
"Berapa lama obat tidurnya bekerja?" Tanya You sembari membelai rambut istrinya yang berantakan karena permainan panas mereka yang baru saja selesai.
"Kau tenang saja, baru akan bangun besok siang. Aku ingin menghabiskan banyak waktu bersama dengan suamiku," kata Angelina memeluk pria itu dan merasakan kehangatan kulit mereka yang saling bersentuhan satu sama lain.
Sudah lama dia tidak merasakan kenyamanan seperti itu jadi perempuan itu benar-benar menikmati kebersamaan mereka.
"Bagaimana kalau sekarang aku membawamu kembali ke rumah?" Tanya You yang sudah tidak sabar membawa pulang istrinya untuk kembali ke rumah mereka.
"Hm,,, Aku sangat ingin sekali, tapi perusahaan keluargamu dipertaruhkan jika aku mengingkari perjanjianku dengan pria itu." Kata Angelina sembari memejamkan matanya agar air matanya tidak merembes keluar memikirkan kerinduannya terhadap anak-anaknya.
"Kalau kau hanya mengkhawatirkan itu, maka aku sama sekali tidak masalah jika terjadi sesuatu pada perusahaan. Biarkan dia melakukan apapun yang ia inginkan, tapi aku tidak bisa jauh-jauh dari istriku." Kata You sangat mengejutkan Angelina hingga perempuan itu akhirnya menatap suaminya dengan raut wajah terkejut.
"Jadi kau tidak masalah kalau dia menghancurkan perusahaan keluarga dan membuat--"
__ADS_1
"Tidak!" Sela You kembali memeluk perempuan itu, "sama sekali tidak masalah, aku tidak peduli dengan harta benda itu, yang kuperdulikan hanyalah istriku." Ucap You dengan bersungguh-sungguh.
Karena sejak beberapa bulan terakhir ketika dia mengetahui seluruh berkas rahasia keluarga mereka telah dibocorkan, maka dia sudah berusaha mati-matian supaya jika berkas itu benar-benar dipublikasikan maka tidak akan memberikan dampak yang terlalu besar bagi perusahaannya.
Paling tidak perusahaannya hanya tidak akan stabil selama beberapa bulan tetapi setelah itu dia sudah bisa mengendalikan semua masalah yang ditimbulkan.
Dan persiapan untuk menghadapi hal tersebut telah Ia selesaikan kemarin, jadi hari ini dia benar-benar bertekad untuk membawa pergi ini istrinya dari kungkungan Hendra.
Sementara di balik pintu kamar itu, Hendra berdiri sembari mengepal erat tangannya.
Sang asisten yang menyadari hal tersebut merasa sangat aneh karena tuannya meninggalkan Angelina sendirian di hotel dan pria itu tidak memerintahkan mereka untuk mengawasi Angelina.
Dia yang menyetir mobil yang ditumpangi Hendra merasa sangat aneh apalagi melihat Hendra yang duduk di kursi penumpang tampak memejamkan matanya seperti ketika pria itu sedang menghadapi sebuah masalah besar.
__ADS_1
'Sebenarnya Apa yang dipikirkan Tuan? Mengapa dia bersikap seperti itu?' ucap sang asisten dalam hati yang merasa begitu aneh dan juga penasaran tentang apa yang baru saja terjadi di hotel.
Dan setelah lama penasaran sembari menyetir, akhirnya Hendra membuka matanya dan berkata, "atur penerbangan kembali ke negara C."
Ucapan pria itu membuat sang asisten sangat terkejut, jadi dia berkata, "tapi Tuan kalau kita kembali ke negara C, saya rasa itu bukan sesuatu yang baik untuk kesehatan Nona Angelina. Bagaimanapun dia--"
"Aku tidak bilang kalau aku akan membawa perempuan itu!!!" Ucap Hendra mengejutkan sang asisten karena dia tidak percaya bahwa Hendra benar-benar akan meninggalkan Angelina sendirian di negara tersebut.
"Juga, mulai sekarang tidak perlu mengawasinya lagi." Ucap Hendra sembari memalingkan wajahnya menatap keluar jendela.
Dia sendiri tidak akan bisa mengorbankan seluruh perusahaan dan usahanya hanya untuk Angelina, tetapi You,,, pria itu mau melakukannya.
Jadi Hendra merasa bahwa apa yang ia pikirkan selama ini ialah sebuah kesalahan, berpikir bahwa You tidak tulus mencintai Angelina, tapi ternyata pria itu bahkan memiliki cinta yang lebih besar daripada yang ia miliki untuk Angelina.
__ADS_1
Perasaan mereka berdua tidak bisa dibandingkan!!
Sejak awal, dia sudah kalah, jadi tidak ada yang bisa ia pertaruhkan untuk mendapatkan Angelina..... Karena sejak awal Angelina memang sudah menjadi milik You.