
Angelina dan You masih sementara cemas karena Brano yang diperintahkan belum juga tiba di tempat itu.
Jadi keduanya berada dalam situasi yang gelisah ketika tiba-tiba saja pintu kamar mereka diketuk oleh seseorang.
Tok tok tok....
Angelina dan You langsung bertatapan satu sama lain, karena pikir mereka itu adalah Nyonya Jenkins yang sudah datang untuk memanggilnya.
Jadi You menatap istrinya sembari berkata, "sembunyilah sebentar, aku akan menemui ibu dan mengatakan bahwa kau sementara berganti baju."
Angelina yang mendengar ucapan suaminya langsung mengganggukan kepalanya, lalu perempuan itu dengan cepat melesat ke dalam ruang ganti untuk bersembunyi di sana.
Sementara You, pria itu langsung berjalan ke arah pintu dan membuka pintu kamar mereka.
Sesuai dengan dugaannya, Nyonya Jenkins berdiri di sana sembari menatap You dengan sebuah senyum di bibir perempuan itu.
"Ada apa Bu?" Tanya You berpura-pura tidak tahu tentang maksud kedatangan ibunya.
__ADS_1
"Di mana istrimu?" Tanya Nyonya Jenkins.
You langsung berkata, "Dia sedang mengganti pakaiannya, Ibu tunggulah sebentar lagi. Aku akan membantunya supaya dia lebih cepat bersiap."
Tetapi Nyonya Jenkins menggelengkan kepalanya lalu perempuan itu melihat ke arah seorang pelayan yang berjalan ke arah mereka.
Di tangan pelayan itu terdapat sebuah pakaian yang telah dibeli oleh Nyonya Jenkins ketika dia kembali dari kantor suaminya.
Segera saja Nyonya Jenkins mengambil pakaian itu dari tangan pelayan lalu menyerahkannya pada You.
"Baik Bu, kalau begitu aku akan memberikan ini pada istriku." Kata You langsung dijawab anggukan oleh Nyonya Jenkins.
Melihat pintu kamar anaknya yang telah ditutup, Nyonya Jenkins lalu melihat ke arah pelayan yang bersamanya, "di mana sepatu yang terakhir kali ku beli itu? Berikan itu pada Angelina agar dia memakainya!" Perintah perempuan itu langsung di iyakan oleh sang pelayan.
Setelah selesai mengurusi Angelina, Nyonya Jenkins kemudian pergi ke lantai 1 dan duduk di sana untuk menunggu Angelina bersiap.
Perempuan itu masih berusaha menghubungi temannya untuk memberitahu temannya bahwa bukan Sherin yang akan datang sebagai menantunya, tetapi menantunya yang sesungguhnya yang bernama Angelina.
__ADS_1
Tetapi perempuan itu menghembuskan nafas dengan panjang saat ponsel temannya sudah tidak aktif lagi.
Jadi Nyonya Jenkins tidak berusaha lagi untuk menghubunginya dan hanya duduk diam menunggu Angelina.
"Ibu," suara Angelina setelah beberapa menit Nyonya Jenkins duduk.
Suara itu langsung membuat Nyonya Jenkins mengangkat wajahnya dan melihat menantunya.
Angelina datang ditemani oleh suaminya, dan yang menjadi fokus Nyonya Jenkins ialah perempuan itu yang sangat cocok dengan pakaian yang ia belikan.
"Aku akan mengantar kalian, "kata You sembari melihat ibunya dengan tangan pria itu mempererat rangkulannya pada pinggang istrinya.
Nyonya Jenkins yang masih memandangi pakaian yang sempurna di tubuh Angelina langsung menganggukkan kepalanya, lalu mereka kemudian keluar dan menaiki mobil yang disetir secara pribadi oleh You.
Di dalam mobil, Angelina duduk sembari meramas-ramas jari tangannya, 'Aku harap pertemuan hari ini berjalan dengan lancar. Aku tidak mau ibu mertuaku kembali membenciku lagi saat aku melakukan kesalahan di depan seluruh teman-teman sosialitanya,' pikir Angelina dalam hati yang merasa bahwa dirinya harus berhati-hati dalam sikap dan tindakannya.
Bagaimanapun, dia sudah bersusah payah mendapatkan hati Nyonya Jenkins, Jadi tidak mungkin dia membuat perempuan itu berubah pikiran hanya karena sebuah kesalahan yang ia lakukan.
__ADS_1