Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
285. Alergi kacang merah


__ADS_3

"Halo ibu," tiba-tiba sebuah suara mengejutkan Nyonya Jenkins saat seorang perempuan datang membawa nampan berisi makanan lalu duduk di samping Nyonya Jenkins.


Sontak saja Angelina yang mendengar suara itu langsung menghentikan cara makannya, lalu dia menatap perempuan itu dengan kilatan api kemarahan di matanya.


Melihat reaksi Angelina, maka Sherin jadi sangat senang sambil perempuan itu menatap Nyonya Jenkins dan berkata, "tentu saja orang dari desa makannya seperti itu, apalagi anak yang dalam kandungannya itu belum tentu merupakan anak dari bangsawan, mungkin saja anak itu adalah anak dari pria lain.


"Harus dipastikan dulu sebelum keluarga Jenkins benar-benar mengakui anak itu sebagai penerus mereka." Ucap Sherin sambil tersenyum mengejek ke arah Angelina.


Ucapan Sherin langsung membuat Angelina sangat marah, dia mengepal erat tangannya dan mengatur erat-erat giginya menatap perempuan yang ada di depannya.


"Jaga kata-katamu!!" Ucap Nyonya Jenkins yang tidak menyukai Sherin.


Tetapi Sherin, perempuan itu malah tersenyum dan berkata, "aku selalu menjaga ucapanku, bahkan aku selalu menjaga caraku bertindak.


"Aku juga tidak menyukai sesuatu yang brutal, itu semua karena ayah dari anak yang dalam kandunganku berasal dari keluarga terhormat, jadi tentu saja ketika aku mengandungnya pasti akan menuruti cara ayah mereka." Ucap Sherin penuh percaya diri.


Setelah berbicara demikian, maka Sherin dengan anggun mengambil makanan di nampannya dan makan makanan itu dengan cara yang sangat elegan.

__ADS_1


Tetapi Angelina yang melihat hal itu, dia tersenyum lalu mengambil sebuah burger yang ada di depannya dan menyantapnya dengan lahap.


Agak berantakan sampai bibirnya belepotan karena saus pada burger yang menempel di sana.


Sherin sangat bersenang melihat hal itu jadi dia menatap Nyonya Jenkins dan berkata, "Ibu bisa lihat sendiri kan, seharusnya ibu sekarang sudah mengerti bagaimana perempuan ini benar-benar tidak pantas menjadi calon Nyonya Jenkins.


"Ah dan lagi,,, aku rasa sikapnya ini adalah bawaan bayinya yang berasal dari pria yang sembrono." Tegas Sherin.


Angelina yang sudah puas mendengar celotehan Sherin langsung menyelesaikan acara makannya lalu dia mengambil minuman yang ada di sampingnya dan meneguknya sampai habis.


Tetapi Angelina mengabaikan mereka lalu mengambil tisu dan mengelap mulutnya yang terasa dipenuhi bekas-bekas makanan.


"Ah,, Aku sangat lapar karena dari pagi belum makan. Maafkan aku jika aku mempermalukan ibu." Ucap Angelina langsung membuat Nyonya Jenkins menganggukan kepalanya.


Bagaimanapun, Angelina sudah diramalkan untuk memberikan cucu baginya jadi dia tidak pernah merasa ragu pada perempuan itu.


Apalagi beberapa kali di rumah Dia melihat Angelina selalu makan dengan begitu brutal setiap kali dia selesai membuatkan cemilan untuk perempuan itu.

__ADS_1


Tapi dia hanya terkejut karena melihat Angelina yang tidak bisa menjaga diri di depan umum.


"Terima kasih Ibu sudah mengerti." Angelina mengalihkan pandangannya kepada Sherin sambil melihat menu yang ada di depan Sherin, "Apakah kau tidak tahu kalau suamiku alergi pada kacang merah?


"Ahh,, salah,, maksudku adalah Apakah kau tidak tahu bahwa orang yang kau akui sebagai ayah dari bayimu itu alergi terhadap kacang merah?" Ucap Angelina sambil tersenyum melihat menu yang sedang disantap oleh Sherin.


"Apa?" Sherin mengerutkan keningnya menatap Angelina dengan rasa bingungnya.


Sementara Nyonya Jenkins, dia melihat makanan yang ada di piring Sherin, "hm,, kau sedang makan pai anko? Putraku sangat tidak menyukai kacang merah dan itu juga diturunkan pada Angelina yang selalu mual bila di depannya disuguhkan kacang merah." Ucap Nyonya Jenkins langsung membuat tangan Sherin gemetar menatap makanan di depannya.


Pai anko yang berbahan dasar kacang merah!!!!


Melihat sherin yang kini terkejut dan tak mampu berkata-kata langsung membuat Angelina tersenyum, "sepertinya ayah dari bayimu itu sangat menyukai kacang merah. Aku saja yang melihatnya dari sini sudah menahan mualku dari tadi.


"Tapi aku tahu aku tidak boleh memperlihatkan rasa jijikku terhadap makanan di depan umum seperti ini." Ucap Angelina langsung membuat Sherin memucat.


You alergi kacang merah????

__ADS_1


__ADS_2