Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
278. Nyonya Jenkins baik-baik saja


__ADS_3

Pada siang hari ketika jam makan siang, seorang pelayan menghampiri kamar Angelina dan You.


Tok tok tok...


"Masuk!" Perintah Angelina yang sedang duduk bersama suaminya di sofa.


Maka pelayan dengan segera masuk ke kamar sembari bersikap sopan dan berkata pada Angelina dan You, "Nyonya baru saja sadar, dan dia mencari kalian berdua."


Ucapan pelayan itu langsung membuat Angelina tersentak bangun dan menarik suaminya agar mereka segera pergi ke kamar Nyonya Jenkins.


Begitu tiba di kamar, didapatinya Nyonya Jenkins sedang duduk ditemani suaminya dengan perempuan itu sedang di suapi suaminya semangkuk bubur.


"Ibu," ucap Angelina tersenyum, ia langsung berjalan ke samping ranjang Nyonya Jenkins dan memegang tangan perempuan itu dengan lembut.


Nyonya Jenkins merasa sangat lega melihat keadaan Angelina yang baik-baik saja, yang artinya perempuan itu tidak memasukkan perkara Sherin dalam hati.

__ADS_1


"Ibu senang kau baik-baik saja," kata Nyonya Jenkins tak bisa menahan rasa senangnya melihat menantunya.


"Ibu,, Jangan pikirkan aku dan pikirkan kesehatan ibu saja." Kata Angelina langsung membuat You menganggukkan kepalanya menatap ibunya.


"Istriku begitu cemas memikirkan Ibu yang sakit, jadi ibu harus segera sembuh, karena kalau ibu sakit istriku juga jadi cemas dan cucu-cucu ibu akan ikut merasakan kesedihan ibu." Ucap You menatap ibunya.


Nyonya Jenkins langsung menganggukkan kepalanya, "iya, ibu tahu,, sekarang ibu sudah baik-baik saja. Jadi kalian tidak perlu khawatir. Setelah makan bubur, ibu akan beristirahat lagi supaya kondisi Ibu jadi semakin membaik.


"Lagi pula, ini sudah jam makan siang jadi kalian berdua juga harus makan siang." Kata Nyonya Jenkins menatap cemas ke arah menantunya.


"Jangan cemas, Ibu tidak akan pernah percaya pada perempuan itu lagi. Mana mungkin perempuan itu mengandung cucu keluarga Jenkins? Perempuan itu pasti hanya berbohong saja." Kata Nyonya Jenkins langsung diangguki oleh Angelina.


Sementara Tuan Jenkins dan You, kedua pria itu saling berpandangan, lalu mereka kembali melihat dua perempuan yang saling berpegangan tangan.


You mengepal erat tangannya setelah mengetahui bahwa ternyata Apa yang terjadi hari ini kembali disebabkan oleh keluarga Firdani.

__ADS_1


Tetapi pria itu tidak mengatakan apapun dan hanya membantu Angelina yang kini hendak turun dari ranjang.


"Kalau begitu Bu, Kami akan pergi makan, Ibu juga harus makan buburnya supaya keadaan ibu bisa cepat pulih." Ucap You menatap cemas ke arah ibunya.


"Baiklah, ibu mengerti," katanya Nyonya Jenkins langsung diangguki oleh dua orang yang sudah berdiri, lalu dia melihat kedua orang itu akhirnya pergi meninggalkan kamarnya.


Setelah Angelina dan You menghilang di balik pintu, maka Nyonya Jenkins langsung menatap suaminya, "Kau harus melakukan sesuatu, perempuan itu belum berhenti untuk mengacaukan keluarga kita.


"Aku sangat cemas memikirkan Angelina sampai aku tidak bisa menahan diriku sendiri dan jatuh pingsan. Meskipun sekarang Angelina terlihat baik-baik saja dan tidak memikirkannya, tapi bukan berarti nanti atau besok perempuan itu akan memikirkan masalah itu.


"Aku tidak mau kandungannya sampai terpengaruh karena memikirkan keluarga Firdani!" Kata Nyonya Jenkins yang sangat cemas memikirkan Angelina.


Tuan Jenkins mengerti maksud istrinya, jadi pria itu menganggukkan kepalanya dan berkata, "aku akan mengatur semuanya, jadi sekarang tenangkan pikiranmu dan makan bubur ini."


Nyonya Jenkins langsung menghela nafas, lalu dia menerima suapan dari suaminya sambil pikirannya jalan memikirkan kata-kata Nyonya Firdani.

__ADS_1


Tentu saja dia tidak bisa berhenti memikirkan masalah itu tetapi dia harus mengontrol dirinya agar tidak terlalu emosi mengingat kejadian tadi siang.


__ADS_2