Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
128. Harus tetap tenang


__ADS_3

"Kau harus tahan,, kita sedang dalam perjalanan ke rumah sakit." Ucap You dengan wajah paniknya menempelkan dahinya ke dahi Angelina sembari memejamkan matanya.


Kelakuan You membuat Angelina yang meringis kesakitan akhirnya membuka matanya dan terkejut saat menyadari melihat posisi mereka.


'Ini,, ini bukan mimpi?' ucapnya dalam hati berusaha berpikir.


Perempuan itu berusaha kembali ke dunia nyata dan menyadari bahwa perutnya masih terasa sangat sakit, 'Sakit di perutku???'


"Ini,, bukan mimpi?" Ucap Angelina menatap lekat pria yang sedang memeluknya.


You membuka matanya menatap perempuan yang tampak keringatan dengan wajah yang pucat, namun di mata perempuan itu terdapat kemarahan yang tak terhingga.


"Kau pikir ini mimpi?" Tanya You merasa heran.


"Jadi.." Angelina menggertakan giginya lalu dia mengulurkan tangannya untuk memukul pria itu, tetapi karena dia sedang sakit dan tubuhnya terlalu lemah maka pukulannya dengan cepat dihalau oleh You.


"Diamlah,, kalau kau banyak bergerak maka anak kita di dalam perutmu akan--"


"Omong kosong!! Kapan aku mengandung anakmu?!!" Teriak Angelina penuh amarah

__ADS_1


"Oh, jadi bukan. Tidak masalah, tapi aku akan tetap melindunginya." Ucap You mengunci tangan Angelina dan mengunci tubuh perempuan itu dalam pelukannya.


Angelina menggertakan giginya, 'Sialan!! Tunggu saja saat tubuhku mulai pulihkan aku akan membuatmu menjadi keripik manusia pertama di dunia ini!!!' geram Angelina dalam hati sembari menahan rasa sakit pada perut bagian bawahnya.


Perempuan itu terdiam dipelukan You hingga mereka tiba di rumah sakit lalu Angelina segera ditangani oleh dokter.


"Bagaimana bayi saya?" Tanya Angelina sembari melihat ke arah dokter yang baru selesai memeriksanya.


"Kondisinya baik-baik saja, tetapi mulai sekarang Nyonya tidak boleh bergerak terlalu banyak dan harus menjaga emosi dan hati tetap tenang. Saya akan meresepkan obat dan vitamin untuk Nyonya." Ucap sang dokter lalu perempuan itu meninggalkan Angelina bersama You.


Begitu dokter keluar, Angelina menatap sinis pada pria yang berdiri di ujung rancangannya.


Melihat perempuan yang tampak marah padanya, You kemudian mendekat lalu dia duduk di samping ranjang sembari memegang tangan Angelina.


"Aku min--"


"Keluar!!" Bentak Angelina menghempaskan tangan You lalu perempuan itu memejamkan matanya sebagai tanda bahwa dia tidak mau diganggu oleh You.


"Hah,, aku perlu tidur karena begitu lelah membawamu dari negara H," ucap You menyibak selimut Angelina lalu pria itu menyelinap masuk ke balik selimut.

__ADS_1


"Apa yang kau laku--"


"Ssst... Dokter baru saja bilang kalau kau tidak boleh emosi, tidak boleh terlalu banyak menggunakan tenaga." Ucap You sembari tersenyum memperbaiki selimut mereka membuat Angelina merasa sangat marah.


Tentu saja dia akan mempertahankan bayi dalam kandungannya, tetapi membiarkan pria itu berada di ranjang yang sama dengannya?


No!!!


Angelina berusaha untuk duduk, tetapi ketika ia bergerak rasa sakit di perutnya semakin kuat.


'Sial!! Bergerak sedikit saja membuat rasa sakit di perutku semakin menjadi-jadi.' Angelina menggertakan giginya, tetapi ia kembali berbaring dan berusaha mengatur nafas dan ketenangannya agar bisa melindungi bayi dalam kandungannya.


'Heh,, dia terjebak,' You tersenyum menyadari pergerakan Angelina.


Cukup lama mereka berbaring dengan Angelina yang tidak bisa tidur, perempuan itu kembali mengingat ucapan You.


'Katanya tadi dia membawaku dari kota H?' Angelina memperhatikan jam di depannya.


'Sial!! Jadi sudah 8 jam berlalu sejak aku tertidur di sofa villa.' Angelina kembali mengingat-ingat apa yang terjadi, tetapi dia sama sekali tidak mengingat Bagaimana dirinya bisa berpindah ke kamar You.

__ADS_1


__ADS_2