
Setelah makan siang bersama ibunya, Sherin hendak kembali ke kamarnya ketika dia dikejutkan oleh kedatangan Nyonya Jenkins.
Perempuan itu langsung terdiam di tempatnya melihat ibunya yang berlari menyambut kedatangan Nyonya Jenkins yang tampak membawa sesuatu di tangannya.
'Heh,, orang ini, dia pikir aku akan lulu kalau dia datang membawa sesuatu?? Heh!! Jangan harap!!' kesal Sherin berjalan mendekati 2 orang yang sedang berbicara.
Saat Nyonya Jenkins melihat kedatangan Sherin, perempuan itu langsung tersenyum dan berkata, "Sherin, apa kau baik-baik saja?" Tanya Nyonya Jenkins dengan cemas.
Sherin segera tersenyum, "ya, aku baik-baik saja," jawab Sherin.
Nyonya Jenkins langsung menghela nafas lega saat melihat Sherin masih tersenyum padanya, yang artinya perempuan itu tidak menyimpan dalam hati kejadian yang terakhir kali dialami di rumahnya.
Perempuan itu juga bisa menduga bahwa Sherin sepertinya tidak menceritakan apapun pada keluarga Firdani, sehingga keluarga mereka masih menyambutnya dengan hangat.
__ADS_1
"Baguslah kalau kau baik-baik saja, aku datang membawa manisan buatanku sendiri." ucapnya Nyonya Jenkins menyerahkan kotak yang sedari tadi berada di tangannya.
Mereka lalu berbincang-bincang sebentar sampai nyonya Firdani tiba-tiba mendapat panggilan dari suaminya agar pergi ke suatu tempat.
"Kalian berbincang bincanglah, aku harus pergi sebentar." Ucap nyonya Firdani lalu meninggalkan Nyonya Jenkins bersama Sherin.
Begitu ditinggal berdua, Nyonya Jenkins langsung menatap Sherin dengan ekspresi dipenuhi rasa bersalah.
Sambil mendengar ucapan Nyonya Jenkins, Sherin mengepal erat tangannya sembari berbicara kesal dalam hatinya, 'enak saja, aku tidak akan pernah memaafkan orang yang telah menginjak injak harga diriku.
'Tapi tidak apa, karena aku tidak bisa mengatakan hal ini pada keluarga Firdani, maka aku akan mengatasinya sendiri!!' Pikir Sherin lalu perempuan itu dengan mengukir senyum di wajahnya, ia menatap Nyonya Jenkins.
"Aku begitu terluka dengan perlakuan kalian padaku, tapi meski begitu, aku menahan diri dengan tidak mengatakannya pada kedua orang tuaku. Namun jika sekali lagi terjadi hal seperti itu, aku benar-benar tidak bisa lagi melanjutkan perjodohan ini!!" Ucap Sherin langsung membuat hati Nyonya Jenkins menjadi lega.
__ADS_1
Perempuan itu langsung berpindah duduk di samping Sherin dan memegang kedua tangan sering dengan hangat, "Sherin, pokoknya hal buruk seperti kemarin tidak akan pernah terulang lagi. Oya, besok ibu berencana untuk mengunjungi rumah You. Apa kau mau ikut?" Tanya Nyonya Jenkins.
Sherin menatap Nyonya Jenkins lalu memikirkannya 'kalau aku pergi, aku hanya akan panas melihat kemesraan Angelina dna You, tapi ini juga kesempatan yang baik untuk melakukan sesuatu,' pikir Sherin dalam hati.
Perempuan itu hendak menjawab ketika Nyonya Jenkins mendahuluinya berkata, "ibu berencana akan menginap di sana selama tiga hari. Bagaimana menurutmu?" Tanya Nyonya Jenkins.
"Ya, tentu!!" Langsung jawab Sherin yang merasa bahwa tinggal di rumah You selama 3 hari bukanlah hal yang buruk.
Selama 3 hari itu, dia bisa mencari kesempatan untuk melakukan sesuatu terhadap Angelina, ataupun membuat You masuk ke dalam jebakan nya.
"Baguslah, kalau begitu ibu akan menjemputmu besok," ucap Nyonya Jenkins.
"Baik Bu," jawab Sherin.
__ADS_1