Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
283. Makan makanan cepat saji


__ADS_3

Setelah memberi perintah pada bos restoran dan bos restoran itu berjanji akan mengirimkan semua filenya pada Angelina, maka Angelina dan ibu mertuanya segera meninggalkan tempat itu.


Begitu duduk di dalam mobil yang sudah berjalan, Nyonya Jenkins langsung merasa telah mendapatkan seluruh jiwanya yang sempat tercecer dalam restoran.


Ia merasa sangat lega karena mereka baru saja keluar dari lubang buaya.


Setelah beberapa detik, Nyonya Jenkins langsung menoleh pada menantunya yang sedang menatapnya dengan tenang.


Jadi perempuan itu kembali terkejut, "Kau bisa tenang setelah Apa yang terjadi? Kita hampir mati di tempat itu, kita ada 4, kita ada 4 yang akan mati di tempat itu seandainya tadi kita tidak mengetahui ada racun di makanan itu!!


"Atau bahkan, kita berempat bisa mati seandainya kau gagal menipu pria pemilik restoran itu!!!" Ucap Nyonya Jenkins dengan jantung yang berdebar kencang dan rasa takut yang masih tersisa dalam hatinya setelah mereka baru saja lolos dari sebuah bahaya.


Dia dan menantunya, serta kedua calon cucunya yang masih berada dalam rahim menantunya,,,, mereka berempat hampir saja mati karena ula Angelina yang membawa mereka pada sebuah tempat berbahaya!!


Angelina langsung tersenyum menatap Ibu mertuanya lalu dia berkata, "Ibu Jangan cemas, lagi pula kita sekarang, kita sudah keluar dari sana. Ini acara jalan-jalan yang sangat menyenangkan."

__ADS_1


Cara Angelina berbicara sambil tersenyum membuat Nyonya Jenkins benar-benar tak habis pikir dengan menantunya.


Memasuki tempat yang hampir saja membuat mereka kehilangan nyawa mereka malah dianggap sebagai jalan-jalan yang menyenangkan.


Menyenangkan apanya??????????


Jadi perempuan itu langsung menggelengkan kepalanya dan melemparkan tatapannya dari Angelina sambil mengatur nafasnya agar dia tidak memikirkan masalah tadi.


Melihat itu, Angelina tersenyum, "Oh ya Bu, Bagaimana kalau kita sekarang pergi ke restoran yang benar-benar restoran untuk makan?" Ucap Angelina saat melihat Nyonya Jenkins yang tampak tidak baik-baik saja.


Angelina tersenyum melihat rasa khawatir Ibu mertuanya, lalu perempuan itu menganggukkan kepalanya sambil berkata, "Baiklah bu, tapi aku mengidam untuk makan makanan cepat saji. Jadi, bisakah kita pergi ke Mc Donald's yang menyediakan McChocoNuts. Aku sangat ingin makan McChocoNuts."


Ucapan menantunya jelas tidak disetujui oleh Nyonya Jenkins, karena makanan cepat saji tidaklah baik untuk seorang ibu hamil.


Tapi melihat mata Angelina yang berbinar-binar mengatakan menu yang ingin ia makan, maka dengan berat hati perempuan itu mengganggukan kepalanya lalu dia menatap sang sopir, "pergi ke Mc Donald's di jalan xx." Perintah Nyonya Jenkins.

__ADS_1


"Baik Nyonya," jawab sama sopir lalu membelokkan mobilnya ke arah kiri.


"Terima kasih Bu," ucap Angelina merasa sangat senang karena meskipun tadi Nyonya Jenkins yang ingin memilih restorannya, tapi tetap saja perempuan itu malah mengikuti keinginannya.


Jadi Angelina berada dalam suasana hati yang baik sampai mereka tiba di Mc Donald's.


"Duduklah, biar ibu yang memesannya." Ucap Nyonya Jenkins sambil menarikkan kursi untuk Angelina.


Tetapi Angelina yang sudah duduk di kursi langsung memegang lengan baju ibunya lalu perempuan itu berkata, "selain McChocoNuts, aku juga ingin muffin saveur Chocolat noisette, Filet-O-Fish,, bla bla bla."


Nyonya Jenkins menahan nafasnya mendengar ucapan menantunya yang memesan begitu banyak makanan.


Dia bahkan tidak bisa menghafal semuanya, jadi perempuan itu hanya bisa tersenyum dan berkata, "ibu akan pesan beberapa makanan yang kau katakan itu, dan setelah habis baru kita tambah lagi dengan makanan lain yang ingin kau coba."


Ucapan mertuanya tidak membuat Angelina puas, tetapi perempuan itu hanya menganggukkan kepalanya lalu membiarkan Nyonya Jenkins pergi untuk memesan makanan mereka.

__ADS_1


__ADS_2