Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
83. Nona Bos yang menyamar jadi perempuan jelek


__ADS_3

"Ah,, kalian salah paham, kakakku adalah--"


"Kau ingin mencari pembelaan? Mimpi saja!! Bawa dia ke markas!!" Seru pria dengan tubuh gemuk lalu beberapa temannya langsung mengepung Angelina dan mengawal Angelina pergi.


Sembari dikawal, Angelina menghela nafas, 'Hah,, Bagaimana bisa Kakak tinggal di tempat seperti ini? Sekarang aku tidak bisa melawan mereka atau sekelompok orang-orang di sini mungkin akan mengeroyokku sendirian.' pikir Angelina yang bisa menebak bahwa selain 5 pria yang ada bersamanya, pastilah banyak orang-orang yang bersembunyi mengawasinya.


"Kau perempuan cantik, untuk apa kau jadi mata-mata? Apakah kampung sebelah memberimu banyak uang?" Tanya pria gemuk yang berjalan di depan Angelina.


"Hah,, Apakah aku terlihat seperti mata-mata? Kalau aku jadi mata-mata aku tidak akan menyamar seperti ini, aku akan menyamar menjadi pengantar paket yang lebih terlihat nyata daripada orang yang berpura-pura kesasar seperti ini."! Ucap Angelina memandangi 5 pria yang mengapitnya di tengah.


"Kau benar, tapi kami sudah menangkap banyak sekali mata-mata yang datang ke kampung kami. Tapi Ini pertama kalinya ada seorang perempuan, sepertinya kampung sebelah sudah kehabisan ide." Ucap salah satu pria yang berjalan di samping Angelina.


"Hah,, Oh ya tapi tidakkah kalian ingin memberitahu ku alasan kenapa di sini tidak ada lorong 7?" Tanya Angelina.


"Haruskah kami menjawab pertanyaan dari mata-mata sepertimu?"


"Hah,, tapi aku benar-benar datang mencari kontrakan kakakku, dia bilang dia tinggal di lorong 7 kampung kumuh." Ucap Angelina.


"Jangan berbohong lagi, di tempat ini tidak ada angka 7 dan 15." Ucap sala satu pria.


Angelina mengerutkan keningnya, "Kenapa?" Tanyanya.


"Kau tidak perlu tahu alasannya karena kita sudah tiba di rumah bos kami," ucap salah satu pria yang kini membuka gerbang lalu menuntun Angelina memasuki rumah yang tampak tidak terawat.


Angelina merasa heran, mengapa ada bos yang tinggal di rumah seperti itu, tetapi dia tidak bertanya apapun dan hanya mengikuti kelima pria itu memasuki rumah.


Angelina terkejut ketika pintu yang terlihat kumuh itu dibuka, ternyata di dalamnya sangat bersih, dan terlebih dekorasinya sangat modern.

__ADS_1


"Kalian memiliki markas yang luar biasa," puji Angelina terus melangkahkan kakinya hingga mereka tiba di sebuah aula besar.


Mereka disambut oleh seorang pria berumur paruh baya dengan setengah rambutnya telah beruban.


"Siapa dia?" Tanya pria paruh baya itu.


"Dia terlihat mencurigakan Jadi kami membawanya ke mari. Dia mengaku datang untuk mencari kontrakan kakaknya yang terletak di lorong 7." Pria bertubuh gemuk menjelaskan situasinya pada pria paruh baya.


Saat itulah bos yang ada di kampung kumuh tiba-tiba datang. Pria dengan rambut panjang berwarna kuning terang.


Angelina langsung membelalakkan matanya saat melihat pria itu dan dengan cepat berjalan ke arahnya memukul pria itu.


Plak plak plak!!!


Tiga tamparan langsung mendarat di pipi pria itu membuat semua orang terkejut.


"Siapa kau?!!!" Bentak pria berpirang di depan Angelina.


Awalnya dia pikir Angelina mendekatinya dengan maksud lain, tapi siapa sangka bahwa perempuan itu akan menamparnya, dan terlebih, gerakan perempuan itu sangat cepat.


Lebih cepat dari yang bisa ia perhatikan!!


Angelina melototi pria berpirang itu lalu berteriak, "Sialan!! Beraninya kau membentak ku!!"


Begitu mendengar suara Angelina, pria berpirang langsung terdiam memandangi Angelina dari ujung kaki sampai ujung rambut.


Beberapa anak buah pria berpirang langsung menyergap Angelina dan memegangi Angelina agar perempuan itu tidak bisa bergerak.

__ADS_1


"Apa perintah bos? Haruskah kami memukuli perempuan ini sampai babak belur?!" Tanya pria bertubuh gemuk.


Angelina tertawa dingin, "Coba saja sentuh aku dan kupastikan bos kalian ini akan merubah warna rambutnya menjadi hitam!!" Ucap Angelina dengan suara dinginnya.


Pria di depannya itu tidak pernah mengecat rambutnya dengan warna hitam karena sebuah alasan konyol di balik rambut kuning terang itu


"Sialan!! Beraninya kau menghina bos kami!!!" Salah satu pria hendak menampar Angelina ketika pria berpirang tiba-tiba menahan tangannya.


"B,, bos?" Pria itu gemetaran sembari berjalan ke samping saat pria berpirang melepaskan tangannya.


Pria berambut pirang itu mendekati Angelina lalu memegang dagu Angelina dan mengamati wajah Angelina.


"Cari mati?!" Tanya Angelina dengan suara mengancam dan tatapan yang khas saat perempuan itu marah.


1 detik kemudian pria itu berkata, "Sialan!! Lepaskan dia!!" Perintahnya pada seluruh anak buahnya yang memegangi Angelina.


Seluruh anak buah tampak keheranan hingga mereka tidak bisa menggerakkan tubuh mereka untuk melepaskan Angelina.


"Kalian budek!! Cepat lepaskan aku!!" Ucap Angelina menyadarkan semua orang hingga 3 pria yang memegangnya Angelina akhirnya melepaskan Angelina.


Setelah Angelina bebas, perempuan itu langsung mengulurkan tangannya mengunci leher pria berpirang lalu berkata, "Sepertinya kau sudah mengenaliku,, Menurutmu apa hukuman yang tepat untuk kelima anak buahmu yang sudah berbuat tidak sopan padaku?"


Pria berpirang gelagapan,, "Aduh Nona Bos,, apa pun yang Nona bos inginkan." Ucap pria berpirang dengan suara gemetar.


Dia tidak pernah menyangka bahwa Nona bosnya akan menyamar menjadi seorang perempuan jelek untuk datang ke tempatnya.


Untunglah dia bisa mengenali suaranya, jika tidak, maka kemungkinan besar dia akan berakhir ditungku api Tuan Bos saat dia melukai Nona bosnya.

__ADS_1


__ADS_2