Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
156.


__ADS_3

Dua orang duduk di tempat tidur dengan meja makan mini di tengah mereka.


Wajah You tampak senang melihat Angelina yang duduk di depannya, perempuan itu sedang mengatur beberapa makanan agar lebih dekat dengan You.


"Aku hanya akan makan bubur tawar." Ucap You saat melihat banyak makanan di letakkan paling dekat dengannya.


"Mana boleh, kau juga membutuhkan nutrisi yang banyak, jadi harus makan banyak rupa makanan." Ucap Angelina.


You tidak mengatakan apapun lagi, pria itu hanya diam saja mengulurkan tangannya untuk mengambil sendok.


"Letakkan kembali tanganmu!!" Perintah Angelina sembari mengambil alih sendok yang hendak diambil oleh You.


Perempuan itu lalu menyendok bubur di depan You dan meletakkan potongan kecil daging ikan di atas bubur.


Setelahnya, perempuan itu mengarahkan bubur di sendok ke mulut You.


Sesaat You terdiam menatap perempuan di depannya tiba-tiba saja begitu perhatian dengannya, tetapi dia tersenyum membuka mulutnya dan menyuap isi sendok yang ditawarkan Angelina.


'Ini sangat menyenangkan!!' pikirnya dalam hati  sembari tersenyum puas.


Angelina terus menyuap You dan dirinya sendiri sampai akhirnya kedua orang itu kenyang.

__ADS_1


Angelina dengan mandiri membereskan semua sisa makanan di atas meja.


"Jangan membereskannya," ucap You mengambil ponselnya saat melihat Angelina tidak mendengarkannya.


"Masuk!" Perintah You pada orang di seberang telpon.


Hanya beberapa detik setelah You berbicara, pintu kamar terbuka memperlihatkan Brano yang langsung masuk mengambil alih pekerjaan Angelina.


Angelina tidak mengatakan apapun, perempuan itu hanya membiarkan Brano membereskan semuanya lalu dia menatap You.


"Aku akan pulang," ucapnya.


'Kenapa pria ini jadi aneh sekali?' Pikir Angelina dalam hati sembari turun dari tempat tidur.


Perempuan itu lalu mengambil tasnya dengan keragu-raguan dalam hatinya untuk meninggalkan You atau tetap tinggal bersama pria itu.


Setelah mengambil tasnya, Angelina kemudian berbalik menatap You yang masih melihatnya dengan perasaan hangat.


"Aku akan datang membawakan mu sarapan." Kata perempuan itu tanpa menunggu jawaban You lalu berjalan keluar dari kamar.


Begitu Angelina berada di dalam mobil yang mengantar nya ke villa, perempuan itu kemudian berkata, "Tidak usah kembali ke villa, kita mencari hotel terdekat di sini."

__ADS_1


Brano sangat terkejut, jadi dia menoleh pada Angelina dan berkata, "Tapi Nyonya, saya disuruh untuk mengantar nyonya kembali ke villa agar nyonya bisa beristirahat dengan nyenyak. Jika kita pergi ke hotel maka--"


"Jangan membantah Nyonyamu, cepat berbelok ke hotel itu!" Perintah Angelina sembari menunjuk sebuah hotel yang cukup besar sehingga membuat Brano menuruti perempuan itu dengan pasrah.


Begitu mobil tiba di parkiran, Brano langsung membukakan pintu untuk Angelina lalu dia  memesan sebuah kamar VVIP untuk Angelina.


Angelina yang bersama Brano langsung menatap sang resepsionis dan berkata, "Besok lagi saya ingin memasak makanan untuk suami saya, jadi tolong siapkan bahan-bahannya."


"Baik, Nyonya bisa membuat daftar bahan-bahannya supaya kami bisa menyiapkan nya." Ucap Sang resepsionis.


"Kalau begitu, jam 08.00 malam nanti seseorang bisa mengambil daftar bahan-bahannya di kamarku." Ucap Angelina.


"Baik Nyonya," Jawab resepsionis membuat Angelina merasa puas.


"Mari saya antar ke kamar," kata Brano saat melihat percakapan dua orang itu telah berakhir.


Angelina tidak mengatakan apapun, perempuan itu hanya mengangguk lalu berbalik untuk mengikuti Brano ketika perempuan itu langsung mematung di tempatnya.


"Ternyata kau di sini,," seorang pria yang dibalut pakaian serba hitam berdiri melepas kaca mata hitamnya sambil memandang Angelina.


Brano yang melihat pria itu langsung maju ke depan Angelina sembari berbisik dengan pelan, "Tolong nyonya tetap di belakang ku."

__ADS_1


__ADS_2