Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
268. Doa dari semua orang


__ADS_3

Pada sore hari, 2 bus rombongan dari panti asuhan tiba di Villa tersebut dengan anak-anak yang datang membawa masing-masing hadiah di tangannya.


Wajah Angelina langsung berseri-seri melihat anak-anak kecil itu satu persatu memberinya ucapan selamat ulang tahun, sembari mulai memberinya hadiah yang telah dibungkus dengan rapi.


"Selamat ulang tahun Tante semoga panjang umur dan sehat selalu."


"Selamat ulang tahun Tante semoga sehat-sehat selalu!"


"Selamat ulang tahun."


Satu persatu dari mereka menyalami Angelina dan You yang berdiri di samping Angelina, pria itu bertugas sebagai penerima hadiah lalu diberikan pada pelayan untuk disimpan.


Sementara Nyonya dan Tuan Jenkins bertugas mengarahkan tempat duduk anak-anak.


Raina dan Burhan memberikan hiasan kepala untuk anak-anak yang memasuki villa.


Setelah 30 menit semua orang sudah memasuki villa, lalu Angelina duduk bersama suaminya di bangku paling depan sambil melihat ke arah panggung kecil.


"Sayangku, apakah ini Aya ide ayah dan ibu untuk menyiapkan ulang tahun bersama dengan anak-anak panti?" Tanya Angelina pada suaminya dengan suara setengah berbisik.


"Iya, mereka yang mengatakan untuk membuat semua ini. Katanya merayakan ulang tahun bersama dengan anak-anak panti akan memberi berkat buat anak di dalam kandunganmu." Ucapan You sembari mengelus perut istrinya yang mulai membesar.


"Begitu ya,," Angelina merasa sangat senang sembari perempuan itu menatap ke atas panggung, di mana Nyonya Jenkins sedang berdiri memegang mic untuk memandu acara.

__ADS_1


Acara itu memang tidak dihadiri oleh orang tua lain selain keluarga, bahkan Nyonya Jenkins tiga juga tidak ikut di tempat itu, sebab perempuan itu tidak boleh meninggalkan rumah demi menjaga kesehatannya.


Maka dengan segera Nyonya Jenkins memulai acaranya dengan menyapa semua tamu yang hadir.


"Ternyata Ibu sangat pandai berinteraksi dengan anak kecil." Komentar Angelina saat melihat seluruh anak-anak panti yang hadir begitu bersemangat disapa oleh Nyonya Jenkins.


You mengangguk, "Ibu memang seperti itu, dia sangat menyukai anak-anak. Jadi ketika dia tahu anak dalam kandunganmu ini adalah anak kembar, maka dia tidak bisa menahan bibirnya untuk tersenyum." Ucap You yang jelas tahu bagaimana ibunya ketika perempuan itu melihat anak-anak.


"Syukurlah,,," ucap Angelina tersenyum lalu dia kembali memandang ke atas panggung di mana dua orang anak kecil sedang berdiri dan mempersembahkan lagu untuk Angelina.


Meski lagu yang mereka nyanyikan adalah lagu anak-anak yang pendek, tetapi Angelina merasa sangat senang. Jadi dia dengan semangat bertepuk tangan setelah nyanyian kedua anak kecil itu selesai.


Rangkaian acara terus berlanjut hingga ke acara peniupan lilin dan pemotongan kue.


Fuhhh...!!!


Lilin yang udah menyala di atas kue langsung meredup saat Angelina dibantu oleh suaminya selesai meniup lilin-lilin itu.


Prok prok prok....


Semua orang bertepuk tangan setelah semua lilin padam, lalu Angelina mengambil pisau kue dan juga piring lalu memotongnya.


"Ah,,,," ucap Angelina mengarahkan satu sendok suapan kue tart ke arah suaminya.

__ADS_1


You dengan patuh membuka mulutnya lalu Angelina membiarkan pria itu memakan satu sendok kue yang ada pada sendoknya.


Karena terlalu banyak kue yang ada di sendok Angelina, maka krim pada kue langsung belepotan di bibir You yang di suapi.


"Terima kaish sayang!" Kata You langsung menundukkan kepalanya memberi ciuman pada bibir istrinya.


Sontak saja krim kue yang belepotan di bibir You langsung menempel di bibir istrinya.


Angelina tertawa terbahak-bahak sambil menjilati krim yang menempel di bibirnya lalu perempuan itu berbalik menatap Ayah dan Ibunya.


"Ayah,," ucap Angelina lalu dia menyuapi Burhan, Raina, Nyonya Jenkins dan juga Tuan Jenkins.


"Selamat ulang tahun sayang, jangan lupa kalau kau harus terus bahagia!!" Ucap Raina mencium putrinya dengan hangat.


"Sayang,, kau harus ingat kalau kau adalah putri yang berharga, tidak boleh lagi menangis dan merendahkan diri. Mengerti?!!" Tegas Burhan langsung diangkuti oleh Angelina.


"Baik ayah,," ucap Angelina memeluk ayahnya, lalu dia kemudian mengambil kue yang lain dan menyuapi Nyonya Jenkins.


"Hm,, Selamat ulang tahun sayang, ingat kesehatan adalah yang paling penting karena kalau tidak sehat tidak bisa mendapatkan umur yang panjang," ucap Nyonya Jenkins diangguki oleh Angelina.


Yang terakhir disuapi adalah Tuan Jenkins, pria itu berkata, "Selamat ulang tahun dan jangan lupa menjadi istri yang baik untuk suamimu. Kalau nanti suamimu ada hal-hal yang tidak baik, kau bisa melaporkannya pada ayah biar Ayah yang memberinya pelajaran!! Kau mengerti?!"


"Mengerti!!" Jawab Angelina sembari tersenyum melihat sikap Ayah mertuanya yang sangat tegas.

__ADS_1


Dia merasa sangat senang mendapat doa dari semua orang, terutama dari orang-orang yang menyayanginya.


__ADS_2