Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
171.


__ADS_3

"Apakah ramuannya sudah matang?" Tanya Angelina pada Marlin yang sedang memasak ramuan untuk You.


"Iya sudah," jawab Marlin langsung mematikan api kompornya.


"Kau sedang apa?" Tiba-tiba suara seorang pria yang datang mendekati dua orang yang tengah sibuk di dapur.


Angelina menoleh pada suaminya, "Aku sedang memasak ramuan dari ibu. Oya, Hari ini aku akan pergi menemui ayah dan ibu, aku tidak akan kembali dalam beberapa hari kedepan." Ucap Angelina sambil tersenyum.


'Dia berbohong sambil tersenyum padaku, padahal dia seharusnya jujur saja, tidak perlu menyembunyikan apapun dariku,' pikirnya dalam hati sembari menghela nafas lalu mendekati perempuan itu.


Angelina sangat terkejut ketika You tiba-tiba memeluknya dengan erat, "aku akan menemanimu pergi ke rumah ayah dan ibu," ucap You.


"Ah,," Angelina menahan nafas menatap suaminya, "tidak perlu, ada Tiara yang menemaniku pergi. Lagi pula, kau juga memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tidak perlu mengkhawatirkan ku karena ayah dan ibu akan menjagaku," ucap Angelina.


Marlin yang berdiri menyiapkan ramuan untuk You langsung menggigit bibir bawahnya, 'Aduh,, Kenapa Nyonya harus berbohong pada Tuan? Kalau begini caranya, mereka bisa bertengkar besar lagi.' pikir Marlin yang tidak mau jika kejadian di mana You menyiksa Angelina kembali terulang.


"Tidak! Pekerjaanku sama sekali tidak banyak. Semuanya sudah selesai dan sisanya akan ditangani oleh Brano." Jawab You bersikuku untuk menemani istrinya.

__ADS_1


Hal itu membuat Angelina menjadi panik.


"Nyonya, semua yang dibutuhkan sudah saya siapkan," ucap Tiara yang baru saja selesai berkemas.


"Kalau begitu, kita berangkat sekarang," kata You menarik istrinya keluar rumah.


"Astaga,, suamiku, aku bilang kau tidak perlu ikut, lagipula sudah ada Tiara yang menemaniku," ucap Angelina kini kalang kabut di tempatnya.


"Jangan membantah," ucap You mempererat rangkulannya pada istrinya sembari terus melangkah kan kaki hingga mereka menaiki mobil.


'Gagal sudah,," pikir Angelina memejamkan matanya hingga kemudian perempuan itu tercuri oleh rasa kantuk nya.


Begitu menyadari istrinya sudah tidur, You kemudian menatap tajam ke arah Tiara yang duduk di samping supir.


"Kemana kau dan Nyonya mu akan pergi?" Tanya You secara tiba-tiba membuat Tiara kebingungan dengan pertanyaan You.


Tiara pikir Angelina dan You sudah berbicara tentang kepergian Angelina ke gunung selatan.

__ADS_1


"Bukankah ke gunung selatan untuk menemui orang yang memberi ramuan pada Ibu Nyonya?" Tanya Tiara kebingungan.


"Kalau begitu kita pergi," ucap You lalu pria itu mulai memejamkan matanya.


Untuk pergi ke gunung selatan, memerlukan waktu 17 jam berkendara, tapi karena You tidak mau membuat istrinya lelah, mereka memutuskan naik pesawat.


Jadi mereka tiba lebih awal dengan You yang menggendong Angelina yang masih terus terlelap.


"Karena hamil, dia benar-benar tidur begitu lelap," pikir You tak sabar mengejutkan istrinya saat perempuan itu bangun dan rencananya telah ia ketahui.


Mereka lekas ke sebuah hotel yang terletak di bawah kaki gunung selatan.


Setelah membaringkan Angelina di tempat tidur, You lalu memanggil tiara untuk menanyai pelayan itu.


Setelah mendapatkan informasi dari Tiara, wajah pria itu langsung menggelap lalu kembali menghampiri istrinya.


'Mengapa dia menyembunyikan hal seperti ini dariku? Apakah demi melindungi pria itu?' Pikir You dalam hati, namun dia tetap mengontrol dirinya agar tidak memperlihatkan amarahnya.

__ADS_1


__ADS_2