Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
64.


__ADS_3

"Kalian bilang selendang ini dirajut langsung oleh Kailin dan benangnya di bawa langsung dari negara I?" Tanya Angelina menatap Kailin.


"Tentu saja!! Itu benang emas yang mahal dan sulit untuk didapatkan!! Sebaiknya kau memegang selendang itu dengan hati-hati karena jika rusak maka kau tidak akan bisa menggantinya!!" Ucap Mila mewakili putrinya berbicara.


"Benarkah? Tapi sepertinya aku pernah melihat sulaman ini di suatu tempat,, tepatnya di kota H negara C," ucap Angelina memperhatikan sulaman di hadapannya.


Dia benar-benar yakin bahwa sulaman itu sama dengan sulaman yang pernah ia lihat ketika dia dan Arthur jalan-jalan ke kota H.


"Apa maksudmu?!! Jelas itu disulam sendiri oleh putriku Jadi tidak mungkin sama dengan sulaman yang pernah kau lihat di luar negeri!!! Lagi pula kau bilang kota H? Bukankah itu kota kecil di negara c yang terkenal kumuh dan penuh dengan orang-orang yang suka berkelahi?" Ucap Mila sambil mengerutkan keningnya.


Dia tidak mungkin salah, itu adalah kota di mana banyak orang kaya membuang keluarga mereka yang tidak berguna ke sana.


Salah seorang yang berada di antara mereka kemudian berkata, "Iya betul, kota h adalah kota yang tidak patut dikunjungi, karena kota itu adalah kota yang memiliki sejarah kejahatan paling banyak di dunia. Hanya orang-orang yang sudah bosan hidup yang mau pergi ke sana."


"Benarkah? Lalu tadi Nyonya Jenkins bilang dia pernah melihatnya di kota itu? Apakah keluarga Burton suka berkelana ke negara c terutama ke kota H?" Mila kini tersenyum mencibir Angelina yang berdiri memegang selendang.

__ADS_1


Angelina yang mendengar ucapan Mila hanya bisa menghela nafas, 'Hah,, aku lupa lagi kalau aku saat ini menyamar menjadi Bella dan Bella tidak pernah pergi ke kota H, apa lagi negara C!' gertunya dalam hati.


Angelina hendak menjawab Mila ketika ibu mertuanya tiba-tiba mendahuluinya berbicara.


"Bella, berhentilah mempermalukanku dan letakkan selendang itu lalu meminta maaflah pada Mila dan putrinya." Ucap Nyonya jenkins yang merasa sangat kesal dengan menantunya yang sudah membuatnya hilang muka di depan semua orang.


"Tidak Ibu,, aku jelas-jelas yakin kalau selendang ini bukan sulaman Nona Kailin," ucap Angelina mengeluarkan ponselnya lalu memotret selendang di tangannya dan mengirimkan gambar itu pada Hendra.


*Bantu aku cari tahu sulaman ini!* Ketiknya.


Centang biru.


Mengetik.


Angelina mengerutkan keningnya saat melihat pesannya langsung berubah menjadi centang biru bahkan orang di seberang telepon langsung memasuki status mengetik.

__ADS_1


'Ada apa dengan pria ini? Apakah dia hendak mengirim pesan padaku hingga bisa secepat ini mengetik?' Angelina bertanya-tanya dalam hati.


*Ok,* balasan pesan dari Hendra.


Melihat Angelina kini fokus dengan ponselnya, Mila yang sudah semakin kesal dengan Angelina akhirnya berkata, "Jangan mengulur-ngulur waktu di sini, kalau kau sudah tidak bisa membuktikan omong kosongmu maka cepatlah minta maaf pada putriku!"


"Bella, jangan bersandiwara lagi, cepat kembalikan selendang itu pada ibu dan minta maaf lah pada kalian," kata Nyonya Jenkins saat melihat Angelina masih terus bersikukuh.


Saat itulah ponsel Angelina bergetir memperlihatkan sebuah foto Seorang Pria tua yang memegang selendang bersulam benang emas.


Angelina langsung tersenyum lalu melihat pada Kailin,, "Astaga,, Apakah kau menipu seorang pria tua demi menyenangkan hati Nyonya Jenkins?" Katanya melipat selendang di depannya lalu mengembalikannya ke dalam kotaknya.


"Apa maksud mu?!!!" Tanya Kailin merasa kesal.


Selesai menutup kotak di tangannya, Angelina kemudian berdiri Dan tersenyum ke arah Kalin, "Maksudku adalah foto ini,," katanya memperlihatkan foto di ponselnya.

__ADS_1


Semua orang memperhatikan foto tersebut di mana pria tua memegang sebuah selendang yang disulam dengan benang emas, selendang itu sangat mirip dengan selendang yang baru saja diberikan Kailin pada Nyonya jenkins 4.


__ADS_2