Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
176.


__ADS_3

Saat kedua orang itu tiba di gubuk, mereka melihat gubuk telah di hancurkan, sementara pemilik gubuk kini terkapar di tanah dengan luka lebam di sekujur tubuhnya.


"Bagaimana?" Langsung tanya You pada sala satu pengawal.


"Dia berbohong soal putrinya yang sakit, dan uang yang ia miliki di dapatkan dari pria yang berasal dari negara C. Ia menukar uang dengan menaruh racun pada ramuan herbal yang diberikan pada Ibu Nyonya. Tetapi pria dari negara C menggunakan identitas palsu untuk menghubunginya." Jawab sang pengawal.


Angelina mengangguk, "Sesuai dugaanku, orangnya pasti melakukannya dengan sangat terampil, kalau begitu selidiki setiap jejak yang tertinggal. Dan pria ini, dia bisa digunakan untuk memancingnya," ucap Angelina.


"Baik Nyonya," jawab para pengawal.


You merasa senang dengan sikap istrinya, 'Dia melakukan semua ini demi aku, bahkan dia tampak tak memberi kelonggaran untuk pria yang kemungkinan adalah orang itu.' pikirnya dalam hati.


"Sayang, ayo kita pergi dari sini, hujan akan turun," ucap You lalu membawa Angelina meninggalkan tempat itu.


Baru di pertengahan jalan lalu hujan turun begitu derasnya hingga jalan semakin licin.


Untunglah para pengawal membawa jas hujan, jadi mereka menggunakan jas hujan sambil hati-hati menuruni gunung.


"Ahw!!" Jerit Angelina yang kakinya masuk ke lubang di sela-sela bebatuan.


Untungnya You berada di dekatnya, jadi pria itu dengan sigap menolong Angelina agar tak jatuh ke tanah.

__ADS_1


"Kau baik-baik saja?" Taya You merasa begitu cemas.


"Ya, terima kasih," ucap Angelina berusaha berdiri, tetapi karena kakinya terkilir, maka ia merasa begitu sakit saat menginjakkan kakinya di tanah.


"Naiklah," ucap You langsung berjongkok di hadapan Angelina.


Angelina tersenyum menatap You, lalu perempuan itu dengan cepat naik ke punggung You, "Apakah aku berat?" Tanya Angelina merasa tak enak hati.


"Tidak berat bagiku," jawab You tersenyum melangkahkan kakinya.


"Apa kakimu masih sakit?" Tanya You.


Angelina menggeleng, "tak begitu sakit," jawab Angelina.


"Baiklah," jawab Angelina merasa begitu hangat dengan perhatian dari You.


Perempuan itu terdiam di punggung You sambil memperhatikan langkah yang di ambil oleh You.


Sangat hati-hati dan penuh perhitungan, seolah takut bila ada setitik saja kesalahan yang akan melukai dua nyawa di punggungnya.


Dan setelah mereka tiba di kaki gunung, You bersama Angelina langsung naik ke mobil, menuju rumah sakit terdekat.

__ADS_1


Angelina langsung diobati oleh dokter, tapi perempuan itu tak tenang hingga menanyakan Tiara.


"Dimana Tiara? Apakah dia baik-baik saja?" Tanya Angelina.


"Ya, dia baik-baik saja, sedang istirahat di kamarnya," jawab You yang mendekati Angelina dengan semangkok bubur hangat.


Pria itu dengan penuh perhatian menyuapi Angelina, bahkan lupa akan dirinya sendiri sampai di tengah makan malam Angelina, perut You tiba-tiba berbunyi.


Krukkkkk.........


Krukkkkk.........


Dua orang yang terdiam langsung berpandangan saat suara perut you mengambil alih perhatian.


Sesaat kemudian, "Ha ha ha...!" Angelina tertawa keras, "kau makanlah juga," kata perempuan itu mengambil sendok dari tangan You, lalu menyuapi You.


Tetapi You menghindar, "Aku akan makan setelah kau selesai," ucap You yang tak mau mengurangi porsi makan Angelina, perempuan itu harus menghabiskan semangkuk bubur itu agar punya tenaga yang cukup.


"Jangan membantah!" Kesal Angelina memaksa You menyuap buburnya.


Akhirnya, You tak punya pilihan lain, dia menerima suapan itu lalu mereka makan bersama, dari sendok dan mangkuk yang sama.

__ADS_1


'Makanan ini terasa lebih enak dari terakhir kali aku mencobanya,' pikir You tersenyum menyuap bubur tawar itu.


__ADS_2