Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
217. Maaf...


__ADS_3

"Tuan, Nona Sherin telah datang," kata sang pelayan langsung membuat suara gaduh di dalam gudang itu.


Bruk....!


Buk!!!


Brak!!


Sang pelayan begitu kaget hingga dia berlari menghampiri ruangan belakang dan melihat bahwa ada reruntuhan barang yang terjatuh.


"Aku baik-baik saja, bereskan ini semua," ucap pria paruh baya yang akhirnya bangkit dari antara reruntuhan dan keluar dari ruangan.


Pria itu sangat terkejut saat melihat Sherin yang sedang panik membuka pintu keluar.


"Oh,, nona Sherin?" Ucap Xiko mengejutkan Sherin lalu perempuan itu melihat ke arak Xiko.


"silakan ikuti saya," kata pria itu lalu membawa membuat Sherin kebingungan.


"Kau?"


"Saya adalah orang yang diperintahkan Tuan untuk membawa Nona ke kamar Tuan You." Ucap Xiko membuat hati Sherin lega.

__ADS_1


"Lalu kenapa pintu ini di kunci?" Tanya Sherin dengan mata yang masih awas mengamati pria di depannya.


"Itu pintu otomatis, hanya karyawan yang bisa membukanya," jawab Xiko membuat Sherin merasa lega.


Xiko lalu mengantar Sherin ke sebuah kamar yang terletak di lantai 3 restoran itu.


Kamar di yang di dekorasi dengan begitu romantis membuat bibir sering berkedut melihat kamar impiannya untuk malam pertamanya bersama suaminya kini di buat untuk Angelina.


Hal itu membuat Sherin menggertakkan giginya dengan tangan gemetar karena dia merasa begitu cemburu terhadap apa yang didapatkan oleh seorang perempuan yang tak lebih baik darinya.


"Ini adalah kamar yang akan ditempati oleh kedua tamu kami untuk menginap. Nantikan saya akan mengatur agar sang pria lebih awal masuk ke kamar, sementara perempuannya akan mendapat perawatan sebelum datang ke sini. Waktu Nona untuk bereaksi hanya sekitar 1 jam saja." Ucap Sang pria langsung diangkut ki oleh Sherin.


"Dua jam sudah lebih dari cukup bagiku," kata sherin membiarkan Xiko keluar dari kamar itu, sementara dia berjalan-jalan di dalam kamar melihat-lihat sudut sekitar kamar.


Jadi Sherin duduk di dalam kamar mandi sembari menunggu yang memasuki kamar.


Tetapi, setelah 2 jam menunggu, perempuan itu merasa seluruh tubuhnya pegal karena terlalu lama duduk dan suhu di dalam kamar mandi juga membuatnya kedinginan.


'Hah,, kalau tahu begini, seharusnya aku menggunakan jaket,' kesal Sherin sembari memperbaiki belahan pakaiannya yang terlalu terbuka agar lebih menutupi kulitnya.


Ketika Sherin terus menahan rasa dinginnya di dalam kamar mandi, maka di tempat lain, Angelina dan You baru saja menyelesaikan makan malam mereka lalu kedua orang itu duduk bersama di kursi santai yang menghadap ke laut dan berbincang-bincang bersama.

__ADS_1


Tangan You memegang tangan Angelina dan pria itu baru menyadari bahwa tak ada satupun jari Angelina yang dilingkari oleh cincin.


'Hah,, Ini semua karena ulah ibu yang telah mengambil cincin yang seharusnya melingkar di jari istriku. Sekarang aku harus menunggu satu bulan lagi agar cincin yang ku pesan diselesaikan oleh pengrajinnya.' pikir You dalam hati sambil mengusap jari manis Angelina yang polos tanpa hiasan apapun.


Angelina merasakan usapan di jari manisnya, lalu perempuan itu melihat tangan mereka, di mana You menggunakan jari jempol dan jari telunjuk pria itu mengusap jari manisnya.


"Apa kau memikirkan cincin itu?" Tanya Angelina pada You.


"Hm,, seharusnya aku menyimpan cincinnya dengan baik, supaya Ibu tidak menemukannya, atau seharusnya aku memberikanmu lebih awal, supaya kejadian yang kemarin itu tak pernah terjadi." Ucap You menyesal.


Angelina menghembuskan nafasnya dengan panjang, "hm,, Itu juga salahku karena aku pergi membongkar lacimu, dan tanpa sengaja mendapatkan cincin itu ketika ibu tiba-tiba datang ke ruangan mu, jadi ibu melihat cincinnya." Ucap Angelina mengakui kesalahannya membuat You sangat terkejut menatap istrinya.


"Kau membongkar laciku?" Pria itu sangat cemas karena tempat di mana dia menyimpan cincinnya, juga berisi dokumen yang tak seharusnya dilihat oleh Angelina.


"Maaf, seharusnya aku tidak memeriksanya tapi karena kau menyembunyikan sesuatu dariku, jadi aku tidak tahan, jadi aku mencarinya sendiri. Aku juga sudah tahu tentang racun yang kemarin diberikan oleh ibu." Ucap Angelina.


"Maaf," kata You memeluk istrinya sebab dia merasa menyesal karena sudah menyembunyikan sesuatu dari Angelina, "lain kali aku tidak akan menyembunyikan apapun lagi darimu," ucap You.


@interaksi


__ADS_1


Iya, soalnya ini novel on going, bukan novel tamat, tapi updatenya tiap hari kok...🤭


__ADS_2