendengarkan apapun, jadi pria itu memijat keningnya, lalu beberapa saat kemudian dia memanggil pemilik restoran.
"Aku akan memberimu satu miliar, tapi biarkan aku mendengarkan percakapan orang di ruangan sebelah!!" Ucap pria itu pada manajer yang kini berdiri gugup di depannya.
"Saya minta maaf tuan, tetapi privasi di tempat ini adalah sesuatu yang kami junjung tinggi." Kata manajer itu langsung membuat Ariston tertawa mengejek.
"Benarkah? Apakah kau mendengar pria bernama Hendra dari negara C? Apakah kau mau mencobanya?" Ucap pria itu mengancam sang Manager langsung membuat pria itu menjadi gemeter.
__ADS_1
"Tu, tuan,, saya tidak bermaksud menyinggung siapapun. Tetapi--"
"Heh!" Sela Ariston tersenyum mengejek,"Sekarang juga kau sudah menyinggungnya. Jadi aku akan pastikan, sebelum malam ini berakhir, restoran ini akan rata dengan tanah!!!" Ancam Ariston hendak berdiri meninggalkan tempat itu ketika sang manajer langsung menghentikannya dengan ucapannya.
"Tuan!! Saya akan memenuhi permintaan Tuan," ucap pria itu langsung membuat Ariston tersenyum mengerikan sehingga membuat sang manajer semakin ketakutan.
Maka begitu, secara diam-diam manajer itu menyelipkan alat perekam suara di salah satu alat makan yang dibawa ke dalam ruangan You berada.
"Tuan Jenkins tenang saja, pokoknya saya akan mengatur semua pasokan bahan dari negara kami. Kerjasama ini juga akan menguntungkan karena kami akan memberikan penawaran yang sangat baik.
"Tapi saya dengar, saat ini grup Jenkins sedang menjalankan proyek bernilai 1 triliun? Apakah kalian sudah mendapatkan pemasok untuk bahan yang akan digunakan pada proyek itu?" Terdengar suara seorang lelaki.
"Ya, Kami memang mengerjakan proyek itu. Lebih tepatnya dikerjakan oleh grup Rahaya, Jadi jika kalian berkenan untuk bekerjasama dengan mereka maka kalian bisa menghubunginya." Suara You diikuti keheningan beberapa detik lalu disambung kembali, "ini adalah kartu nama dari Ariston M, dia selaku penanggung jawab dari grup Rahaya untuk proyek yang dijalankan itu."
__ADS_1
"Ah,, Baiklah, kalau begitu saya akan coba menghubunginya. Dan kami sangat menantikan kerjasama kita untuk proyek yang akan kalian jalankan tahun depan. Ah,, dan satu lagi... Selamat atas kehamilan istri tuan," kembali terdengar suara pria lalu dijawab You dan Angelina dengan nada suara yang begitu bahagia.
Hal itu membuat Ariston meremas kuat tangannya lalu berdiri meninggalkan restoran itu.
'Sialan!! Bukannya mendengar kabar yang bisa membuatku menghancurkan perusahaan itu, tapi ternyata malah mendengarkan kemesraan yang menjijikkan itu!!!' geram Ariston merasa sangat marah sembari melangkahkan kakinya meninggalkan restoran.
Pria itu sangat marah hingga Dia menyuruh asistennya untuk segera menjemputnya dalam waktu 5 menit.
Dan karena sang asisten tidak datang dalam waktu 5 menit, maka Ariston kembali ke apartemennya menggunakan mobilnya sendiri.
"Tuan, Saya sudah berada di restoran untuk menjemput tuan," terdengar suara sang asisten dari seberang telepon ketika Ariston telah berada di tengah perjalanannya menuju apartemen.
"Kau terlambat selama 10 menit Jadi mulai besok kau tidak lagi menjadi asistenku!!!" Ucap Ariston dengan suara dingin, lalu pria itu mematikan panggilannya dan menambah kecepatan mobilnya.
__ADS_1