
Setelah menaiki pesawat selama 4 jam, akhirnya para pengawal yang ditugaskan Kenan kini tiba di kota H.
Seluruh pengawal itu dipimpin oleh seorang pria bernama James yang merupakan pria berbadan tinggi besar dengan seni bela diri yang tidak diragukan lagi.
Begitu tiba di bandara, seluruh tim langsung terpecah menjadi 5 kelompok lalu mulai memeriksa satu persatu bagian kota.
Sementara James, pria itu pergi ke pusat informasi kota membawa setumpuk uang dalam koper lalu bertemu dengan pria paruh baya yang sudah lama bekerja di kota H.
"Apa yang tuan inginkan?" Tanya pria tua itu sembari melirik koper yang sudah dibuka di atas meja dengan tumpukan uang dolar memenuhi koper tersebut. Mata pria itu berbinar-binar melihat uang.
"Aku ingin informasi mengenai perempuan bernama Angelina Burton yang tinggal di kota ini." Ucap James menatap pria tua di depannya. .
Pria tua yang ada di depan James langsung mengerutkan keningnya.
Ekspresi pria tua itu langsung terbaca oleh James hingga pria itu kemudian bertanya lagi, "Ada apa? Apakah uang yang ku bawa ini kurang?"
James merasa bingung karena tadinya orang tua itu terlihat sangat puas dengan uang yang ada di koper, tetapi setelah dia mengatakan permintaannya, wajah pria itu tampaknya tidak senang.
Menghela nafas, pria tua itu menatap pria di depannya, "Informasi mengenai Angelina Burton tidak akan pernah kau dapatkan di kota ini. Sebaiknya kau pulang saja ke negaramu atau kau akan menemui malaikat maut jika terus berkeliaran di tempat ini. Aku memberimu waktu 15 menit untuk pergi ke bandara." Kata pria tua itu lalu segera berdiri untuk meninggalkan James.
__ADS_1
Melihat pria tua itu hendak pergi, James langsung berdiri menatap pria tua itu, "Kenapa? Mengapa kau tidak bisa memberikan informasi mengenai Angelina Burton?" Tanyanya.
Menghentikan langkahnya, pria itu kembali melihat James dan berkata, "Sebaiknya kau hati-hati jika orang yang kau cari benar-benar bernama Angelina Burton. Waktumu tinggal 14 menit. "
Setelah berbicara, pria tua itu langsung meninggalkan James tanpa ada keraguan menutup pintu membuat James merasa sangat aneh.
James segera menutup kembali koper berisi uangnya lalu pria itu bersama 4 orang yang bersamanya meninggalkan pusat informasi.
Pria itu keluar dari gedung lalu menaiki mobilnya dan mengeluarkan ponselnya menghubungi Kenan.
Drrrt... Drrrtt.... Drrrt.....
"Ang,,kat,," Kenan berbicara dengan susah payah sebab wajahnya pun tak kalah bengkak, bahkan matanya sudah sangat sipit untuk melihat karena terlalu banyak mendapat tamparan dari tangannya sendiri.
Sang pengawal yang berada di sisi Kenan begitu prihatin dengan pria yang duduk di sofa.
Tapi pria itu tidak mengatakan apapun dan hanya membantu Kenan mengangkat panggilan itu.
"Bicaralah, Tuan ada di sini," ucap pengawal Kenan pada James.
__ADS_1
"Ada masalah besar terjadi di kota H. Aku sudah menemui kepala pemilik pusat informasi di kota, tapi pria itu tidak mau memberitahukan informasi keberadaan Nona Angelina. Dia bahkan mengancamku dan memberi waktu 15 menit untuk meninggalkan kota H." Ucap James.
Kenan yang mendengar itu semakin tak bisa mengendalikan dirinya sendiri.
Siapa pun tahu bahwa kota H dikuasai oleh seorang pria yang belum diketahui namanya .
Jadi jika kepala informasi sudah memberikan perintah maka seharusnya perintah itu bukanlah sebuah hal yang bisa dianggap sebagai hal sepele.
"Tarik semua orang-orang dan pergilah ke kota tetangga. Tunggu perintah dariku." Ucap Kenan sembari menahan rasa sakit di sekujur wajahnya setiap kali pria itu berbicara.
"Baik Tuan," jawab James lalu dia segera menghubungi orang-orangnya agar kembali ke bandara.
Namun, waktu 10 menit yang tersisa tak memungkinkan bagi orang-orangnya karena seluruh orang-orangnya sudah tersebar hampir di seluruh kota.
Jadi pada akhirnya, hanya ada tiga tim yang berhasil sampai ke bandara lalu meninggalkan kota H menuju kota tetangga.
1 menit setelah pesawat mereka mendarat di kota tetangga, James menerima kabar kematian seluruh anggotanya melalui pesan yang dikirimkan sebelum anggotanya meninggal.
"Sial!!!" Teriak James yang benar-benar tak percaya bahwa seluruh anggotanya yang terdiri dari orang-orang berpengalaman kini telah meninggal di kota H.
__ADS_1
'Sebenarnya siapa Angelina ini? Sebanyak 20 orang ku mati karena mencarinya di kota H, padahal pencarian kami belum juga dimulai!!!' ucap James dalam hati.