Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
178


__ADS_3

Cukup lama menenangkan Angelina yang bermimpi buruk, akhirnya You berhasil membujuk perempuan itu tetap tenang, lalu mereka bersiap untuk pergi ke kediaman utama keluarga Jenkins.


Begitu duduk di dalam mobil, Angelina masih teringat akan mimpinya, jadi perempuan itu memegang erat tangan You sembari memikirkan kembali mimpi yang baru saja ia alami.


"Masih memikirkan mimpi tadi?" Tanya you saat pria itu menyadari kegugupan Angelina.


Angelina mengangguk dengan pelan, "ya," jawabnya dengan helaan nafas yang panjang.


"Jangan di pikirkan lagi, semuanya akan baik-baik saja," kata You menepuk nepuk tangan Angelina.


"Hm,, bagaimana penyelidikan orang-orang mu tentang asal-usul racun yang di bawah ibu ke rumah kita?" Tiba-tiba tanya Angelina yang merasa bahwa mimpinya berhubungan dengan racun tersebut.


"Belum ada kabar yang pasti, karena sepertinya orang di balik masalah tersebut bukan orang biasa. Tapi aku akan segera memberitahu mu jika orang-orang ku sudah menemukan informasi yang pasti." Jawab You membuat Angelina semakin gelisah, sebab dia terlalu takut bila saja Hendra terlibat dalam masalah itu.


Selain Hendra yang ingin memisahkan nya dengan You, maka Angelina tidak bisa menebak orang lain yang memiliki tujuan yang sama.

__ADS_1


Oleh sebab itu, ketika dia mengetahui racun tersebut berhubungan dengan negara C, Angelina merasa sangat takut sampai-sampai terbawa ke alam mimpi.


"Menurutmu, apakah orang yang memberi racun itu adalah Hendra?" Tiba-tiba tanya Angelina membuat You langsung menatap perempuan itu.


"Kau memikirkan pria itu?" Tanya You yang merasa tak puas, bahwa ia mendengar Angelina menanyakan Hendra, tepat di depan matanya.


Angelina langsung menggelengkan kepalanya, "tidak,, jangan salah paham dulu, aku tidak memikirkannya, aku hanya memikirkan keselamatan mu dan keselamatan bayi kita. Kalau memang Hendra yang melakukannya, maka bukankah kita harus waspada padanya dan mengawasi gerak-gerik nya?


"Bagaimana kalau dia kembali lagi berulah dan akhirnya melukau kamu ataupun bayi ini?" Ucap Angelina meraba perut datarnya karena merasa sangat takut dengan hal buruk yang mungkin dilakukan oleh Hendra demi mendapatkannya.


Mendengar ucapan Angelina yang sebenarnya waspada terhadap Hendra, hal itu membuat You merasa sangat senang, jadi pria itu dengan percaya diri memeluk Angelina dengan erat.


"Aku harap begitu," ucap Angelina sambil menghela nafas.


Setelah menyelesaikan pembicaraan tentang Hendra, maka kedua orang itu terdiam sampai mobil mereka tiba di kediaman utama keluarga Jenkins.

__ADS_1


Angelina dan You langsung memasuki rumah diikuti Tiara dan Marlin yang membawa masakan dari kediaman mereka.


"Ibu," Angelina langsung tersenyum kearah Nyonya Jenkins empat yang menyambut mereka di depan pintu.


"Kalian sudah datang, masuklah," ucap Nyonya Jenkins membiarkan semua orang itu masuk, lalu mereka duduk di ruang tamu.


Baru beberapa detik duduk di ruang tamu, Nyonya Jenkins 3 langsung keluar dari kamarnya dengan senyum terukir indah menyambut Angelina.


"Cucu menantuku datang lagi!!!" Seru Nyonya Jenkins langsung mendekati Angelina hingga kedua perempuan itu berpelukan dengan hangat.


"Nenek dengar kau sedang mengandung cicit nenek, apakah di sini?" Tanya Nyonya Jenkins sembari mengulurkan tangannya meraba perut datar Angelina dengan raut wajah perempuan itu tampak begitu bahagia.


Nyonya Jenkins 4 memperhatikan interaksi ibu mertuanya dengan Angelina, dan perempuan itu merasa tak berdaya untuk memisahkan mereka, jadi dia menatap You.


"Ikutlah dengan ibu sebentar." Kata perempuan itu langsung berdiri diikuti You.

__ADS_1


Angelina menatap kepergian dua orang itu dan dalam hatinya dia merasakan sesuatu yang mengganjal, bahwasanya ada pembicaraan yang mungkin tidak baik untuk hubungannya dengan You.


'Jangan-jangan, mimpi itu bukan menerangkan tentang ancaman dari luar tetapi dari dalam kediaman You?' Pikir Angelina kini merasa takut bilang keluarga Jenkins sebenarnya tidak menerima hubungan mereka.


__ADS_2