Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
198. Kemesraan yang membuat hati berdesir


__ADS_3

Angelina kembali ke kediamannya, ia duduk bersama Tiara dan Marlin di ruang tengah.


"Ha ha ha..." Angelina tertawa terpingkal-pingkal melihat video yang diperlihatkan oleh Tiara padanya.


"Perempuan itu sungguh unik!! Ha ha ha..." Angelina merasa senang melihat keadaan Sherin yang akhirnya berbalik melukai dirinya sendiri.


"Nyonya, bagaimana kalau gunakan video itu untuk mengancam nya supaya jangan lagi mendekati Tuan?" Tanya tiara dengan wajah bersungguh-sungguh.


"Ha ha ha..." Angelina kembali tertawa lalu dengan wajah serius dia menatap Tiara, "tanpa video ini pun aku bisa menyingkirkan nya. Aku bukan perempuan yang suka bermain licik seperti ini," ucap Angelina penuh percaya diri.


"Ahh begitu,, kalau begitu video ini ku hapus saja. Sangat mengotori ponsel ku." Ucap Tiara menekan tombol tombol pada ponsel nya lalu perempuan itu menghapus videonya.


"Nanti malam kalian siapkan lah bahan makanan supaya besok pagi kita memasaknya dan membawanya ke kediaman utama. Paling penting siapkan makanan yang bagus untuk menyembuhkan sakit perut." Ucap Angelina langsung diangguki oleh Tiara dan Marlin.


Jadi pada keesokan harinya, pagi-pagi sekali Angelina bangun langsung terjun ke dapur ditemani oleh Tiara dan Marlin.


Sementara You yang masih tidur, pria itu menggerakkan tangannya untuk mencari istrinya yang hilang dari pelukannya.


"Sayang?" Ucap pria itu membuka matanya dan melihat bahwa kamar telah kosong.

__ADS_1


You langsung turun dari tempat tidur mencari istrinya di seluruh sudut kamar.


"Sayang, kau dimana?" You memanggil dengan cemas, sebab pria itu begitu takut jika saja Angelina mengalami sesuatu yang buruk, namun tidak enak membangunkannya.


Namun saat pria itu turun ke lantai satu dan mendengar suara dari dapur, pria itu berlari ke sana dan mendapati Angelina sedang sibuk memasak.


"Hah,," You menghela nafas panjang dengan rasa lega memenuhi seluruh tubuhnya.


Tetapi pria itu tidak dapat menahan dirinya berjalan cepat menghampiri Angelina lalu memeluk perempuan itu dari belakang.


Cup!!


Kemesraan yang tidak tahu tempat....!!!


"Kau sudah bangun, aku sudah menyiapkan air hangat untukmu. Pergilah mandi lalu turun untuk makan." Ucap Angelina tanpa repot-repot menoleh pada suaminya.


You mendesah, "aku tidak bisa mandi kalau tidak dimandikan oleh istriku. Nanti tidak bersih, tidak menyenangkan juga!" Ucap You membuat Angelina menghentikan gerakan tangannya yang sedang memotong-motong sayur lalu perempuan itu menoleh pada Marlin dan Tiara.


Terlihat telinga kedua pelayan itu tampak memerah dan menyebar ke pipi mereka.

__ADS_1


"Hah,," Angelina menghembuskan nafasnya dengan kasar lalu meletakkan pisau di tangannya.


Perempuan itu lalu menoleh ke arah du pelayan sambil berkata, "kalian lanjutkan lah, aku ke kamar sebentar."


"Baik Nyonya." Jawab Tiara dan Marlin secara bersamaan lalu kedua perempuan itu memperhatikan bagaimana Angelina dan You meninggalkan dapur.


You dengan mantap merangkul istrinya, sementara Angelina melingkar kan sutu tangannya di pinggang You.


Keduanya bercakap-cakap meninggalkan dapur dengan suara yang hangat penuh cinta.


"Sudah beberapa kali aku melihat adegan begitu, tapi mereka berdua tak pernah bosan membuatku untuk berdebar merasakan bagaimana mereka berdua saling mencintai." Ucap Marlin yang merasa baper dengan interaksi kedua orang itu.


Tiara mengangguk, "mm! Betul! Karena terus mereka melihat mereka yang sangat bahagia, aku rasa mencari seorang pria untuk diriku sendiri tidaklah buruk." Ucap Tiara dengan pipih memerah kini membayangkan sang pengawal yang terakhir kali menggendong nya dari atas bukit.


Mereka juga melakukan adegan romantis,, meski berakhir dengan adegan memalukan!!


Tapi ia ingin memotong ingatannya dan hanya ingat pada adegan romantisnya saja!!!


"Hah,, benar,,," ucap Marlin kini berbalik untuk melanjutkan pekerjaan yang ditinggalkan oleh Angelina.

__ADS_1


__ADS_2