Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
123. Rencana Brano


__ADS_3

Akhirnya, hari keberangkatan pun tiba. Kenan menerima bunga krisan dari Marlin lalu memberikannya pada You yang kini keluar dari kamarnya.


Mereka kemudian turun ke lantai 1 menuju mobil yang telah disiapkan oleh Kenan.


Setelah membukakan pintu untuk You, Kenan kemudian masuk ke kursi penumpang depan lalu mobil itu berjalan ke bandara diikuti sederetan mobil-mobil lain yang mengawal mereka.


Begitu tiba di bandara, You langsung keluar dari mobil lalu menatap Kenan, "Kau sudah cukup menjadi asistenku, mulai sekarang kau dipindahkan ke tempat pemeliharaan hewan pemburu." Ucap You lalu berjalan meninggalkan Kenan.


Kenan berdiri di tempatnya dengan tubuh yang lemas.


'Aku di pecat?' Kenan hampir saja terjatuh, Untung saja ia berpegangan pada pintu mobil yang belum ia tutup.


'Ini pasti karena aku telah gagal menjalankan tugasku selama berkali-kali,, bahkan menghalangi Tuan menjemput Nona Angelina.' Kenan menelan air liurnya menyesali seluruh perbuatannya.


Jika dia mengingat kembali,, semua memang salahnya hingga Angelina harus tersiksa oleh You. Jika saja saat itu dia menyelidikinya dengan benar, maka....!


Tidak ada tempat untuk penyesalannya.

__ADS_1


...


Sementara You yang dikawal memiliki bandara, pria itu langsung disambut oleh seorang pria berpakaian mencolok dengan jas berwarna putih dan kacamata berbingkai emas menutupi matanya.


Siapapun yang melihatnya akan berpikir bahwa bosnya adalah pria berpakaian putih, tetapi orang-orang yang lalu lalang mengerutkan kening mereka saat pria berpakaian putih itu membungkuk pada You.


You yang menggunakan pakaian serba gelap dan membosankan.


"Tuan," ucap pria berbaju putih yang bernama Brano.


"Bagaimana?" Tanya You.


You tidak mengatakan apapun lagi, dia hanya mengikuti semua persiapan pria itu hingga mereka akhirnya telah berada di pesawat.


You disiapkan ruang VIP, dan saat ini Brano ada di ruangan tersebut.


"Saya sudah mengatur dua keberangkatan. Ada dua pesawat dengan jenis yang sama yang terbang menuju negara C. Pesawat yang ditempati orang yang menyamar sebagai Tuan akan mendarat di bandara kota H, sementara kita akan mendarat di kota tetangga kota H. Lalu kita akan menyebrang menggunakan mobil, menyusup ke dalam kota H, sementara mereka sedang dengan lengah karena fokus pada bandara." Ucap Brano

__ADS_1


"Hm, lalu?" You kembali bertanya.


"Saya sudah menyelidiki dari orang-orang sipil dan mereka tidak mengetahui di mana keberadaan Nona Angelina, tetapi ada sebuah petunjuk yang bisa meyakinkan kita tentang keberadaan Nona Angelina." Ucap Brano.


"Apa itu?" Tanya You.


"Ini," berani langsung menyerahkan sebuah foto yang memperlihatkan Arthur yang duduk di mobil.


"Ini adalah foto yang tak sengaja diambil oleh seorang penduduk sipil, Mereka melihat mobil yang membawa Arthur memasuki sebuah bangunan tua yang terletak di pinggir kota.


"Saya sudah menyiapkan semuanya, kita akan menyamar menjadi turis asing yang berkunjung ke kota untuk membeli senjata. Mereka bahkan setuju untuk melakukan transaksi di dekat bangunan tua itu.


"Lalu, kita akan menaklukkan orang-orang yang melakukan transaksi dengan kita dan bergerak ke bangunan tua milik Hendra." Ucap Brano menjelaskan rencana mereka.


You mengangguk, "Atur semuanya."


"Baik Tuan," jawab Brano lalu meninggalkan You agar pria itu bisa beristirahat.

__ADS_1


You memandangi kepergian Brano, 'Seharusnya, dari dulu aku membuatnya berada di sisiku, dia memang lebih pandai merencanakan sesuatu dibandingkan dengan Kenan.' pikir You.


Awalnya dia memilih Kenan berada di sisinya karena pria itu selain bisa menyiapkan segala sesuatu yang ia butuhkan, Kenan juga bisa melakukan bela diri, sementara Brano tidak terlalu terampil dalam bela diri, oleh sebabnya ia membiarkan pria itu tinggal di pegunungan untuk mengasah kemampuan bela dirinya.


__ADS_2