Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
322. Keadaan Angelina sudah membaik


__ADS_3

You berada di ruang kerjanya di kediaman keluarga Jenkins dengan istrinya yang berada di pangkuannya.


Pria itu sibuk melihat laporan yang ada di atas mejanya, sementara Angelina sibuk memeluk You sembari mengusap-ngusap dada pria itu 'Suamiku pasti sangat curiga karena kemarin aku menangis tersedu-sedu, tetapi tidak berani mengatakan apa yang menjadi masalahnya.


'Tapi aku memang tidak bisa mengatakannya karena apa yang ada di tangan Hendra adalah hal yang sangat sensitif tentang keluarga Jenkins.


'Keluarga Jenkins bisa langsung bangkrut jika buku rahasia keluarga mereka sampai dipergunakan salah oleh Hendra.' ucap Angelina dalam hati sambil memejamkan matanya.


Dia masih harus terus menikmati kebersamaannya bersama suaminya sebelum meninggalkan pria itu selama 1 tahun.


Bagaimanapun, dia sudah mempercayai tentang ramalan Rossa bahwa dia akan menghilang lalu kembali melahirkan anak perempuan untuk keluarga Jenkins.


Memikirkan itu saja sudah membuat Angelina senang, karena dia masih akan kembali dan menyatu bersama semua keluarganya.


"Apakah kamu memikirkan sesuatu?" Tiba-tiba pertanyaan You langsung membuat Angelina mengangkat kepalanya dan menatap suaminya.


"Hm,, Aku sedang memikirkan ramalan Rossa." Ucap Angelina sambil menghela nafas membuat You langsung memeluk erat perempuan itu.


"Apakah itu yang mengganggu pikiranmu beberapa waktu terakhir? Bahkan kemarin kau menangis terlalu lama," ucap You menatap pada istrinya yang tampak menyembunyikan kesedihannya.


Angelina kembali menghela nafasnya dengan panjang, meski dia harus berbohong, tapi dia rasa, saat ini berbohong adalah pilihan yang tepat daripada dia harus jujur sehingga membahayakan seluruh keluarga Jenkins.

__ADS_1


"Beberapa waktu ini aku bermimpi buruk tentang ramalan Rossa yang akan terjadi. Hal itu membuatku sangat kepikiran." Kata Angelina langsung membuat You merasa begitu cemas akan istrinya.


"Bagaimana kalau nanti sore kita kembali menemui dokter? Mungkin ada terapi untukmu supaya kau tidak lagi bermimpi buruk tentang ucapan Rossa." Ucap You langsung dijawab gelengan kepala Angelina.


"Tidak, aku akan baik-baik saja setelah beberapa hari." Kata perempuan itu kemudian bergegas turun dari pangkuan You.


"Aku akan turun ke bawah untuk membuat jus untukmu." Ucap Angelina sembari berjalan keluar ruangan You.


You yang ditinggalkan memandangi kepergian istrinya dengan tatapan kesedihannya.


'Dia pasti pergi lagi untuk menangis,' ucap pria itu dalam hati tetapi dia tidak berniat untuk menyusul istrinya karena dia tidak mau istrinya semakin tertekan kalau perempuan itu sampai menyadari bahwa dia mengetahui tangisan yang disembunyikan oleh istrinya.


Dia baru saja tiba di ujung tangga bawah ketika seorang pelayan tiba-tiba saja masuk dari pintu depan.


"Nyonya Muda," ucap pelayan itu menghampiri Angelina dan menyerahkan beberapa surat.


"Ini adalah surat pemeriksaan kesehatan yang dikirim dari rumah sakit." Kata pelayan itu langsung diangguki oleh Angelina, lalu perempuan itu berjalan ke arah dapur dan membukanya.


Kebetulan sekali Nyonya Jenkins juga hendak mengambil air putih dan melihat Angelina yang sedang membuka beberapa surat.


Jadi perempuan itu langsung menghampiri Angelina dan terkejut melihat surat yang sedang dibaca oleh Angelina.

__ADS_1


Negatif


Negatif


Negatif


Perempuan itu melihat semua pemeriksaan yang dikatakan negatif, jadi Nyonya Jenkins merasa sangat senang dan langsung memeluk Angelina.


"Syukurlah,,, syukurlah,,," ucap Nyonya Jenkins merasa sangat senang karena ternyata penyakit yang ia khawatirkan akan menular dari Sherin kini bertanda negatif.


"Ibu, Kenapa di sini ada PMS yang di cek?" Tanya Angelina yang merasa sangat aneh.


Nyonya Jenkins tersenyum, "Ahh, itu, beberapa waktu yang lalu ayahmu mengatakan bahwa Sherin terkena PMS, jadi aku berpikir bahwa apa yang terjadi di hotel itu mungkin saja membuat kita semua tertular.


"Itulah sebabnya aku menyuruh dokter untuk menambahkannya ke dalam pemeriksaan. Tapi syukurlah ternyata kekhawatiran Ibu tidak terjadi." Kata Nyonya Jenkins langsung membuat Angelina menatap ibunya dalam keadaan terpaku.


'Kalau begitu, sudah dipastikan bahwa suamiku sama sekali tidak menyentuh perempuan itu.' Angelina merasa sangat lega lalu perempuan itu tersenyum dan menyimpan kembali surat-surat yang ada di meja.


Melihat senyum Angelina yang tampak begitu tulus juga membuat Nyonya Jenkins merasa lega dalam hati.


Itu artinya bahwa keadaan Angelina sudah semakin membaik.

__ADS_1


__ADS_2