Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
323. Akan melahirkan


__ADS_3

Hari itu, Angelina sedang membawa kopi ke ruangan suaminya yang sedang bekerja ketika dia tiba-tiba saja merasa kesakitan di bagian perutnya. ..


"Ahh!!!" Perempuan yang berdiri di tangga itu, berusaha menahan rasa sakit perutnya dan menahan baki yang ada di tangannya.


Tetapi, karena rasanya semakin sakit maka dia akhirnya menjatuhkan baki itu ke bawah dan memilih duduk di tangga sembari mengatur nafasnya yang terasa begitu berat.


Prankkkkk......!!!!!


Suara baki dan gelas yang pecah langsung membuat semua orang yang menghuni rumah itu berlari ke arah tangga.


Mereka sangat terkejut ketika melihat Angelina telah duduk di tangga dengan keringat memenuhi seluruh tubuh perempuan itu.


"Sayang!!!" Teriak You langsung menghampiri istrinya dan membawa perempuan itu kegendongannya.


Karena mereka tidak bisa turun tangga karena tangganya telah licin oleh kopi yang tumpah, maka You hanya bisa membawanya ke atas kamar dan membaringkan perempuan itu di ranjang.


"Mungkinkah dia sudah mau melahirkan?" Ucap Raina menatap cemas pada putrinya.

__ADS_1


Sementara Nyonya Jenkins, perempuan itu menekan-nekan dengan layar ponselnya untuk menghubungi dokter.


"Benar juga, kalau begitu kita seharusnya ke rumah sakit saja," kata You kembali mengangkat istrinya lalu pria itu selalu membawa Angelina ke lantai bawah dan menaiki mobil untuk pergi ke rumah sakit.


Raina bersama Burhan ikut dalam mobil itu ke rumah sakit, sementara Nyonya Jenkins masih tinggal mengambil beberapa barang yang amat penting untuk dibawa oleh ibu hamil ke rumah sakit.


"Ah,,,,,!!!" Angelina berusaha menahan dirinya agar tidak menjadi, tetapi tetap saja rasa sakit itu terpaksa membuatnya menjerit di dalam mobil sembari memegang erat tangan You dan ibunya. .


Sementara Burhan yang duduk di kursi penumpang depan, pria itu sesekali melihat ke belakang, merasa sangat cemas akan putrinya yang tampak sangat kesakitan.


Angelina langsung mengikuti saran Ibunya, dan dia merasa lebih baik, tetapi tetap saja dia masih terus merasakan kesakitan karena beberapa kali rasa sakit itu menghilang dan datang lagi.


Sementara You, pria itu duduk di samping istrinya dengan rasa bingung karena tidak tahu harus melakukan apa untuk menangani perempuan yang akan melahirkan.


Barulah ketika mobil berhenti di UGD, lalu You menggendong istrinya keluar dan membawa perempuan itu ke ruangan UGD.


"Cepat baringkan dia!!" Perintah dokter yang berjaga di UGD lalu perempuan itu segera menutup tirai dan memeriksa Angelina.

__ADS_1


"Sayang,,, aku disini menemanimu," ucap You menggenggam erat tangan putrinya dan memberi ciuman di kening perempuan itu.


"Kapan dia mulai merasa kesakitan?" Tanya Dokter sembari memasang selimut di bagian perut Angelina dan memeriksa perempuan itu. ..


"Baru saja dok, sekitar 30 menit yang lalu." Jawab You langsung mengejutkan dokter.


"Benarkah? Tapi ini sudah pembukaan ke-5." Ucap dokter.


"Eh? Apakah itu buruk untuk istri saya?" Tanya You yang kini merasa cemas.


Dokter menggelengkan kepalanya, "itu justru bagus karena dia tidak harus tersiksa terlalu lama. Apakah kalian sudah menghubungi dokter yang menanganinya selama ini?" Tanya dokter itu langsung dijawab anggukan You.


"Kalau begitu silakan suruh keluarga anda untuk mengurus kamar. Dokter kalian mungkin akan tiba sebentar lagi," kata dokter yang bertugas di UGD lalu perempuan itu segera meninggalkan Angelina.


Melihat istrinya yang masih kesakitan dan dokter itu sudah mau pergi, You langsung berkata, "dokter mau ke mana? Istri saya sedang kesakitan di sini tapi kenapa dokter meninggalkannya?"


Dokter menghentikan langkahnya lalu dia berbalik menatap You, "rasa sakit pada istri Tuan itu adalah hal yang wajar. Kita hanya perlu menunggu sampai waktunya melahirkan. Jadi silakan temani istri tuan dan usahakan dia tidur miring ke kiri." Ucap dokter itu lalu kembali melanjutkan langkahnya.

__ADS_1


__ADS_2