Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
310


__ADS_3

Hari-hari berlalu dengan cepat, Angelina setiap hari membantu ibu mertuanya memasak di dapur meski dia hanya mengerjakan hal-hal kecil saja.


Sementara urusan di kantor, semuanya berjalan dengan lancar, dan You merasa begitu puas bekerja sama dengan grup Rahaya yang sangat profesional.


Jadi ketika Angelina datang ke kantor untuk membawakan kue buatannya bersama ibu mertuanya, perempuan itu bisa melihat wajah segar suaminya karena pekerjaan yang terus berjalan dengan lancar dan tidak membebaninya.


"Sayangku!!" Seru Angelina melemparkan senyuman ke arah suaminya lalu berjalan ke dalam ruangan sembari membawa paper bag berisi kue.


"Kau datang," ucap You langsung menghentikan pekerjaannya lalu pria itu menghampiri istrinya yang sudah berjalan ke arah sofa untuk menaruh kue bawaannya.


"Bagaimana pekerjaanmu?" Tanya Angelina langsung membuat You tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Semuanya lancar berkat istriku yang selalu mendukungku." Jawab You sembari duduk di samping Angelina lalu mendaratkan sebuah ciuman di puncak kepala istrinya.


"Baguslah," ucap Angelina sembari mengambil kue dari dalam paper bag dan memperlihatkannya pada You.


"Lihat ini, ini adalah kue buatanku dan ibu. Kami membuat resep baru, jadi ini adalah pertama kalinya kau mencoba kue seperti ini." Kata Angelina mengambil sepotong kue dan menyodorkannya ke mulut suaminya.


Hap!

__ADS_1


You mengunyah kue itu di dalam mulutnya, dan dia merasa bahwa kue itu terasa begitu unik dan baru pertama kali ia rasakan.


"Bagaimana?" Tanya Angelina.


"Enak," jawab You.


"Banarkah???"


"Iya!"


Ucapan suaminya membuat Angelina bersorak kesenangan, lalu perempuan itu kembali menyuapi suaminya dan mereka duduk berbincang-bincang selama beberapa menit sebelum You kembali menyelesaikan pekerjaannya.


Maka sembari menunggu jam pulang kantor, maka dia mengambil ponselnya dan berselancar Di Internet.


Tiba-tiba saja sebuah pesan masuk ke ponselnya.


Tuk!


Angelina menekan pesan itu dan membaca isinya.

__ADS_1


*Selamat sore Nyonya Jenkins, saya baru saja selesai membersihkan dan menemukan lipstik yang tertinggal di kamar, yang kemarin Nyonya tempati. Mungkinkah ini lipstik nyonya?* Isi pesan itu lalu diikuti oleh sebuah foto yang memperlihatkan lipstik milik Angelina.


"Ah,, pantas saja aku mencarinya kemana-mana ternyata tertinggal di sana." Ucap Angelina dengan suara yang pesan sembari kedua jari jempolnya bergerak-gerak menekan layar ponselnya.


*Ah,, Sepertinya itu terjatuh. Terima kasih sudah menemukannya untuk saya, akan saya ambil setelah jam pulang kerja.* Balas Angelina.


*Baik.* Balas Ariston.


*Baiklah, kalau begitu silakan kirimkan alamat pertemuan kita.* Balas Angelina selalu meletakkan ponselnya dan perempuan itu beranjak ke ruang istirahat untuk menyiapkan pakaian yang nyaman digunakan suaminya di luar kantor.


Setelah itu, Angelina berbaring-baring selama beberapa saat sampai akhirnya mulai mari menghampirinya karena jam pulang kantor telah tiba.


"Ahh, sayang," Angelina langsung bangun dan merapikan rambutnya yang agak berantakan.


"Apakah kau masih ingin beristirahat sebentar?" Tanya You.


"Tidak,, kita harus pergi sekarang karena aku sudah membuat janji dengan Tuan Ariston, bahwa kita akan bertemu dengannya. Dia ingin mengembalikan lipstik ku yang tertinggal di rumahnya saat kita menginap di sana." Ucap Angelina sembari perempuan itu berjalan mengambil pakaian santai yang telah Ia siapkan untuk suaminya.


Tetapi You menghela nafas dan menarik pinggang istrinya, "tiba-tiba klien memintaku untuk bertemu segera. Aku ingin mengantarmu dulu ke rumah lalu pergi menemuinya, tapi,," You kebingungan harus berbuat apa.

__ADS_1


Ini kedua kalinya dia harus membiarkan istrinya sendirian bertemu dengan Ariston, dan tentu saja dia tidak mau kejadian yang pertama kali kembali terulang.


__ADS_2