
Sore hari ketika You kembali bekerja, pria itu langsung dihampiri oleh kedua ibunya yang langsung memberikan surat yang ditulis oleh Angelina.
"Coba perhatikan Ini, ibu tadi membersihkan kamarmu dan menemukan surat ini." Ucap Raina menyerahkan surat yang ditulis oleh Angelina.
Begitu You menatap surat yang diberikan oleh istrinya, tatapan pria itu langsung meredup dan kerinduannya dan kesedihannya akan kepergian istrinya langsung membuatnya menjadi muram.
Ekspresi pria itu tak luput dari perhatian kedua perempuan yang ada di depan You.
"Jangan memperlihatkan wajah seperti itu, Coba lihat dulu ini,," ucap Nyonya Jenkins segera menunjukkan kode rahasia yang mereka temukan di dalam surat itu.
"Kalau semua kata pertama di baris awal digabungkan, maka itu seperti menyampaikan sebuah pesan rahasia agar kalian bertemu di suatu tempat. Coba baca," ucap Raina langsung membuat You membaca seluruh kata pertama dari setiap baris.
"Tanggal 2 bulan ketiga di tempat biasa," ucap You membaca semua kata yang ditunjuk oleh Nyonya Jenkins.
"Bukankah itu artinya bahwa istrimu menginginkanmu untuk bertemu dengannya di tempat itu???" Kata Nyonya Jenkins sembari menatap dalam putranya.
__ADS_1
Sementara You, pria itu berpikir dan Dia teringat Ketika istrinya pernah berbicara padanya di ruang kerjanya.
Jadi pria itu langsung berlari ke lantai 2 menuju ruang kerjanya.
Hal itu membuat 2 perempuan yang ditinggalkan langsung berpandangan satu sama lain.
Setelah berpandangan beberapa detik akhirnya Raina dan nyonya Jenkins segera menyusul Putra mereka ke lantai 2.
"Apa yang aku cari?" Tanya Nyonya Jenkins ketika dia melihat You membongkar laci.
"Istriku pernah mengatakan sesuatu bahwa di dalam laci ada hal yang ia sembunyikan yang sangat penting. Katanya suatu saat nanti aku harus mencari barang itu." Ucap You langsung membuat kedua perempuan yang bersama dengan pria itu kini membantu You mencari barang yang dimaksud oleh Angelina.
"Apakah Angelina tidak mengatakan bentuk benda itu? Apakah itu sebuah catatan sebuah kotak sebuah pena atau apapun itu?" tanya Nyonya Jenkins yang kini duduk sembari mengatur nafasnya yang lelah karena tadinya dia terlalu bersemangat untuk mencari barang yang dimaksud oleh putranya. Tapi sayang sekali, mereka tidak menemukan apa pun.
You yang masih memeriksa ulang laci langsung duduk di kursi kerjanya lalu dia kembali mengingat percakapannya dengan istrinya.
__ADS_1
"Dia hanya bilang kalau barang yang penting itu berada di dalam laci." Kata You.
"Kalau begitu mungkin saja bukan laci di sini yang ditempati, tetapi siapa tahu laci di dalam kamar kalian atau laci lain di rumah ini." Kata Raina langsung membuat You berdiri lalu pria itu segera pergi ke kamar mereka dan membuka semua laci.
Sama seperti sebelumnya, Raina dan nyonya Jenkins juga membantu pria itu untuk membongkar semua laci di kamar You dan Angelina.
Dan setelah beberapa saat, Raina menemukan sebuah amplop yang di depannya diberi tanda sebagai surat yang penting.
"Apakah ini yang dimaksud oleh Angelina?" Ucap Raina menunjukkan sebuah surat berwarna merah pada dua orang yang bersamanya di kamar itu.
"Coba buka," ucap Nyonya Jenkins langsung menghampiri Raina disusul You yang juga menghampiri Raina.
Maka Raina dengan cepat membuka surat itu dan menemukan sebuah surat berwarna putih yang diletakkan di dalam amplop.
"Ada tulisannya," kata Raina langsung membaca perlahan tulisan pada kertas itu.
__ADS_1
"Jika suatu saat aku pergi maka aku akan mengusahakan untuk bertemu denganmu lagi. Jika aku tidak pergi jauh maka kita akan bertemu di tempat biasa pada tanggal yang akan menyusul kuberikan padamu.
"Jika aku kesulitan menulis tanggal itu maka aku harap kau mencari nama aku di sosial media. Aku akan memberinya nama xx14529xxx." Ucap Raina membaca tulisan di surat itu lalu You langsung pergi mendapatkan laptop dan menyalakan laptop itu.