
"Apa yang kau lakukan?" Nyonya Jenkins yang baru saja keluar dari dapur membawa kue buatannya, langsung menghampiri menantunya yang sedang sibuk mengetuk-ngetuk layar ponselnya.
Tuk tuk tuk....
"Ah,, ibu membuat kue lagi," ucap Angelina dengan mata perempuan itu langsung berbinar-binar menatap kue yang dibawa oleh Ibu mertuanya.
"Iya, kau suka memakannya, makanya ibu jadi senang membuatnya." Ucap Nyonya Jenkins sembari duduk di samping Angelina dan memberikan sepotong kue untuk Angelina.
Angelina langsung memakan kue itu dengan lahap sembari tangan yang satunya masih sibuk memegang ponselnya.
"Apa yang membuatmu tidak bisa berpaling dari ponselmu?" Tanya Nyonya Jenkins kini ikut melihat layar ponsel Angelina.
Angelina langsung memperlihatkan sebuah ponsel yang baru saja ia lihat di laman online.
"Lihat ini Bu, Aku baru saja melihat ponsel ini untuk diberikan sebagai ganti dari ponsel yang kemarin ku rusak. Bagaimanapun, dia adalah rekan kerja You, jadi aku tidak mau dia mendapat kesan yang buruk terhadap keluarga kita." Kata Angelina langsung membuat Nyonya Jenkins mengangguk sembari mengambil ponsel dari tangan Angelina.
"Mengapa kau memilih ponsel ini?" Tanya Nyonya Jenkins sembari memperhatikan ponsel yang terlihat di desain dengan elegan dan sangat cocok untuk seorang pria.
Angelina yang masih menikmati kue buatan ibunya langsung tersenyum dan berkata, "itu adalah ponsel keluaran terbaru, salah satu perusahaan yang dinaungi oleh grup Jenkins. Dirancang untuk pekerja kantoran dengan status yang tinggi, dan fitur-fiturnya sangat cocok digunakan untuk bekerja. Selain itu, aku memilih ponsel itu, tentu saja supaya salah satu upaya promosi."
__ADS_1
"Ahh,," Nyonya Jenkins langsung menganggukkan kepalanya, "kau memang hebat, karena aku yakin orang ini pasti memiliki banyak teman yang akan melihat ponselnya, pasti banyak yang akan tertarik." Ucap Nyonya Jenkins sembari tersenyum dan mengembalikan ponsel Angelina.
"Lalu kapan kau akan memberikan ponselnya?" Tanya Nyonya Jenkins.
Angelina berpikir sesaat "Hm,, aku berencana mengirimkannya saja ke alamatnya, tapi aku rasa itu tidak sopan dan malah terkesan merendahkannya. Jadi aku berpikir untuk menemuinya secara langsung.
"Tapi aku masih harus menanyakan jadwalnya, dan mencari tempat yang bagus untuk meminta maaf." Ucap Angelina yang merasa bahwa dia harus melakukan permintaan maaf dengan benar, sebab dia merasa familiar dengan pria itu.
Bagaimanapun, dia juga bertugas meninggalkan kesan yang baik untuk seluruh rekan kerja sama grup Jenkins.
"Baiklah, kalau begitu beritahukan pada ibu kalau kau sudah membicarakannya dengan pria itu, supaya Ibu mengatur waktu untuk menemanimu." Ucap Nyonya Jenkins langsung diangguki oleh Angelina.
Lalu perempuan itu mengambil ponsel untuk menghubungi Ariston, karena pikirnya bahwa saat itu pria itu juga telah ada di rumahnya dan pasti sudah bisa mengangkat telepon darinya.
Namun, dia belum menghubungi pria itu ketika You yang ada di kamar mandi berteriak memanggilnya.
"Sayangku?!" Ucap You langsung membuat Angelina meletakkan ponselnya lalu perempuan itu berlari ke kamar mandi.
"Ada apa?" Tanya Angelina sembari memperhatikan pria yang duduk di dalam bak berendam.
__ADS_1
"Temani aku," ucap You sembari memberi kode pada Angelina agar perempuan itu mendekat ke arahnya.
Angelina langsung tersenyum mendekati suaminya, dan masuk ke dalam bak berendam tanpa melepas pakaiannya.
"Kenapa suamiku jadi semakin manja?" Tanya Angelina sembari memeluk leher pria itu dan mendaratkan sebuah ciuman di bibir suaminya.
"Hm,, kau terlihat seksi kalau begini," ucap You sembari meraba kulit Angelina dari balik pakaian perempuan itu.
Sementara Angelina yang mendengar ucapan suaminya perempuan itu langsung mundur dan jaga jarak lalu memperhatikan pakaiannya sendiri.
Pakaian tidur yang putih dan tipis kini tak lagi bisa menyembunyikan seluruh bagian tubuhnya, sebab pakaian yang terkena air itu telah menempel ke kulitnya dan membuatnya tembus pandang.
Hal itu membuat Angelina tersenyum dan menatap suaminya dengan, "Apa kau mau di pijat?"
You langsung menggelengkan kepalanya, "bukan aku yang mau dipijat tapi kaulah yang akan ku pijat. Berbalik lah," ucap You langsung membuat Angelina terbalik lalu dia merasakan tangan pria itu mulai gaun miliknya dan memijat bahunya.
"Kenapa kau suka sekali memijatku di dalam bak berendam?" Tanya Angelina yang merasa aneh dengan suaminya.
Tetapi You tersenyum dan berkata, "karena kau terlihat seksi seperti ini."
__ADS_1
"Dasar mesum!!!" Gerutu Angelina.