Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
335.


__ADS_3

"Maaf datang terlambat, tapi Apa kau baik-baik saja?" Tanya You dengan suara yang serak ketika dia mengenali mata istrinya meski dia tidak bisa mengenali wajah perempuan itu karena dirias dengan sempurna.


"Iya, aku merindukanmu Dan anak-anak Kita." Kata Angelina dengan suara setengah berbisik sembari meletakkan roti ke baki yang ada di tangannya.


🐾🐾🐾


"Aku juga merindukanmu dan ingin memelukmu," bisik You lalu pria itu segera menjauh dari Angelina karena dia tidak mau jika pengawal yang mengikuti Angelina sampai menyadari kedekatan mereka.


Melihat suaminya yang menjauhinya maka Angelina menelan air liurnya dan perempuan itu terus memilih beberapa roti.


Buk!!!


Ahhh!!!!


Tiba-tiba saja semua orang dikejutkan ketika sebuah mobil datang menabrak toko roti tersebut.


Semua orang berlari menghindari mobil itu, tetapi seorang pengawal yang sedari tadi fokus memperhatikan Angelina tidak bisa menghindarinya hingga dia tertabrak dengan keras dan terlempar hingga meninggal.

__ADS_1


Angelina berdiri di tempatnya dengan raut wajah tak percayanya melihat suaminya yang tersenyum ke arahnya.


'Apakah,,,,' perempuan itu langsung sadar lalu dia menoleh ke arah satu-satunya korban di tempat itu yang adalah pengawal Angelina.


Lalu juga mobil yang mereka tumpangi bersama pengawal itu telah ringsek karena sempat ditabrak oleh mobil sebelum menembus toko roti tempat mereka berada.


Dalam sekejap tempat itu menjadi ramai dan Angelina meletakkan baki beserta penjepit di tangannya lalu dia dibawa oleh para petugas untuk dievakuasi.


Menggunakan mobil evakuasi, Angelina beserta You dan beberapa orang lainnya yang sangat syok dengan kejadian itu dibawa ke rumah sakit.


"Aku merindukanmu!!!" Bisik You yang langsung memeluk Angelina ketika mereka sudah berada dalam mobil evakuasi.


"Jangan khawatir, di masa depan akan ada banyak waktu untuk kita berjumpa." Kata You menenangkan istrinya sembari pria itu mencium di puncak kepala istrinya karena dia sangat merindukan perempuan itu.


"Besok,, dimana kita akan bertemu?" Tanya Angelina ketika dia teringat bahwa mereka harus merencanakan apalagi yang akan mereka lakukan untuk hari esok.


"Aku akan menghubungimu nanti di ponsel yang kuberikan pada wanita itu." Ucap You.

__ADS_1


"Baiklah," kata Angelina Tersenyum.


Cukup lama menangis, akhirnya mobil tiba di rumah sakit dan Angelina dengan cepat melepaskan pelukan mereka lalu berkata, "Tolong kirimkan foto anak-anak kita pada ponsel yang kau berikan pada perempuan yang bertemu denganku di toilet. Aku sangat ingin melihat mereka."


"Kau tenang saja, aku akan mengirimkannya," kata You menghapus air mata Angelina lalu kedua orang itu segera turun dari mobil seperti tidak terjadi apa-apa.


Sesuai dengan dugaan Angelina, baru saja turun dari mobil, dia langsung disambut oleh seorang pengawal yang langsung membawanya pergi.


"Apakah Nona baik-baik saja?" Tanya sang pengawal begitu membukakan pintu mobil untuk Angelina.


Angelina mengangguk, "Iya, tapi pengawal yang bersamaku itu--"


"Kami sudah mengurusnya, sekarang saya akan mengantar Nona kembali ke apartemen." Ucap sampai ngawal langsung mengendarai mobil menuju apartemen Hendra.


Begitu tiba di apartemen, dia langsung disambut oleh Hendra yang sudah memanggil dokter untuk memeriksa Angelina.


"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Hendra sembari memperhatikan perempuan yang kini ditangani oleh dokter.

__ADS_1


"Jangan khawatir, aku hanya terkejut," jawab Angelina sembari tersenyum, sebab perempuan itu merasa sangat senang setelah dia akhirnya bisa bertemu dengan suaminya, meski hanya di waktu yang sangat singkat.


Sementara Hendra yang melihat senyum itu, dia berpikir bahwa Angelina mulai menerimanya oleh sebab itu perempuan itu mulai tersenyum Padahal, selama beberapa bulan terakhir, satu kali pun perempuan itu tak pernah tersenyum padanya.


__ADS_2