Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
..21. Pakaian yang sangat menggoda


__ADS_3

"Ha ha ha... Perempuan yang disiksa dengan pisang?? Ha ha ha,, dari mana kau mendapat julukan konyol seperti itu?!!!" Arthur tidak bisa berhenti tertawa, setiap kata yang diucapkan di dihiasi dengan tawanya yang sangat keras membuat Angelina menggertakkan giginya.


"Aku sedang serius!!!" Teria Angelina dengan kesal.


"Ah,, ya,, tapi memangnya siapa yang disiksa dengan pisang? Apakah itu pisang yang besar atau--"


"Diam!! Aku tidak butuh penilaian mu!! Aku hanya butuh saranmu saja!!!" Teriak Angelina dengan kesal.


"Ah,, baiklah,, Apakah pemilik pisang itu bermain dengan kasar atau bermain dengan halus? Apa dia tahan lama atau hanya sekedar memberi harapan palsu?" Tanya Arthur kini tampak serius menanggapi Angelina.


Dia tahu bahwa Angelina adalah perempuan yang paling membenci pria yang memperlakukan perempuan dengan buruk.


Jadi setiap kali ada perempuan yang tersakiti oleh seorang lelaki maka Angelina pasti akan membalaskan dendam perempuan itu.


"Kasar,, emhh, tahan lama" Jawab Angelina.


"Apa?!! Tapi jelas dia tidak lebih tahan lama dari pisang milikku. Ah,, lalu siapa orang yang di siksa dengan barang itu? Jangan bilang itu adalah kau!!"


"Diam!! Kau pikir aku perempuan yang mudah ditindas?! Cepat saja katakan usulmu padaku atau aku tutup telepon ini!!!" Geram Angelina.

__ADS_1


"Ah,, baik,, kalau begitu perempuan itu harus berhenti berhubungan dengan pria kasar itu!! Katakan padanya biar aku yang menjadi kekasihnya! Milikku akan membuatnya sangat puas!!!" Ucap Arthur.


Angelina menggertakkan giginya, "Perempuan itu tidak bisa memutuskan hubungan dengan pria tersebut!! Cukup Katakan padaku bagaimana solusi yang tepat agar pria itu berhenti menyiksanya!!" Kata Angelina sembari menoleh ke pintu, takutnya You tiba-tiba muncul dari sana dan mendengarkan percakapannya.


"Hah,, perempuan itu sangat malang, kalau begitu suruh dia belajar dari pria itu, kalau dia memperlakukannya dengan kasar maka perempuan itu harus memperlakukan pria itu dengan lembut. Suruh dia jangan memberontak, kalau tidak dia akan semakin sakit, kalau memang tidak ada jalan keluar bukankah lebih baik menikmatinya saja??" Ucap Arthur membuat Angelina terdiam beberapa saat sebelum menekan tombol reject.


'Kalau tidak ada jalan keluar Bukankah lebih baik menikmatinya saja?' Angelina hampir muntah mengingat ucapan Arthur.


Menikmati permainan pria sialan itu?!


Konyol!!


Awalnya dia mengambil pakaian tertutup tetapi ketika dia kembali mengingat ucapan Arthur 'Suruh dia jangan memberontak, kalau tidak dia akan semakin sakit, kalau memang tidak ada jalan keluar bukan kalau dibalik menikmatinya saja??'


"Benar juga,, ini seperti pergi ke pantai, sudah terlanjur basah begini lebih baik mandi saja. Lagi pula aku memang harus terjebak untuk waktu yang belum diketahui dengan pria itu. Tapi harga diriku..." Angelina menggertakkan giginya saat dia dipaksa untuk menikmati siksaan yang diberikan oleh pria yang merupakan suami kakaknya sendiri.


"Sudahlah, tidak ada pilihan lain!!!" Geram Angelina lalu dia mengembalikan pakaian lengan panjang yang tadi ia tarik dari lemari.


Perempuan itu lalu membuka pintu lemari yang lain menemukan piyama piyama seksi yang disiapkan pelayan untuknya.

__ADS_1


"Sial!! Pakain murahan ini,, tidak menyangka suatu saat aku akan menggunakannya Di depan pria menjijikkan yang kutemui!!!" Geram Angelina akhirnya menarik salah satu pakaian merah maroon lalu memperhatikannya.


"Sial!!" Angelina kembali menggertakan giginya tetapi dia segera melepas piyamanya dan mengenakan pakaian itu.


Karena pakaian itu tidak menutupi seluruh tubuhnya, maka memar-memar yang ditinggalkan yodi tubuhnya langsung terekspos dan dan terlihat sangat jelek di tas kulit putihnya.


"Sial!!!" Angelina tidak bisa berhenti mengumpat, Dia mengutuki dirinya sendiri yang terlihat seperti perempuan murahan hendak menggoda seorang pria.


"Make up ku sedikit luntur karena terkena air hangat." Ucap Angelina melihat wajahnya pada pantulan cermin.


Meski make-up yang Angelina gunakan adalah jenis waterproof, tetapi karena dia sudah terlalu lama berendam di air maka make up itu agak luntur.


Akhirnya setelah menguatkan tekadnya, Angelina kemudian berjalan keluar dari ruang ganti dan mengabaikan pria yang menatapnya dari tempat tidur.


Pura-pura bersikap tenang Angelina berjalan ke meja rias memperbaiki make up-nya lalu mengeringkan rambutnya dengan hair dryer.


Aawas aja kalau saran ini tidak berguna, Aku akan kembali ke luar negeri dan mencabik-cabik Arthur hingga dagingnya bisa dibuat menjadi makanan ikan!!!' geram Angelina dalam hati sembari mengeringkan rambutnya.


Dia tidak berani melihat pada You sebab dia menduga bahwa pria itu sedang menatapnya yang sedang memakai pakaian minim di depannya.

__ADS_1


Pakaian yang sangat menggoda!!!


__ADS_2