
Nyonya jenkins melihat pada menantunya, "Angelina, Sekali Ini saja Tolong dengarkan Ibu dan segeralah minta maaf pada Mila dan putrinya." Ucap Nyonya Jenkins menatap Angelina.
"Baiklah Bu," kata Angelina sembari menghela nafas membuat semua orang sangat terkejut.
Seorang Nyonya jenkins 5 akan meminta maaf pada seorang perempuan biasa. Ini adalah hal yang belum pernah terjadi selama mereka mengenal keluarga Jenkins.
Mila yang melihat Angelina sudah mengakui salahnya dan akan meminta maaf langsung memanfaatkan kesempatan tersebut dan berkata, "Aku akan menerima permintaan maafmu jika kau berlutut di depanku dan di depan putriku lalu mengakui bahwa kau telah mencoreng nama baik putriku."
Kembali, semua orang terkejut dengan ucapan Mila yang sangat berani.
Nyonya jenkins 5 meminta maaf padanya saja sudah cukup hebat untuk seorang perempuan yang keluarganya tidak bisa dibandingkan dengan keluarga jenkins, apalagi sekarang berlutut?
Orang-orang tampak berbisik membicarakan masalah tersebut, sementara Nyonya jenkins 4 yang duduk di tempatnya kini mengatur erat gigi giginya.
Meskipun dia tidak terlalu menyukai Angelina, tetapi tidak mungkin dia membiarkan menantunya berlutut di depan orang yang tidak memiliki kekuasaan yang sejajar dengan keluarga jenkins.
Bahkan jika Mila memiliki sedikit kekuasaan yang lebih besar dari keluarga jenkins maka dia tidak akan pernah membiarkan menantunya berlutut pada perempuan itu.
__ADS_1
"Kau menginginkanku berlutut?" Tanya Angelina melihat Mila.
"Tentus aja!! Kau sudah menghina hadiah yang diberikan oleh putriku untuk Ibu mertuamu, jadi setidaknya kau harus memperlihatkan kerendahan hatimu atas penghinaan yang sudah kau katakan. Bukan begitu Nyonya Jenkins?" Mila bertanya sembari melihat ke arah Nyonya jenkins 4.
Terlihat perempuan itu agak enggan menjawab tetapi kemudian dia berkata, "Iya, karena menantuku telah bersalah maka dia harus meminta maaf, keluarga Jenkins sangat menjunjung etika!!" Ucap Nyonya Jenkins sembari menahan amarahnya.
Bagaimana mungkin dia membiarkan menantunya berlutut pada seorang perempuan lain yang memiliki derajat lebih rendah?
Tetapi dia tidak bisa melakukan apapun karena dia sendirilah yang membawa dirinya terjebak dalam situasi itu.
Nyonya jenkins sangat terkejut ketika Angelina kemudian berdiri lalu menghampirinya.
"Apa maksudmu?" Nyonya jangan Kings 4 mengerutkan keningnya.
"Ya,, Nona Kailin mengatakan bahwa selendang ini ia rajut secara pribadi hingga menghabiskan waktu berhari-hari untuk begadang. Tetapi dari penglihatanku selendang itu sama sekali tidak dirajut oleh Nona Kailin," ucap Angelina memperhatikan selendang yang dipegang oleh ibu mertuanya.
"Apa maksudmu?!! Kau sedang menuduh putriku berbohong?!" Mila sangat marah.
__ADS_1
"Ya, aku tidak sedang menuduh. Aku sedang mengatakan fakta yang sesungguhnya." Ucap Angelina sembari tersenyum ke arah Mila dan Kailin.
Tetapi Nyonya jenkins 4 yang mendengar hal itu menjadi lebih geram lagi dalam hatinya karena Angelina kembali mengatakan suatu omong kosong!
Kalau nanti terbukti omongan menantunya adalah sebuah kebohongan maka mau ditaruh di mana wajahnya di depan semua orang??
Memiliki seorang menantu pembohong?!!
Jadi Nyonya jenkins 4 segera melihat Angelina dengan tatapan tidak sukanya, "Angelina, hentikan omong kosongmu dan cepat meminta maaf pada Nona Kailin dan--'"
"Ibu,, Aku sedang membantumu untuk menangkap seorang pembohong yang coba menipumu di sini." Ucap Angelina.
Nyonya jenkins 4 tidak mau memperlihatkan hubungan buruknya dengan menantunya jadi perempuan itu hanya bisa menghela nafas dan berkata, "Baiklah, tapi kalau kau tidak bisa membuktikannya kau benar-benar harus berlutut di depan mereka!!"
"Baik Bu," jawab Angelina lalu berbalik tersenyum pada Kailin.
"Kalian bilang selendang ini dirajut langsung oleh Kailin dan benangnya di bawa langsung dari negara I?" Tanya Angelina menatap Kailin.
__ADS_1
"Tentu saja!! Itu benang emas yang mahal dan sulit untuk didapatkan!! Sebaiknya kau memegang selendang itu dengan hati-hati karena jika rusak maka kau tidak akan bisa menggantinya!!" Ucap Mila mewakili putrinya berbicara.