
Setelah memesan makanan yang hendak mereka makan Angelina duduk sambil mengeluarkan ponselnya dan menatap Ibu mertuanya yang tampak tidak tenang di tempat duduknya.
Perempuan itu lalu mengikuti arah pandangan Ibunya dan melihat bahwa ibunya sedang memperhatikan suasana di mana ada banyak orang yang duduk sambil memperhatikan mereka.
"Ibu baik-baik saja?" Tanya Angelina pada Nyonya Jenkins.
Nyonya Jenkins akhirnya menatap menantunya, lalu dia berkata, "Ibu baik-baik saja, tapi tidakkah kau merasa risih berada di tempat ini? Semua orang-orang yang ada di sini memperhatikan kita apalagi memperhatikanmu!!"
Nyonya Jenkins merasa tidak senang dengan tatapan orang-orang di situ, karena mereka terus saja memperhatikan menantunya yang sangat cantik.
Bagaimana kalau nanti ada orang yang berniat bermacam-macam pada mereka, terutama pada menantunya!!!
Tetapi Angelina tersenyum dan berkata, "Ibu tenang saja, kita akan baik-baik saja."
Ucapan Angelina tak mampu menyenangkan hati Nyonya Jenkins karena dia tetap saja merasa cemas.
__ADS_1
Jadi perempuan itu duduk di kursinya dengan gelisah, berharap agar mereka cepat makan dan meninggalkan tempat itu.
"Pesanan kalian," ucap seorang pelayan yang sudah datang menghampiri mereka dan makanan yang dipesan oleh Angelina dan Nyonya Jenkins.
Namun Angelina mengerutkan keningnya saat ia merasakan aroma racun dari makanan itu, jadi perempuan itu menghela nafas lalu memberi kode pada pelayan yang melayani mereka untuk mendekatkan diri ke arah nya.
"Ya Nona," ucap pelayan itu merasa heran sambil membungkukkan badannya.
"Sebaiknya katakan pada bosmu untuk mengganti makanan ini, atau saat ini juga aku akan menelpon orang-orang ku untuk datang meremukkan restoran ini!!!" Ucap Angelina dengan tegas langsung membuat wajah pelayan itu berubah.
"A,, apa maksud Nona?" Tanya pelayan itu dengan suara tergagap menatap Angelina.
Nyonya Jenkins yang melihat sikap Angelina sangat tidak mengerti dengan perempuan itu, jadi dia menatap Angelina sambil berkata, "ada apa?"
"Mereka meracuni makanan kita," ucap Angelina dengan suara yang begitu pelan agar tidak didengar oleh orang-orang yang ada di sekitar mereka.
__ADS_1
Tetapi ucapan menantunya itu langsung membuat Nyonya Jenkins menutup mulutnya dengan kedua tangannya dan tubuhnya terasa gemetar mengetahui bahwa makanan yang ada di depan mereka telah diracuni.
"Angelina, Ayo kita pergi dari sini." Ucap Nyonya Jenkins yang merasa begitu takut untuk terus berada di tempat itu.
Sejak dia masuk, dia sudah merasakan aura yang tidak baik dari restoran itu, dan sekarang mereka diberikan makanan yang telah diracuni!!!
"Ibu tenanglah sebentar," ucap Angelina berusaha menenangkan ibu mertuanya yang tampak sudah berkeringat di tempat duduknya.
"Apa yang kau tunggu?" Tanya Nyonya Jenkins yang sudah ketakutan.
Keluarganya memang keluarga yang besar dan bisa melakukan apapun di negara mereka.
Tetapi yang menjadi masalah adalah, jika mereka sekali kehilangan nyawa mereka maka tidak akan ada yang bisa mengembalikannya, bahkan jika keluarga mereka bisa membunuh semua orang yang terlibat dalam kematian mereka.
"Ini adalah masalah tentang keluarga Firdani. Aku ingin tahu sesuatu di sini yang bisa menekan keluarga Firdani." Ucap Angelina kembali mengejutkan Nyonya Jenkins.
__ADS_1
"Astaga,, kalau masalah itu, Kau bisa mengatakannya pada suamimu dan dia yang akan mencari tahu!!!" Ucap Nyonya Jenkins yang tidak menyangkah dengan keberanian menantunya.
Tetapi Angelina tersenyum sambil berkata, "Ibu tenang saja, pokoknya semuanya akan baik-baik saja."