
Plak!
Tiara memegangi pipinya yang kesakitan, tapi untunglah tidak ada darah yang keluar dari pipinya.
"Astaga Tiara, kau baik-baik saja??" Marlin bertanya dengan cemas.
"Aku tidak perduli lagi jika kita dihukum karena tidak menggunakan pakaian pelayan keluarga jenkins sini!!" Kata Tiara lalu perempuan itu melihat ke arah Barto.
"Pak Barto, kau seharusnya tidak mengenali kami berdua karena kami adalah pelayan tingkat 3 di keluarga jenkins yang dibawa oleh Tuan Muda ke istana palatinum. Tapi kam--"
Plak!!
Tiara yang berbicara pada Barto kini mendapat tamparan kedua di wajahnya yang dilayangkan oleh Barto.
"Berani sekali kau membual di hadapanku?! Kalau kau adalah pelayan keluarga Jenkins. Apakah kau akan keluar menggunakan pakaian seperti itu?!!" Barto memperhatikan pakaian yang digunakan Tiara dan Marlin, itu adalah pakaian dari toko mana mereka berada.
__ADS_1
Tadinya setelah mencoba pakaian itu mereka tidak berniat untuk menggantinya lagi karena ingin memakainya secara langsung.
"Sebenarnya ini pakaian dari toko kami, tadinya mereka berdua datang menggunakan pakaian yang lebih jelek lagi. Mana mungkin pelayan dari keluarga jenkins menggunakan pakaian kuno yang dibeli di pinggir pasar?" Ucap Rati berdiri memandang jiik pada dua permpaun yang terus bersikeras merupakan pelayan dari keluarga jenkins.
"Kalian!!!" Tiara meneteskan air matanya, ia tak mampu lagi mengatakan apapun karena sekeras apapun dia berbicara, tidak ada satupun orang yang mempercayai mereka.
"Heh,, penipu kok menangis,," Sita berdecak kesal memandang jijik pada dua perempuan yang berakting di depannya.
Tepat saat itu polisi yang bertugas kini datang ke toko mereka hingga menarik perhatian banyak orang yang lalu lalang di depan tokoh.
Sita tersenyum senang melihat ke depan toko.
Sekejap, tempat itu menjadi ramai karena polisi yang begitu menarik perhatian.
Jika tidak ada kejadian mendadak, mana mungkin polisi berlari tergesa-gesa kedalam sebuah toko terkenal??
__ADS_1
"Dimana orang yang mengaku-ngaku sebagai anggota keluarga jenkins?" Tanya sang polisi sembari mengangguk sopan pada pelayan dari keluarga jenkins.
Meski hanya seorang pelayan dari keluarga jenkins, tetapi keluarga jenkins terkenal sangat memperdulikan orang-orang di sekitar mereka, tidak ada satupun yang tidak dilindungi.
Jadi bahkan jika mereka hanya polisi setempat maka mereka akan tetap hormat pada keluarga jenkins, bahkan menjilat pelayan dari keluarga jenkins.
"Mereka bedua ini!!! Satu lagi yang duduk di sana sembari membaca majalah!! Cepat tangkap mereka dan bawa mereka ke kantor polisi untuk diadili!! Berani sekali menipu semua orang mengatasnamakan keluarga jenkins!!! Sangat mempermalukan keluarga jenkins!!!" Ucap Sita penuh kejijikan memandang Tiara dan Marlin.
"Baik!" Jawab 3 polisi yang bertugas itu lalu mereka semua berbagi tugas menangkap ketiga perempuan yang dimaksud oleh Sita.
Salah satu polisi yang bertubuh gemuk mendekati Angelina untuk menangkap Angelina.
Karena Angelina sedari tadi menggunakan headset untuk mendengar lagu sambil membaca majalah, dia tidak mengetahui apapun yang terjadi.
Ketika polisi itu mendekat ke arahnya untuk memborgol nya, insting Angelina langsung bekerja cepat lalu perempuan itu berdiri memelintir tangan sang polisi.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan?!!" Tanya Angelina dengan satu tangan memelintir tangan polisi lalu tangan yang lain melepas headset di telinganya.
"Nyonya,," Tiara yang telah diborgol dan ditahan oleh polisi langsung menangis melihat ke arah Angelina.