Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
247. Akibat membaca novel


__ADS_3

Setelah berbicara dengan Rossa, Nyonya Jenkins mengantar perempuan itu pulang, lalu kembali ke kamarnya dan duduk di kursi riasnya memegangi kepalanya yang terasa berdenyut.


'Astaga,,, Kenapa Rossa bisa mengatakan hal mengerikan seperti itu? Apakah ramalannya benar-benar akan menjadi kenyataan? Keluarga Jenkins yang terkututk ini akan memiliki empat orang cucu dari Angelina?' ucap Nyonya Jenkins dalam hati yang merasa bahwa apa yang dikatakan oleh Rossa terlalu mustahil untuk menjadi kenyataan.


'Tidak,, tidak,,, ini tidak mungkin,' kembali ucap perempuan itu dalam hati sembari menggelengkan kepalanya, 'kalau apa yang dikatakan Rossa itu benar-benar terjadi, maka kesialan yang dia katakan itu juga akan terjadi. Tapi hal buruk apa yang akan menimpa keluarga kami?' Nyonya Jenkins menelan air liurnya sembari perempuan itu terus memijat keningnya yang terasa berdenyut.


Ucapan Rossa benar-benar menghantuinya hingga perempuan itu merasa sangat pusing dan nafsu makannya menjadi hilang.


Sementara di kamar sebelah, Angelina sedang tertawa terbahak-bahak saat dia membaca sebuah novel online di layar ponselnya.


"Ha ha ha.... Ha ha ha.... Ha ha ha...."

__ADS_1


Hal itu membuat suaminya yang sedang mengerjakan pekerjaannya di samping Angelina langsung menoleh menatap istrinya dengan bingung.


Pria itu mengerutkan keningnya melihat gaya istrinya tertawa, "Kenapa kau tertawa sampai air matamu keluar seperti itu?" Tanya You sembari mengulurkan tangannya ke arah Angelina, ia menghapus air mata Angelina yang keluar akibat tertawa terlalu serius.


"Ha ha ha..." Angelina membiarkan suaminya menghapus air matanya sementara dia masih terus tertawa mengingat adegan yang ia baca di layar ponselnya.


"Kalau orang lain melihatmu seperti ini, dia akan menganggap bahwa istriku sudah gila," ucap You sembari menghela nafas agar dirinya tetap sabar menghadapi istrinya. ..


"Aku tidak ada waktu untuk membaca hal seperti itu, Biar istriku saja yang menikmatinya." Ucap You kembali menyeka air mata Angelina yang masih keluar sedikit.


"Baiklah, kalau begitu aku tidak akan mengganggumu di sini, kau kerjakan saja pekerjaanmu dan aku akan membaca novel di luar," ucap Angelina yang menyadari bahwa kelakuannya sangat mengganggu suaminya yang sedang bekerja.

__ADS_1


Tetapi, perempuan itu belum sempat turun dari ranjang ketika You mengulurkan tangannya dan kembali menarik perempuan itu ke dekatnya.


"Aku sama sekali tidak terganggu, aku hanya khawatir karena kau tertawa terlalu keras." Ucap You yang tidak mau jika Angelina keluar dari kamar dan ibunya melihat perempuan itu hingga salah paham.


Dan ibunya akan semakin benci terhadap istrinya, jika ibunya melihat kelakuan istrinya yang sudah seperti orang gila.


Tertawa tanpa sebab, menangis tanpa sebab, bahkan terkadang marah-marah tanpa sebab.


"Baiklah, tapi kau jangan marah kalau aku membuat suara," ucap Angelina kembali memperbaiki posisinya dengan You yang mengangguk mengiyakan ucapan istrinya.


Maka begitu, kedua orang itu fokus pada layar di depan mereka masing-masing dengan Angelina yang sesekali tertawa lalu memperbaiki posisi tidurnya sembari, ia sesekali memeluk kaki suaminya ataupun memainkan bagian tubuh yang lain dari suaminya.

__ADS_1


Sementara You, satu tangan pria itu sibuk ke laptopnya, sementara tangan yang lain selalu diletakkan di atas kepala Angelina membelai rambut perempuan itu.


__ADS_2