Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
308.


__ADS_3

Pada keesokan paginya, Angelina mengerjapkan matanya dan langsung mendapati wajah suaminya di depannya.


Cup!


Sebuah ciuman lembut didaratkan Angelina pada bibir suaminya yang masih tertidur pulas.


'Sepertinya dia kelelahan,' ucap Angelina setelah dia mencium suaminya dan pria itu sama sekali tidak bergeming.


Padahal biasanya, pria itu akan langsung terbangun ketika menyadari dia bergerak dalam pelukan You.


Jadi karena melihat suaminya masih tertidur, maka Angelina terdiam di tempatnya sembari memperhatikan wajah suaminya yang tampak begitu damai dalam tidurnya.


'Aku berharap waktu bisa berhenti sekarang, supaya aku tetap seperti ini menikmati wajahmu, dengan begitu, segala sesuatu menakutkan yang selama ini terpendam dalam hatiku, tidak akan membuatku khawatir lagi.' ucap Angelina dalam hati sembari mengulurkan tangannya mengelus dalam pipi suaminya.


"Hm,,," tiba-tiba suara You sembari mengeratkan pelukannya pada Angelina.


Masih dengan mata terpejam You kembali berkata, "apakah kau sedang memandangi ketampanan suami mu?"

__ADS_1


Mendengar ucapan suaminya yang sangat percaya diri, maka Angelina tersenyum senang sambil berkata, "tentu saja, aku sangat senang karena setiap pagi aku selalu disuguhkan dengan pemandangan seperti ini."


You langsung membuka matanya menatap perempuan yang tersenyum senang di depannya, lalu dia kemudian mendaratkan sebuah ciuman di bibir istrinya.


Cup!!


"Aku juga senang, setiap pagi bisa bangun dan disambut oleh senyuman indah istriku." Ucap You dengan mata pria itu benar-benar mengagumi istrinya yang sedang tersenyum ke arahnya.


Angelina semakin melebarkan senyumnya dan menikmati kebersamaan mereka, sampai beberapa saat perempuan itu tersentak dan langsung terduduk melihat sekeliling mereka.


"Kita ada di rumah Ariston," kata You langsung mengejutkan Angelina hingga perempuan itu menatap pria di sampingnya dengan tatapan penuh tanya seolah meminta penjelasan.


"Kemarin malam aku datang terlalu larut, jadi aku rasa itu tidak baik untuk membawamu kembali. Dan karena kau sudah tertidur di kamar ini, maka aku memutuskan agar kita tetap menginap di sini." Jawab You sembari pria itu turun dari ranjang.


"Kita sebaiknya pulang," ucap Angelina juga turun dari tempat tidur dan membereskan semua barang-barang mereka.


Setelah selesai, kedua orang itu segera keluar dari kamar dan mendapati Ariston baru saja keluar dari kamar adiknya.

__ADS_1


"Selamat pagi," langsung ucap Ariston pada dua orang yang berjalan sembari merangkul satu sama lain.


"Ah,, selamat pagi."


"Selamat pagi,"


"Aku sudah memesan sarapan untuk kita semua, jadi sarapanlah sebelum pergi." Ucap Ariston sembari memberi kode pada kedua orang itu agar mengikutinya ke meja makan.


Maka semua orang duduk di meja makan termasuk dokter yang ada di rumah itu.


Sarapan itu berlangsung dengan cepat dengan Ariston serta You yang sesekali saling bercakap-cakap tentang masalah pekerjaan.


Dan setelah meninggalkan kediaman Ariston, Angelina langsung menatap suaminya, "Apakah Ariston mengatakan Bagaimana aku bisa tertidur di kamarnya?" Tanya Angelina yang sangat tidak ingat bagaimana akhirnya dia bisa tidur di kamar pria itu.


"Ya, katanya kau ketiduran di sofa, jadi dia memindahkanmu ke dalam kamar." Ucap You langsung membuat Angelina mengangguk-angguk, meski dia juga sedang berpikir di dalam hatinya.


'Bagaimana bisa aku tertidur begitu saja? Ataukah aku kelelahan hingga tidak menyadari aku tertidur di rumah orang lain?' ucap Angelina dalam hati yang merasa aneh tentang dirinya yang bisa tertidur di rumah orang asing.

__ADS_1


__ADS_2