Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
165


__ADS_3

Setelah berbincang dengan Angelina, You langsung mengenakan jaket pemberian Angelina lalu kedua orang itu makan siang bersama dalam suasana yang hening.


Keduanya sibuk mengurusi perasaan mereka yang entah bagaimana terasa begitu aneh setelah kejadian di ruang tamu.


'Hah,, kenapa aku merasa aneh begini? Ini bukan pertama kalinya aku baru urusan dengan laki-laki, tapi berurusan dengannya begitu membuatku kebingungan. Bahkan bingung harus mengatakan apa..' pikir Angelina dalam hati yang sebenarnya ingin memulai pembicaraan dengan yang tetapi dia bingung harus memulainya dengan cara seperti apa.


Padahal, dahulunya ketika dia berurusan dengan laki-laki, sangat mudah baginya untuk melakukan apapun yang ingin ia lakukan, tak seperti sekarang ini...!


You pun tak kalah bingungnya, Dia sangat ingin bercerita dengan perempuan di depannya tetapi mungkin karena dia merasa sangat senang hingga pikirannya jadi terkunci, tak bisa mencari jalan keluar untuk masalahnya.


"Tuan!!" Tiba-tiba sebuah suara mengejutkan mereka yang tak lain adalah suara Brano yang berlari ke arah mereka berdua.


Sontak, dua orang yang sedang menikmati makan siang menoleh pada pria itu.


"Ada apa?" Tanya You menatap asistennya.


"Di luar pagar ada orang-orang dari negara c yang ingin bertemu dengan nyonya. Meski mereka tidak membuat keributan, tetapi mereka sudah berlutut selama satu jam lebih hanya demi--"


"Aku akan menemui mereka." Ucap Angelina langsung berdiri lalu perempuan pergi ke kamarnya mengambil sebuah barang yang diinginkan oleh orang-orang itu lalu pergi ke depan.

__ADS_1


You yang sudah berdiri di depan menatap kedatangan Angelina, "Apa itu?" Tanya Angelina dengan tatapan tajam menatap kotak kecil di tangan Angelina.


Dia menahan amarahnya karena merasa bahwa Angelina hendak memberi hadiah pada pria dari negara c. Padahal, hanya dialah yang boleh menerima hadiah dari Angelina!!


"Obat untuk pria itu." Jawab Angelina melemparkan obat itu ke salah seorang pria yang berlutut di depan nya.


"Ini obat untuk pria itu, setelah meminumnya dia harus kembali ke negaranya dan menemui dokter Sin!!" Ucap Angelina.


"Baik!" Semua orang yang berlutut menjawab dengan patuh lalu mereka semua bergerak meninggalkan tempat itu tanpa meninggalkan sedikitpun jejak.


Setelah orang-orang pergi, You menatap Angelina sembari mengingat tentang apa yang sudah dilakukan oleh Angelina di hotel.


"Tidak sedekat itu," jawab Angelina sembari mendekati You lalu tanpa aba-aba memeluk pria itu.


'Ini pertama kalinya Aku memberanikan diri untuk memeluk seorang pria, rasanya tidak buruk.' ucap Angelina dalam hati sembari memejamkan matanya berusaha membiasakan dirinya memeluk seorang pria.


Perempuan itu tersentak kaget ketika beliau tiba-tiba membalas pelukannya hingga kedua orang itu berpelukan dengan sangat erat.


'Apakah ini artinya perempuan ini benar-benar sudah menyerahkan hatinya untukku?' You bertanya-tanya dalam hatinya, tetapi pria itu tidak berani mengatakan apapun dan hanya memilih dia menikmati pelukan mereka dengan seluruh pengawal yang menjadi penontonnya.

__ADS_1


Kedua orang itu cukup lama berpelukan dalam kebisuan mereka hingga akhirnya Angelina melonggarkan pelukan lalu dia mundur beberapa langkah.


"Kau masih harus istirahat," kata Angelina dijawab anggukan You lalu kedua orang itu kembali memasuki rumah.


"Istirahatku, bolehkah ditemani olehmu?" Tanya jauh dengan hati-hati ketika mereka telah menaiki tangga menuju lantai 2.


Angelina tidak mengatakan apapun, tetapi perempuan itu mengganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju lalu mereka berdua memasuki kamar.


You merasa sangat senang, jadi pria itu langsung naik ke tempat tidur dan berbaring dengan nyaman.


"Bagaimana kau akan menemaniku?" Tanya You sambil menatap perempuan yang masih berdiri di hadapannya.


"Aku juga mengantuk," kata Angelina yang sebenarnya merasa tidak mengantuk tetapi perempuan itu lalu berputar ke sisi lain ranjang Lalu naik ke tempat tidur. .


You langsung berbaring dengan miring sembari menghadap ke arah Angelina yang ada di sampingnya.


"Bolehkah aku tidur sambil memelukmu?" Tanya You dengan sorot mata penuh harap.


"Mm, boleh," jawab Angelina langsung membuat You mendekat ke arah perempuan itu lalu memeluk Angelina dengan hangat.

__ADS_1


'Aku tidak tahu Apa alasanmu berubah pikiran hingga mau memberiku kesempatan tetapi aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.' pikir You dalam hati dengan perasaan yang begitu senang mendapat kesempatan dari Angelina.


__ADS_2