Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
45. Pelayan salah sangkah


__ADS_3

Setelah pelayan meninggalkan mereka, Tiara dan Marlin langsung menghampiri Angelina.


"Nyonya, pesanan kami sudah dibungkus. Bagaimana dengan nyonya?" Tanya Tiara.


"Ya,, dapatkah kalian menyuruh mereka membungkus kosmetik yang ada di sana? Semuanya itu akan ku beli," ucap Angelina.


"Ah,, ya,, baik!!" Tiara berseru dengan sangat semangat lalu perempuan itu berjalan ke arah kosmetik yang ditunjuk oleh Angelina.


Pelayan yang tadi meninggalkan mereka akhirnya kembali, Tiara langsung berkata, "Semuanya ini, tolong bungkuskan untuk nyonya kami," katanya.


Sesaat pelayan yang berbicara dengan Tiara tertegun di tempatnya, 'Nyonya kami?'


"Ada apa? Mengapa terdiam?" Tanya Tiara kebingungan.


"Ah ya,, saya akan membungkus semuanya untuk Nona." Akhirnya sang pelayan bisa berbicara.


Pelayan itu segera pergi untuk membungkus pesanan milik Tiara sembari bertanya-tanya dalam hatinya tentang ucapan Tiara barusan.

__ADS_1


'Ah,, sepertinya aku hanya salah dengar, mana mungkin perempuan seperti dia berbelanja untuk nyonya nya?' pikir perempuan itu yang merasa bahwa seorang pelayan tidak mungkin memakai pakaian branded seperti yang dikenakan oleh Tiara.


Akhirnya pelayan itu menyelesaikan tugasnya dengan membungkus semua barang-barang yang diinginkan oleh Tiara dan Marilyn.


Sang pelayan kembali menghampiri Tiara yang masih melihat-lihat beberapa produk di etalase.


"Nona, semua pesanan nona sudah saya bungkus, silakan membayar di kasir," kata pelayan itu diangguki oleh Tiara lalu ia melihat kearah Marlin dan Angelina.


"Pesanan nya sudah siap untuk dibayar," kata Tiara.


"Ah,, ayo," kata Marlin lalu dia dan Angelina bersama Tiara mengikuti sang pelayan ke arah kasir.


Mengapa seorang perempuan yang berpakaian lusuh malah menghalangi Tiara dan Marlin yang hendak membayar belanjaan mereka??


Jadi dengan kesal perempuan itu berkata pada Angelina, "Hei!! Tidakkah Kau minggir dan membiarkan 2 nona ini membayar pesanan mereka?! Wajahmu di sini hanya mengganggu pemandangan saja!!" Katanya kesal.


Angelina yang sedang membuka dompetnya langsung mengangkat wajahnya menatap pelayan yang baru saja membentaknya.

__ADS_1


"Aku hendak membayar belanjaan ku, Apakah aku harus berdiri di ujung sana ketika aku sedang membayar belanjaanku?" Tanya Angelina.


"Heh,, membayar belanjaan mu? Yang mana belanjaanmu? Apakah kau pikir kau layak berbelanja di toko kami? Bahkan jika kau memiliki setumpuk uang, kami pun tidak akan melayanimu di toko kami!!" Ejek perempuan itu yang jelas tahu bahwa perempuan dengan penampilan seperti Angelina tidak akan pernah sanggup membeli 1 produk dari toko mereka.


"Heh,, apa katamu?" Angelina berdecak kesal, tetapi kemudian dia menahan amarahnya sebab dia benar-benar tertarik dengan kosmetik yang dijual di toko itu.


"Belanjaanku adalah semua alat kosmetik yang kau pegang itu, jadi--"


"Apa?!! Ha ha ha,," pelayan itu tertawa sangat keras hingga membuat beberapa pengunjung melirik ke arah mereka, "Kau pikir Ini belanjaanmu?! Biar ku beritahu padamu, semua yang ada disini adalah produk-produk terbaik kami, bahkan jika kau menjual seluruh kekayaan mu kau mungkin tidak akan bisa membeli satupun produk ini!!" Kata pelayan itu dengan kesal.


Jelas-jelas semua produk kecantikan yang telah Ia bungkus adalah milik Tiara dan Marlin, bagaimana bisa perempuan lusuh ini mengaku sebagai pemiliknya?!!


Tiara dan Marlinn yang berdiri di samping langsung membelalakkan mata mereka melihat keberanian pelayan itu.


Bisa-bisanya pelayan itu membentak Nyonya mereka dan terlebih mengatakan bahwa Nyonya mereka benar-benar tidak sanggup untuk membayar seluruh produk.


Padahal,, kenyataannya,, semua produk itu dibeli oleh Angelina!!!

__ADS_1


Mereka hanya dibelikan, bukan mereka yang membelinya!!!


__ADS_2