
Satu minggu telah berlalu dan seperti hari-hari biasanya, setiap kali di pagi hari Tiara dan Marlin akan mengobati luka di sekujur tubuh Angelina.
Perempuan itu tidak pernah mengeluh, tetapi Tiara adalah orang yang selalu mengeluh untuk Angelina.
"Tuan benar-benar,,, kalau setiap hari terus begini maka lama-lama seluruh tubuh Nyonya akan dipenuhi bekas luka. Untunglah luka-luka yang lain sudah sembuh tapi luka-luka untuk beberapa hari ini terlihat lebih mengerikan dari sebelumnya." Kata Tiara sembari mengoleskan salep pada bekas bekas gigitan dan luka memar di tubuh Angelina.
Melihat perempuan polos yang begitu mengkhawatirkannya, Angelina lalu tersenyum, "Jangan khawatir, hal ini akan segera berakhir." Katanya.
"Apa?!! Kenapa berakhir?" Marlin bertanya dengan bingung.
Hal seperti ini tidak mungkin berakhir begitu saja kecuali jika Tuan Muda mereka tiba-tiba mengalami masalah kesehatan pada bagian pribadinya hingga tidak sanggup lagi bermain di malam hari.
"Ya,, aku hampir berhasil menaklukkannya." Kata Angelina membuat Tiara dan Marlin kebingungan.
"Apa yang sedang berusaha Nyonya taklukan?" Tanya Marlin.
"Kalian tidak perlu tahu, Oh ya hari ini adalah jadwal kunjunganku kekediaman utama keluarga jenkins bukan?" Tanya Angelina ketika dia mengingat bahwa hari ini dia sudah memiliki janji untuk pergi bersama You ke kediaman keluarga jenkins.
"Benar,, kami sudah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan Nyonya hanya tinggal memilih gaun mana yang Nyonya sukai. Hari ulang tahunnya jejenkins pasti mengundang banyak orang-orang jadi Nyonya harus tampil sangat baik!" Ucap Tiara bersemangat.
__ADS_1
"Apa?!! Hari ulang tahun Nyonya Jenkins?" Angelina bertanya dengan bingung sebab dia tidak tahu apapun.
"Astaga, jangan bilang Tuan Muda lupa memberitahu Nyonya kalau kunjungan kali ini sekaligus menghadiri acara ulang tahun Nyonya Jenkins 4?" Tanya Marlin terkejut.
Angelina menggelengkan kepalanya, "Aku tidak tahu." Katanya.
"Astaga!!" Marlin mendengus kesal, "Tapi tidak masalah karena semua persiapan sudah selesai,Nyonya hanya perlu menyiapkan diri dan kita akan berangkat nanti!!" Ucap Marlin.
"Ok, lalu bagaimana dengan hadiahnya?" Tanya Angelina.
Paling tidak dia harus membawa sebuah hadiah yang berkenan di Nyonya jankins 4 agar perempuan itu memperlakukannya dengan baik.
Kalau Nyonya mereka tidak membawa hadiah maka bisa jadi Nyonya jenkins 4 akan berpikir bahwa mereka telah mengabaikan acara ulang tahunnya.
"Begitu ya,, kalau begitu bawakan aku ponsel. Aku akan menelponnya untuk menanyakan masalah hadiah." Kata Angelina lalu Marlin segera berdiri mendapatkan ponsel lalu menyerahkannya pada Angelina.
Saat itu, You sedang berada di ruang kerjanya, ia tak fokus pada pekerjaan di depannya.
Pria itu sedang memikirkan perempuan yang kini menjadi istrinya dan terus terngiang-ngiang di pikirannya.
__ADS_1
'Mata itu,, apakah hanya ilusi saja?' You tidak bisa berhenti memikirkan mata Angelina yang ia lihat ketika mereka berada di kamar mandi. .
Yang membuatnya merasa aneh adalah hanya sekali saja ia melihat mata itu lalu selanjutnya mata perempuan itu seolah-olah berbeda dari sebelumnya.
"Aku sudah memastikannya berkali-kali tapi matanya tetap sama," You merasa kalut.
Ketika dia terus memikirkannya, ponselnya yang merupakan ponsel pribadinya tiba-tiba berdering memperlihatkan nomor telepon dari rumahnya.
Pria itu mengerutkan keningnya lalu mengangkat panggilan tersebut.
"Hei, ini aku, istri mu, Aku ingin bertanya tentang hadiah yang akan dibawa ke ulang tahun ibumu. Apakah kau sudah menyiapkannya?" Suara Angelina dari seberang telepon membuat You mengerutkan keningnya.
Ini pertama kalinya dia menerima telepon yang sangat tidak sopan dari seseorang!!
Hal yang membuatnya paling kesal adalah orang yang tidak sopan itu adalah perempuan yang telah membunuh kekasihnya.
"Kau siapkan sendiri." Katanya pada orang di seberang telepon lalu menutup panggilan itu.
'Perempuan ini, berani-beraninya dia berbicara tidak sopan padaku!! Awas saja kau!!!' You menggerutu lalu meletakkan ponselnya ke samping.
__ADS_1