
"Apakah,, kau dan Stella akan menikah?" Tanya Angelina dengan nafas tertahan.
Dia hanya ingin memastikan Apakah Stella yang dimaksud pria itu adalah Stella yang sama dengan kakaknya.
"Ya,, Aku pastikan kita akan menikah dan mengumumkan hubungan kita pada dunia." Jawab You membuat Angelina langsung menjauh dari pria itu dan duduk menatap You.
Terlihat pria itu mengulurkan tangannya untuk kembali menarik Angelina tapi Angelina menjauh dan menutupi tubuhnya dengan selimut.
"Kau mabuk?" Tanya Angelina.
"Hmm, tidak,, aku sudah berjanji padamu untuk tidak pernah minum anggur." Kata You dengan satu tarikan menarik perempuan itu hingga Angelina terjatuh di atas tubuhnya.
"Kau benar-benar mabuk!! Katakan padaku,, Siapa Stella yang kau sebut kekasihmu?" Tanya Angelina.
"Hmm? Apa yang kau katakan? Tentu saja setelah itu adalah kau, kekasihku," kata You mengulurkan tangannya membelai pipi Angelina sembari menatap dalam ke mata Anglina.
__ADS_1
Di mata itu terdapat ketenangan yang sudah bersama Yo u selama bertahun-tahun, jadi pria itu merasa adem melihat mata milik Angelina.
"Siapa nama lengkapnya?" Tanya Angelina menatap You dengan seksama.
Ketika dia berharap You akan menjawabnya, pria di bawahnya kini melemaskan tangannya yang di wajahnya lalu memejamkan matanya dan tertidur.
Angelina sangat marah, "Sialan!! Cepat bangun dan beritahu aku!!" Teriak Angelina mengguncang tubuh Yo u, tetapi pria itu sudah begitu kelelahan hingga kini tertidur dengan sangat lelap.
Cukup lama Angelina berusaha membangunkan pria itu tetapi usahanya sia-sia saja.
Jadi Angelina duduk sembari mengepal tangannya lalu sesaat Dia turun dari tempat tidur memakai pakaiannya.
Nama Stella dengan tulisan tangan yang sangat mirip dengan tulisan kakaknya.
"Aku harus memastikan ini,, Pokoknya besok pagi aku harus bertanya padanya siapa Stella yang ia maksud." Kata Angelina meraba nama Stella yang tertulis di figura itu.
__ADS_1
"Kakak,, Aku harap apa yang ku pikirkan ini salah. Tidak mungkin pria jahat itu adalah pria yang pernah menjadi kekasih kakak." Ucap Angelina merasa kalut.
Cukup lama memandangi figura itu akhirnya Angelina kembali ke tempat tidur dan melihat You masih tertidur dengan nyenyak.
Dia teringat adegan di kamar mandi Ketika pria itu juga menatap matanya dengan tajam.
Angelina mengerutkan keningnya, 'Aku baru ingat, hari ini aku juga tidak memakai softlens, lalu pria itu,,,' Angelina mengingat kembali bagaimana sikap You, 'Awalnya dia memperlakukanku dengan kasar, tapi begitu melihat mataku pria itu langsung berubah menjadi lembut, mungkinkha....'
Angelina menggigit kukunya mengingat masa kecil nya.
Saat itu semua orang mengatakan bahwa dia dan Bella sama sekali tidak terlihat mirip kecuali mata mereka yang sama persis.
Hal ini karena wajah Angelina lebih mirip dengan saudaranya dari ayahnya tetapi matanya adalah satu-satunya hal yang membuktikan bahwa dia dan Stella adalah saudara satu ibu.
"Jangan-jangan,," Angelina menutup mulutnya mengingat hal itu.
__ADS_1
"Pokoknya besok, aku harus memastikannya. Sebaiknya besok aku tidak usah menggunakan softlens, aku akan melihat bagaimana reaksi You ketika melihat mataku. Kemungkinan besar Stella yang dimaksud You adalah Stella yang sama dengan kakakku." Ucao Anglina merasa gelisah.
Kini dia sudah melupakan kecemasannya terhadap Nyonya Jenkins yang sudah ia buat pingsan, pikirannya kini terfokus pada masalah You yang kemungkinan besar memiliki hubungan dengan kakaknya.